Bola.net - Pebalap Movistar Yamaha MotoGP, Valentino Rossi meyakini bahwa dalam menjalani musim ini, dirinya butuh lebih banyak strategi di lintasan, mengingat persaingan semakin sengit. Hal inipun ia 'renungkan' selama menjalani balapan di Qatar akhir pekan lalu.
Rossi yang sukses meraih kemenangan sensasional di Sirkuit Losail, menyadari bahwa ketatnya persaingan musim ini akan membuat aksi salip makin banyak terjadi di lintasan. Menurutnya, kini setiap pebalap akan jeli memperhatikan titik lemah lawan.
"Saya senang karena dalam beberapa tahun terakhir balapan sudah tak seperti dulu. Dulu, bersama Casey Stoner dan Jorge Lorenzo, persaingan langsung selesai setelah tiga lap. Jujur saja, masa-masa itu sangat sulit dan membosankan," ujarnya.
Rossi pun meyakini persaingan macam ini akan seru. "Kini, karena beberapa alasan MotoGP telah berubah. Dengan Marc, saya selalu bertarung sampai akhir. Kini saya membalap dengan menggunakan strategi, dan saya suka balapan macam ini," tutupnya. [initial]
Sumber: Crash.net
(cn/kny)
Rossi yang sukses meraih kemenangan sensasional di Sirkuit Losail, menyadari bahwa ketatnya persaingan musim ini akan membuat aksi salip makin banyak terjadi di lintasan. Menurutnya, kini setiap pebalap akan jeli memperhatikan titik lemah lawan.
"Saya senang karena dalam beberapa tahun terakhir balapan sudah tak seperti dulu. Dulu, bersama Casey Stoner dan Jorge Lorenzo, persaingan langsung selesai setelah tiga lap. Jujur saja, masa-masa itu sangat sulit dan membosankan," ujarnya.
Rossi pun meyakini persaingan macam ini akan seru. "Kini, karena beberapa alasan MotoGP telah berubah. Dengan Marc, saya selalu bertarung sampai akhir. Kini saya membalap dengan menggunakan strategi, dan saya suka balapan macam ini," tutupnya. [initial]
Sumber: Crash.net
Baca Juga:
- Ayah Rossi Ogah Taruhan Soal Gelar Dunia Ke-10
- Rossi Dapat 'Kejutan' Usai Menangi MotoGP Qatar
- 'MotoGP Qatar Bagai Pertarungan Italia Masa Lalu'
- Marquez Optimis Pedrosa Bakal Pulih
- Stoner: Saya Pensiun dari MotoGP, Bukan Dunia Balap!
- Optimis Soal Gelar, Dovizioso Tunggu Lima Seri
- Hernandez Optimis Tembus 10 Besar MotoGP 2015
- Dall'Igna: Qatar Buah Kerja Keras Orang Se-Ducati
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Stoner Tuduh MotoGP 'Hancurkan' Suzuka 8 Hours
Otomotif 2 April 2015, 18:30
-
Musuh Bebuyutan, Biaggi Ucapkan Selamat ke Rossi
Otomotif 2 April 2015, 17:30
-
Valentino Rossi-Javier Zanetti 'Duet' Lelang Motor
Otomotif 2 April 2015, 15:30
-
Rossi: MotoGP 2015 Bakal Penuh Strategi!
Otomotif 2 April 2015, 13:30
-
Ayah Rossi Ogah Taruhan Soal Gelar Dunia Ke-10
Otomotif 1 April 2015, 18:30
LATEST UPDATE
-
Swiss Membuktikan Keberuntungan Memang Bagian dari Sepak Bola
Piala Dunia 8 Juli 2026, 08:52
-
Gol Ke-3000 Piala Dunia Antar Argentina ke Perempat Final
Piala Dunia 8 Juli 2026, 08:27
-
Man of the Match Swiss vs Kolombia: Gregor Kobel
Piala Dunia 8 Juli 2026, 05:59
-
Tempat Menonton Piala Dunia 2026: Swiss vs Kolombia
Piala Dunia 8 Juli 2026, 01:56
-
Dari Tangis Sedih Cristiano Ronaldo ke Tangis Bahagia Lionel Messi
Piala Dunia 8 Juli 2026, 01:35
-
Man of the Match Argentina vs Mesir: Lionel Messi
Piala Dunia 8 Juli 2026, 01:21
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Swiss vs Kolombia
Piala Dunia 7 Juli 2026, 23:34
-
Luis Diaz, Pilar Mimpi Besar Kolombia
Piala Dunia 7 Juli 2026, 23:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55






















KOMENTAR