
Bola.net - Pembalap Repsol Honda, Marc Marquez, mengaku tak mengira bahwa sang tandem, Alex Marquez, bisa meraih podium pada musim debutnya di MotoGP tahun ini. Ia yakin adiknya itu bisa mengalami progres positif, namun podium bukanlah hasil yang ia prediksi sejak awal. Hal ini ia sampaikan dalam wawancara dengan Estrella Galicia 0,0 di YouTube, Rabu (2/12/2020).
Tahun ini, Alex memang mengawali musim dengan hasil yang biasa-biasa saja sembari menjalani adaptasi di atas motor RC213V yang sulit dijinakkan. Ia konsisten finis, tapi sekadar bertarung di posisi 15 besar. Namun, gebrakan mulai ia tunjukkan di Seri Emilia Romagna, Italia, ketika ia finis di posisi 7.
Di Le Mans, Prancis, Alex meraih podium perdana usai finis kedua. Sayang, podium ini dianggap remeh banyak pihak karena balapan kala itu diguyur hujan. Tapi Alex tak diam saja. Di Aragon, Spanyol, yang digelar dalam kondisi cerah, ia kembali naik podium dan berhasil finis kedua lagi usai menebar ancaman pada Alex Rins.
Podium di Aragon Lebih Krusial dari Le Mans

"Jujur saja, saya tadinya tak mengira Alex bakal naik podium. Kadang, Alex berkata pada saya, 'Aku akan naik podium jika kondisinya basah,' dan saya berkata, 'Ya, ya.' Tentu saya harus bilang 'iya', tapi saya tak mengira ternyata terwujud sungguhan ketika ia balapan di Le Mans," ujar Marc seperti yang dikutip Marca.
Namun, bagi delapan kali juara dunia ini, podium Alex di Aragon jauh lebih krusial. "Hasil di Le Mans memang hasil baik, tapi saya rasa hasil di Aragon jauh lebih penting. Dua balapan di Aragon, dan saat ia finis di 10 besar di Portimao, adalah bukti progres Alex," ungkap rider berusia 27 tahun ini.
Marc juga menyatakan bahwa dirinya tak punya ekspektasi tinggi pada Alex musim ini, setelah MotoGP sempat vakum selama empat bulan akibat pandemi Covid-19 dan para pembalap sama sekali tak bisa keluar rumah untuk berlatih dengan segala jenis motor sebagai persiapan menjelang seri perdana di Jerez, Spanyol, pada Juli lalu.
Grafik Performa Terus Naik
"Alex menjalani musim yang mengagumkan, karena ia meraih dua podium pada musim debut, apalagi jika mengingat kami lama tak balapan dan harus memulai musim di Jerez. Masa pramusim dan balapan memang berbeda, tapi menjalani hidup tanpa motor begitu lama dan tiba-tiba balapan lagi terasa lebih aneh," tutur Marc.
Marc pun menyatakan, walau Alex terlambat 'panas' pada awal musim ini, performa kuatnya dalam enam seri terakhir membuktikan bahwa ia mengalami progres kemajuan yang positif.
"Progres lah yang membuat segalanya berbeda. Jika Anda memulai musim dengan baik dan kemudian menurun, maka situasinya buruk. Tapi jika Anda mulai dari bahwa dan kemudian naik, maka itu baik," pungkas Marc, yang absen selama 13 seri musim ini akibat cedera patah tulang lengan atas kanan.
Sumber: Estrella Galicia 0,0, Marca
Video: Aron Canet Lolos dari Maut Saat Terjatuh di Moto2 Portugal 2020
Baca Juga:
- Mengenal Mick Schumacher: Anak Michael Schumacher yang Turun di Formula 1 2021
- 'Superpower' Joan Mir: Cepat Adaptasi dengan Segala Jenis Motor
- Ikuti Jejak Ayah: Mick Schumacher Turun di Formula 1 2021, Gabung Haas
- George Russell Jadi Pengganti Sementara Lewis Hamilton di Formula 1 GP Sakhir
- Disia-siakan Yamaha, Pol Espargaro Kini Jadi Bagian Penting Sejarah KTM
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Alex Marquez: Marc Marquez Jadi Fans Berat Saya Selama 2020
Otomotif 3 Desember 2020, 10:17
-
Marc Marquez Kaget Alex Marquez Mampu Raih 2 Podium dalam Musim Debut
Otomotif 3 Desember 2020, 08:48
-
Alex Marquez Sedih Cuma Sekejap Jadi Tandem Marc Marquez di MotoGP
Otomotif 30 November 2020, 16:50
-
Repsol Honda: Pemulihan Marc Marquez Lebih Lamban dari Ekspektasi
Otomotif 27 November 2020, 12:15
-
Joan Mir: Hanya Orang Tak Paham MotoGP yang Sebut Saya Beruntung Jadi Juara
Otomotif 27 November 2020, 10:00
LATEST UPDATE
-
Marc Marquez Curhat Soal Sulitnya Lawan Alex Marquez, Harus Lupakan Status Saudara
Otomotif 8 Januari 2026, 13:21
-
Meski Cetak Dua Gol, Benjamin Sesko Dinilai Tak Layak Bela Man Utd
Liga Inggris 8 Januari 2026, 12:23
-
Jadwal Lengkap Serie A 2025/2026
Liga Italia 8 Januari 2026, 12:03
-
Kesempatan Emas Arsenal Perlebar Jarak Setelah Man City dan Villa Terpeleset
Liga Inggris 8 Januari 2026, 11:49
-
Ini Alasan Liam Rosenior Tak Pimpin Chelsea Saat Lawan Fulham
Liga Inggris 8 Januari 2026, 11:29
-
Tiga Pemain Muda Persija Siap Asah Jam Terbang di Klub Baru
Bola Indonesia 8 Januari 2026, 11:09
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58

























KOMENTAR