Bola.net - - Valentino Rossi meyakini bahwa peta persaingan di MotoGP Argentina pada 6-8 April mendatang akan kembali acak dan tak sama dengan pekan balap di Qatar dua pekan lalu. Rider Movistar Yamaha ini yakin, situasi persaingan akan sangat berbeda dari satu lintasan ke lintasan lainnya.
Sejak musim lalu, Yamaha diketahui terus bermasalah di lintasan ber-grip rendah, dan solusi konkret belum juga ditemukan selama pramusim. Meski Rossi finis ketiga dan Maverick Vinales finis keenam usai terlempar dari 10 besar, Rossi tak yakin Yamaha sudah kembali ke performa terbaiknya.
"Saat kualifikasi (Qatar), saya tak terlalu senang soal keseimbangan motor kami, karena kami telah mencoba beberapa modifikasi untuk menghemat ban depan. Kami memang bisa menghematnya, tapi setelah itu kecepatan berkurang," ujar sang sembilan kali juara dunia ini kepada Crash.net.
"Dalam balapan, saya berkata, 'kami sudah coba segalanya' dan jika bannya bertahan, kami juga bertahan. Jika tidak, 'ciao'!," ungkap The Doctor. "Hal baik sekaligus buruknya adalah, dari satu sirkuit ke sirkuit lainnya, perbedaan keseimbangan antara semua motor akan sangat besar tahun ini. Jadi, tak ada yang tahu apa yang akan terjadi di Argentina nanti."
Rider Italia berusia 39 tahun ini juga yakin, bahwa penyebab utama acaknya peta persaingan musim ini adalah Michelin selaku penyuplai tunggal ban MotoGP. Menurutnya, ban yang mereka produksi tak lagi bisa dipilih berdasarkan gaya berkendara seorang rider, melainkan berdasar karakter motor.
"Saya rasa, pemilihan ban Michelin kini lebih ditentukan motor ketimbang rider. Dani dan Marc pakai ban depan keras karena itu terbaik bagi Honda. Semua rider Yamaha pakai ban medium karena itu terbaik bagi motor kami. Jadi, ban tergantung pada pabrikan ketimbang gaya balap. Saya sudah coba ban depan keras, tapi saya jadi sangat lamban," tutup Rossi.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Rossi: Persaingan MotoGP Argentina Bakal Acak Lagi
Otomotif 26 Maret 2018, 12:50
-
Rossi: Kekuatan Saya Masih Setara Rider Muda
Otomotif 26 Maret 2018, 11:20
-
Valentino Rossi: Saya Tak Ingin 10 Gelar, Tapi 11!
Otomotif 26 Maret 2018, 10:20
-
Valentino Rossi Akui Sempat Sedih Sebelum Lanjutkan Kontrak
Otomotif 26 Maret 2018, 09:50
-
Yamaha Berpeluang Turunkan Enam Rider di MotoGP
Otomotif 22 Maret 2018, 11:15
LATEST UPDATE
-
AC Milan: Perubahan Formasi yang Justru Membuka Celah Besar di Lini Belakang
Liga Italia 12 April 2026, 07:00
-
Bayern Munchen Pecahkan Rekor Gol Bundesliga Usai Hancurkan St. Pauli 5-0
Bundesliga 12 April 2026, 06:49
-
Evaluasi Jujur Allegri usai AC Milan Takluk dari Udinese
Liga Italia 12 April 2026, 06:29
-
LavAni Jadi Tim Pertama Lolos ke Grand Final Proliga 2026
Voli 12 April 2026, 06:25
-
Dengan Real Madrid, Selalu Ada Peluang untuk Comeback
Liga Champions 12 April 2026, 05:50
-
Real Madrid Bikin Trauma, Bayern Diminta Tetap Waspada
Liga Champions 12 April 2026, 05:23
-
Prediksi BRI Super League: Persis vs Semen Padang 12 April 2025
Bola Indonesia 12 April 2026, 05:10
-
Efisiensi Kylian Mbappe Turun, Real Madrid Mulai Terganggu
Liga Spanyol 12 April 2026, 04:56
-
Prediksi BRI Super League: Malut United vs Dewa United 12 April 2026
Bola Indonesia 12 April 2026, 04:47
-
Real Madrid Lebih Solid Tanpa Mbappe?
Liga Spanyol 12 April 2026, 04:23
LATEST EDITORIAL
-
5 Pelatih Sepak Bola Terkaya 2026, Pep Guardiola Hanya Posisi Ketiga
Editorial 10 April 2026, 17:51
-
Bangun Era Baru, 5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Masa Depan Liverpool
Editorial 10 April 2026, 17:32
-
5 Kandidat Pelatih Baru Real Madrid Jika Alvaro Arbeloa Pergi
Editorial 9 April 2026, 17:45


























KOMENTAR