
Bola.net - Alex Marquez mengakui sempat meragukan dirinya sendiri saat 'terlambat panas' dalam menjalani musim debutnya di MotoGP 2020 bersama Repsol Honda. Namun, sekalinya ia meraih podium, kepercayaan dirinya pun tumbuh besar dan semakin yakin dirinya bisa terus mendapatkan perkembangan performa.
Marquez, yang merupakan juara dunia Moto3 2014 dan Moto2 2019, memang mengemban tugas besar pada 2020. Selain ia menjadi pengganti Jorge Lorenzo, ia juga membela tim paling prestisius dalam sejarah Grand Prix. Belum lagi, ia bertandem dengan sang kakak, Marc Marquez, yang merupakan 8 kali juara dunia.
Pada enam seri perdana, Marquez hanya mampu bertarung di 15 besar, dan hasil terbaiknya hanya finis di posisi 8 di Seri Andalusia. Dalam uji coba pascabalap di Misano, ia akhirnya menemukan konfigurasi motor yang lebih cocok untuknya, dan tahu-tahu ia sukses finis kedua di Le Mans, Prancis, meraih podium perdananya.
Podium Bikin Semangat Lagi

Sayang, podium El Pistolas di Le Mans dianggap remeh banyak pihak karena balapan kala itu diguyur hujan. Tapi rider berusia 24 tahun ini tak mau tinggal diam. Di Aragon, Spanyol, yang digelar dalam kondisi cerah, ia kembali naik podium dan berhasil finis kedua lagi usai menebar ancaman pada Alex Rins.
"Saya merasakan perbedaan dibanding tahun lalu, walau saya tak sepenuhnya rider yang berbeda. Namun, saya kini lebih dewasa, sudah banyak belajar, dan saya sangat menikmati momen berkendara di atas motor saya. Saya ingin tak usah liburan, karena saya sangat bersenang-senang," ujarnya via Speedweek, Kamis (3/12/2020).
"Saya sempat mengalami momen di mana saya meragukan diri sendiri, bertanya-tanya apa saya memang layak ada di kelas ini. Tapi saat hasil baik datang dan situasi berjalan lebih baik, rasanya sangat memuaskan. Ini imbalan bagi kerja keras saya dan tim selama setahun," lanjut Marquez.
Tak Jemawa, Sadar Proses Belajar Belum Selesai
Namun, dua podium pada musim debutnya ini tak bikin Marquez besar kepala. Ia justru yakin masih punya tugas menumpuk, dan proses adaptasinya dengan RC213V belum berakhir. Proses ini pun akan ia lanjutkan bersama LCR Honda tahun depan, usai terdepak dari Repsol Honda demi memberi jalan kepada Pol Espargaro.
"Tentu saya masih harus belajar banyak soal rahasia motor ini, bagaimana cara mengendalikan jalannya balap, cara menanggulangi grip yang rendah... Masih banyak hal yang bisa saya perbaiki, walau banyak pelajaran yang saya petik. Tim saya memberi banyak bantuan, dan saya jelas akan sangat merindukan mereka," pungkas Marquez.
Musim ini, Marquez gagal merebut gelar debutan terbaik karena kalah dari rider Red Bull KTM Factory Racing, Brad Binder. Ia pun mengakhiri musim di peringkat 14 dengan koleksi 74 poin, unggul 8 poin atas sembilan kali juara dunia dari Monster Energy Yamaha, Valentino Rossi.
Sumber: Speedweek
Video: Aron Canet Lolos dari Maut Saat Terjatuh di Moto2 Portugal 2020
Baca Juga:
- Petronas Ingin Tetap Kerja Bareng Yamaha, Ogah Pindah ke Suzuki
- Petronas: Bodoh Jika Kami Menolak Naungi Valentino Rossi
- 8 Pasangan Ayah-Anak yang Pernah Menangi Balapan Grand Prix
- Suzuki Disponsori Monster, Tanda Tim Balap Valentino Rossi Mendekat?
- Jelang Gulf 12 Hours, Valentino Rossi-Luca Marini Uji Coba di Misano
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Podium Bikin Alex Marquez Stop Ragukan Diri Sendiri di MotoGP
Otomotif 3 Desember 2020, 18:07
-
Alex Marquez: LCR Honda Tim Tepat untuk Bantu Pelajari MotoGP Lebih Jauh
Otomotif 3 Desember 2020, 11:25
-
Alex Marquez: Marc Marquez Jadi Fans Berat Saya Selama 2020
Otomotif 3 Desember 2020, 10:17
-
Marc Marquez Kaget Alex Marquez Mampu Raih 2 Podium dalam Musim Debut
Otomotif 3 Desember 2020, 08:48
-
Alex Marquez Sedih Cuma Sekejap Jadi Tandem Marc Marquez di MotoGP
Otomotif 30 November 2020, 16:50
LATEST UPDATE
-
Prediksi Milan vs Inter 1 November 2026
Liga Italia 30 Oktober 2026, 13:29
-
Prediksi Bayern vs Dortmund 1 November 2026
Bundesliga 30 Oktober 2026, 12:31
-
Prediksi Udinese vs Roma 1 November 2026
Liga Italia 30 Oktober 2026, 11:25
-
Prediksi Man City vs Brighton 31 Oktober 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 10:38
-
Prediksi Chelsea vs Man Utd 31 Oktober 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 09:38
-
Prediksi Le Havre vs PSG 31 Oktober 2026
Liga Eropa Lain 30 Oktober 2026, 08:15
-
Sesko Cedera, Ini 5 Striker yang Bisa Direkrut Manchester United pada Januari
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 07:02
-
Cristiano Ronaldo Raih B.O.A.T Award, Mengapa Penghargaan Ini Kontroversial?
Liga Champions 30 Oktober 2026, 06:55
-
Mendalami Kebangkitan Ronald Araujo di Liverpool usia Tinggalkan Barcelona
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 06:48
-
Manchester United Catat Kerugian Transfer Terbesar di Eropa
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 06:41
-
Raphinha Dipanggil Timnas Brasil, Barcelona Kembali Khawatir
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 06:33
-
Barcelona Tutup Sementara Tribune Suporter Usai Insiden El Clasico
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 06:29
-
Barcelona dan Kekalahan di El Clasico yang Mengungkap Pentingnya Evolusi Taktik
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 06:24
-
Arda Guler Bikin Jose Mourinho Sulit Mencadangkannya Lagi
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 05:51
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

























KOMENTAR