Rabat yang start dari pole sempat bersusah payah meraih kemenangan, namun pada akhirnya ia tak mengambil banyak resiko dan harus mengakui kekuatan Maverick Vinales dan sang tandem, Mika Kallio.
"Saya sangat, sangat senang! Awalnya saya ngotot, tapi pada akhirnya saya hanya mempertahankan jarak dengan pebalap di belakang saya dan memastikan saya bisa naik podium. Saya juara dunia dan saya kehilangan kata-kata!" ujarnya melalui pernyataan resmi tim.
Pebalap berusia 25 tahun inipun mengaku ingin mempersembahkan gelar dunianya yang pertama kepada mendiang ibu. "Saya ingin mendedikasikan gelar dunia ini untuk ibu saya, karena kenangannya membuat saya termotivasi untuk menjadi yang terbaik setiap hari," tutup Rabat. (mvr/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Rabat Persembahkan Gelar Moto2 untuk Mendiang Ibu
Otomotif 27 Oktober 2014, 18:00
-
Tekad Menang di Malaysia, Marquez Dukung Sang Adik
Otomotif 21 Oktober 2014, 17:00
-
Klasemen Sementara Moto2 2014 Usai Seri Australia
Otomotif 19 Oktober 2014, 12:00
-
Vinales Rebut Kemenangan Ketiga di Moto2 Australia
Otomotif 19 Oktober 2014, 11:25
-
Rabat Berpeluang Kunci Gelar Moto2 di Australia
Otomotif 17 Oktober 2014, 09:00
LATEST UPDATE
-
Permintaan Klopp pada Madrid: Belikan Haaland!
Liga Spanyol 11 April 2026, 21:49
-
Man of the Match Arsenal vs Bournemouth: Alex Scott
Liga Inggris 11 April 2026, 21:34
-
Nonton Live Streaming Liga Spanyol: Barcelona vs Espanyol
Liga Spanyol 11 April 2026, 19:48
-
Nonton Live Streaming Liga Inggris: Liverpool vs Fulham
Liga Inggris 11 April 2026, 19:02
-
Nonton Live Streaming Liga Italia: Milan vs Udinese
Liga Italia 11 April 2026, 18:02
LATEST EDITORIAL
-
5 Pelatih Sepak Bola Terkaya 2026, Pep Guardiola Hanya Posisi Ketiga
Editorial 10 April 2026, 17:51
-
Bangun Era Baru, 5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Masa Depan Liverpool
Editorial 10 April 2026, 17:32
-
5 Kandidat Pelatih Baru Real Madrid Jika Alvaro Arbeloa Pergi
Editorial 9 April 2026, 17:45


























KOMENTAR