Bola.net - - Pembalap Ducati Corse, Andrea Dovizioso kembali menegaskan dirinya tak pernah berniat meminta timnya untuk menurunkan perintah team order kepada sang tandem, Jorge Lorenzo di MotoGP Malaysia akhir pekan lalu. Hal ini disampaikan Dovizioso kepada Autosport usai meraih kemenangan di Sepang.
Manajer Tim Ducati Corse, Davide Tardozzi sempat menyatakan bahwa pihaknya bicara dengan kedua rider soal strategi untuk tetap membuat peluang juara tetap terbuka sampai seri penutup, namun Dovizioso membantah 'pembicaraan' tersebut membahas soal pesan dasbor 'mapping 8' yang diterima Lorenzo dalam pertengahan balap.
"Saya tak tahu apa-apa soal pesan dasbor, karena saya bukanlah rider yang suka berpolitik. Saya bukan tipe orang yang akan bicara dengan para bos soal hal-hal macam ini. Saya adalah olahragawan dan kemenangan harus diraih di lintasan. Saya tak meminta Ducati melakukan apapun," ujarnya.
Juara dunia GP125 2004 ini pun menjelaskan, andai ada team order pun, maka keputusan itu ada di tangan Ducati dan di luar kuasanya. Dovizioso juga menegaskan dirinya hanya fokus melakukan yang terbaik di lintasan.
"Jika team order terjadi, saya tak tahu. Tapi ini adalah keputusan Ducati. Mungkin saya bukan rider biasa, atau bahkan bodoh, karena saya bukan orang yang suka memperhatikan hal-hal macam ini. Kami tak menjalani rapat soal team order, saya hanya fokus meraih 25 poin dalam kondisi apapun," pungkasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tak Suka Politik, Dovizioso Bantah Minta Team Order
Otomotif 2 November 2017, 10:30
-
Jorge Lorenzo Makin Optimis Soal Performa di Ducati
Otomotif 31 Oktober 2017, 11:30
-
Marquez: Team Order Ducati Wajar-Wajar Saja
Otomotif 30 Oktober 2017, 13:15
-
Andrea Dovizioso: Jorge Lorenzo Tandem Terbaik
Otomotif 30 Oktober 2017, 12:15
-
Dovi-Lorenzo, Team Order atau Bukan? Ini Klarifikasi Ducati
Otomotif 30 Oktober 2017, 11:15
LATEST UPDATE
-
Manchester United Hidupkan Lagi Minat pada Bintang Berbakat Barcelona Ini
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 22:18
-
Michael Carrick Tidak Terkejut Dirinya Tidak Jadi Dipecat Manchester United
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:58
-
Goncalo Ramos Kesulitan di AC Milan: Transfer 73 Juta Euro Belum Mampu jadi Mesin Gol
Liga Italia 29 Oktober 2026, 21:44
-
Michael Carrick Girang Kobbie Mainoo Sudah Pulih, Tapi Prihatin dengan Kondisi Sesko
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:40
-
Michael Carrick Benarkan Sudah Berdamai dengan Bruno Fernandes
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:30
-
Dianggurin Chelsea, PSG Siap Tampung Estevao
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:20
-
Reaksi Juventus Usai Kalah dari Genoa: Gelar 'Retreat' Selama 2 Hari!
Liga Italia 29 Oktober 2026, 21:15
-
Roy Keane Senang Michael Carrick Tidak Jadi Dipecat, Tapi....
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:07
-
Setelah Chelsea, Liverpool Bidik Arsenal Sebagai Korban Berikutnya!
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 20:58
-
Prediksi BRI Super League: Persebaya vs Persijap 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 20:06
-
Prediksi BRI Super League: Java United vs Bhayangkara FC 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 20:02
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

























KOMENTAR