
Bola.net - Direktur Tim Suzuki Ecstar, Shinichi Sahara, mengaku beban kerjanya di MotoGP 2021 bertumpuk-tumpuk usai ditinggalkan Davide Brivio, ke Formula 1 untuk menjadi Direktur Balap Alpine F1 Team. Hal ini dinyatakan Sahara dalam blog-nya di Suzuki 2021 Winter Magazine yang dirilis pada Selasa (14/12/2021).
Brivio, yang berjasa besar mendatangkan Valentino Rossi ke Yamaha pada 2004, memimpin proyek kembalinya Suzuki ke MotoGP sejak 2013. Tim asal Hamamatsu, Jepang, ini akhirnya kembali turun lintasan pada 2015, secara bertahap menjadi tim papan atas, bahkan merebut gelar dunia bersama Joan Mir pada 2020.
Namun, usai memimpin Suzuki menuju puncak MotoGP, Brivio malah mengundurkan diri pada Januari awal tahun ini untuk pindah ke F1. Suzuki pun sulit mencari penggantinya. Mereka sempat mendekati Francesco Guidotti, namun pria Italia itu memilih pindah dari Pramac Racing ke Red Bull KTM Factory Racing pada 2022.
Alhasil, Sahara jadi tumpuan timnya. Sebelumnya, pria Jepang ini memang sudah menjabat sebagai direktur tim dan project leader, namun hanya beberapa kali menghadiri balapan karena bermarkas di Jepang. Sejak Brivio hengkang, beban kerja manajer tim pun ia pikul juga. Kini ia pun wajib hadir di tiap balapan yang digelar.
Jadi Direktur Tim, Manajer Tim, Project Leader, dan Group Leader
Project Leader Suzuki MotoGP, Shinichi Sahara (c) Suzuki
Tak hanya itu, Sahara juga masih termasuk dalam grup pimpinan departemen balap Suzuki di Hamamatsu. "Saya tadinya sekadar merupakan direktur tim, utamanya mengatur hal-hal dari markas kami yang ada di Jepang. Namun, pada 2021 saya menjabat peran baru sebagai manajer tim sekaligus project leader," kisahnya.
"Beban kerja ini, ditambah fakta bahwa saya masih Group Leader dalam pengembangan departemen di Jepang, terlalu banyak. Tapi di lain sisi, saya banyak belajar, dan berada di sirkuit bikin saya mendapatkan lebih banyak pandangan unik yang tak saya dapatkan pada tahun-tahun sebelumnya," ungkapnya.
Sahara pun tak memungkiri, kerancuan yang terjadi di Suzuki musim ini juga berpengaruh pada performa mereka di lintasan. Meski Mir mengakhiri musim di peringkat ketiga, target mempertahankan gelar tak tercapai. Apalagi, Mir dan Alex Rins juga paceklik kemenangan.
Rindu Sosok Seperti Davide Brivio

"Saya bisa katakan, meski tak cukup mendapatkan hasil yang kami harapkan, tahun ini mencapai 60-70% yang kami duga. 2021 berbeda bagi kami semua, usai meraih gelar dunia, dan manajer tim kami pergi. Kami pun harus mencari peningkatan dan cara untuk maju," ungkap Sahara.
Pada Agustus lalu, Brivio muncul di MotoGP Austria sebagai tamu Suzuki. Sejak itu, ia digosipkan bertekad kembali ke tim yang identik dengan warna biru itu untuk memegang jabatan lamanya. Namun, hingga kini Sahara belum bisa mengonfirmasi hal tersebut, meski mengaku konstan berkomunikasi dengan Brivio.
"Saat bermarkas di Jepang, saya bisa melihat gambaran besar dan memberikan saran yang baik. Namun, saat Anda di lapangan dan dikelilingi banyak hal, bisa sulit untuk mundur dan melihat semua hal dengan pandangan obyektif. Di situlah saya merindukan sosok untuk diajak mendiskusikan segalanya," pungkasnya.
Sumber: Suzuki 2021 Winter Magazine
Baca Juga:
- Operasi Tangan dan Engkel, Jorge Martin Siap Hadapi MotoGP 2022 Lebih Bugar
- Comeback Bradley Smith: Dorna Resmi Rilis Daftar Tim dan Pembalap MotoE 2022
- Jack Miller Sebut Darryn Binder Bakal Oke di MotoGP Justru Karena Agresif
- Andrea Dovizioso: Valentino Rossi Itu Superstar, Idola Saya Sejak Lama
- 'Andai Juarai WorldSBK Lebih Awal, Toprak Razgatlioglu Pasti ke MotoGP 2022'
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tanpa Davide Brivio, Bos Suzuki Keluhkan Beban Kerja yang Bertumpuk
Otomotif 17 Desember 2021, 10:55
-
Kewalahan, Suzuki Akhirnya Akui Butuh Sosok Pengganti Davide Brivio
Otomotif 26 Agustus 2021, 12:20
-
Davide Brivio: Saya Jadi Manajer yang Baik Berkat Valentino Rossi
Otomotif 12 Agustus 2021, 11:41
-
Joan Mir: Penurunan Performa Suzuki Bukan Karena Ditinggal Davide Brivio
Otomotif 14 Juli 2021, 10:05
-
Suzuki Tetap Kompetitif di MotoGP: Ditinggal Davide Brivio? Oke-oke Aja Tuh!
Otomotif 1 April 2021, 11:59
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Arsenal vs Liverpool: Jadwal Live Streaming dan Tayang di Mana?
Liga Inggris 9 Januari 2026, 00:30
-
Kekuatan Pemain Lokal Bicara: Bhayangkara Presisi Awali Proliga 2026 dengan Kemenangan
Voli 8 Januari 2026, 23:17
-
Bandung BJB Tandamata Mengawali Proliga 2026 dengan Tekad Juara yang Kembali Menyala
Voli 8 Januari 2026, 22:08
-
Pelita Jaya Launching Tim untuk IBL 2026, Bidik Juara demi Wujudkan Bintang Lima
Basket 8 Januari 2026, 22:02
-
Proliga 2026: Popsivo Polwan Tetap Lakukan Evaluasi Meski Sukses Kalahkan Medan Falcons
Voli 8 Januari 2026, 21:43
-
Hasil Proliga 2026: Juara Bertahan Bhayangkara Presisi Kalahkan Medan Falcons
Voli 8 Januari 2026, 20:47
-
Antoine Semenyo Mendarat di Manchester, Segera Resmi Jadi Pemain Anyar Man City
Liga Inggris 8 Januari 2026, 20:32
-
Ini PR Disiplin Chelsea yang Harus Dilihat Oleh Pelatih Baru Liam Rosenior
Liga Inggris 8 Januari 2026, 19:57
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58
























KOMENTAR