Bola.net - Valentino Rossi mempersembahkan podiumnya di MotoGP San Marino, Minggu (16/9) untuk mendiang sahabatnya, Marco Simoncelli. Pebalap Ducati itu finis di posisi kedua dan meraih hasil finis terbaiknya dalam kondisi kering.
Sepanjang balapan, Rossi harus bersusah payah terlepas dari serangan pebalap LCR Honda, Stefan Bradl. Beruntung bagi The Doctor, pebalap Jerman tersebut perlahan menghilang sejak pertengahan balap.
Rossi yang merupakan pebalap tuan rumah akhirnya bisa merayakan hasil tersebut di hadapan ribuan penggemarnya. Ia pun mendedikasikannya kepada keluarga Simoncelli.
"Balapan yang sangat menakjubkan. Saya bahagia. Hasil yang kami raih juga baik. Saya mendedikasikannya kepada Marco dan keluarganya, Paolo, Rossella dan Martina," ujar Rossi. "Terima kasih juga kepada Ducati yang telah bekerja keras. Setelah dua tahun yang sulit, kami memang membutuhkan hasil ini."
Menurut Rossi, hasil tersebut tak terlepas dari sasis dan swingarm terbaru yang bekerja dengan baik. Ia mengaku performa bagian depan motornya lebih baik dan akselerasinya semakin seimbang.
"Saya sangat puas karena kami melakoni balapan kondisi kering di level tertinggi. Kami juga memiliki ritme balap yang cepat," ujarnya. Saat diwawancara oleh situs resmi MotoGP usai balap, Rossi menyatakan, "Saya rasa Marco membantu saya dari sana," katanya sambil menunjuk ke atas.
Rossi pernah meraih hasil serupa di MotoGP Perancis bulan Mei lalu. Ia finis di posisi kedua pada balapan yang berjalan dalam kondisi hujan itu. (cn/kny)
Sepanjang balapan, Rossi harus bersusah payah terlepas dari serangan pebalap LCR Honda, Stefan Bradl. Beruntung bagi The Doctor, pebalap Jerman tersebut perlahan menghilang sejak pertengahan balap.
Rossi yang merupakan pebalap tuan rumah akhirnya bisa merayakan hasil tersebut di hadapan ribuan penggemarnya. Ia pun mendedikasikannya kepada keluarga Simoncelli.
"Balapan yang sangat menakjubkan. Saya bahagia. Hasil yang kami raih juga baik. Saya mendedikasikannya kepada Marco dan keluarganya, Paolo, Rossella dan Martina," ujar Rossi. "Terima kasih juga kepada Ducati yang telah bekerja keras. Setelah dua tahun yang sulit, kami memang membutuhkan hasil ini."
Menurut Rossi, hasil tersebut tak terlepas dari sasis dan swingarm terbaru yang bekerja dengan baik. Ia mengaku performa bagian depan motornya lebih baik dan akselerasinya semakin seimbang.
"Saya sangat puas karena kami melakoni balapan kondisi kering di level tertinggi. Kami juga memiliki ritme balap yang cepat," ujarnya. Saat diwawancara oleh situs resmi MotoGP usai balap, Rossi menyatakan, "Saya rasa Marco membantu saya dari sana," katanya sambil menunjuk ke atas.
Rossi pernah meraih hasil serupa di MotoGP Perancis bulan Mei lalu. Ia finis di posisi kedua pada balapan yang berjalan dalam kondisi hujan itu. (cn/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Rossi: Simoncelli Bantu Saya Raih Podium
Otomotif 17 September 2012, 18:00
-
Kendarai Ferrari, Rossi Bakal Ikuti Balapan di Nurburgring
Otomotif 17 September 2012, 13:00
-
Kepala Mekanik Rossi Kembali Kritik Ducati
Otomotif 17 September 2012, 09:00
-
Rossi Podium, Lorenzo Menangi MotoGP San Marino
Otomotif 16 September 2012, 20:25
-
Rossi: Misano, Pembuktian Keampuhan Perangkat Baru
Otomotif 15 September 2012, 09:00
LATEST UPDATE
-
Mengapa Lautaro Martinez Tidak Mendapatkan Kartu Kuning Kedua?
Piala Dunia 13 Juli 2026, 00:53
-
Kilas Balik Semifinal Piala Dunia: Kisah-kisah Unik yang Sulit Dilupakan
Piala Dunia 12 Juli 2026, 23:32
-
Ini Adalah DNA Argentina
Piala Dunia 12 Juli 2026, 22:56
-
Ditekuk Inggris, Ayah Erling Haaland Klaim Norwegia Dicurangi Wasit
Piala Dunia 12 Juli 2026, 21:55
-
Argentina di Jalur Juara Dunia: Kekuatan, Celah, dan Peluang Meraih Gelar
Piala Dunia 12 Juli 2026, 20:41
-
Kartu Merah Breel Embolo Saat Lawan Argentina, VAR Dinilai Melewati Batas
Piala Dunia 12 Juli 2026, 20:04
-
Alasan Sebenarnya Declan Rice Diganti Saat Jeda
Piala Dunia 12 Juli 2026, 19:26
-
Erling Haaland dan Piala Dunia yang Mengubah Dirinya
Piala Dunia 12 Juli 2026, 16:26
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55


























KOMENTAR