
Bola.net - Pembalap Tech 3 KTM Factory Racing, Raul Fernandez, menantang sang tandem, Remy Gardner, di MotoGP 2022. Sama-sama debutan, Fernandez yakin musim depan akan menjadi momen yang tepat baginya untuk melihat siapa yang lebih baik antara dirinya dan Gardner. Hal ini ia katakan via Motorsport Total, Kamis (23/12/2021).
Gardner dan Fernandez sempat bikin orang heran karena akur sepanjang Moto2 2021, di mana mereka bertandem di Red Bull KTM Ajo dan berebut gelar dunia. Gardner pun mengunci gelar di Valencia, dan Fernandez jadi runner up hanya dengan ketertinggalan empat poin. Namun, hanya beberapa hari setelahnya, perseteruan meletus.
Jelang uji coba MotoGP di Jerez, pada November 2021, Fernandez menuduh KTM Ajo menganakemaskan Gardner dan mempermulus jalannya jadi juara. Ia mengaku tak dapat bimbingan dari KTM Ajo, dan meyakini Gardner tak lebih kuat darinya, terbukti dari fakta Fernandez meraih delapan kemenangan, sementara Gardner meraih lima.
Remy Gardner Lebih Berpengalaman saat di Moto2

"Terlihat dari hasil bahwa sayalah rider yang paling kuat, punya lebih banyak kemenangan, pole, dan lap tercepat. Remy merupakan juara dunia, ia punya lebih banyak poin. Namun, jika bicara kecepatan, saya adalah ikan yang berenang melawan arus. Jadi, secara mental, sayalah juaranya," ujar Fernandez via Motosport Espana kala itu.
Lewat Motorsport Total, Fernandez mengaku membidik gelar debutan terbaik MotoGP 2022. Sama-sama jadi debutan dengan Gardner, ia yakin ini momen yang tepat untuk membuktikan dirinya lebih baik. Saat mereka setim di Moto2, Gardner memang lebih berpengalaman karena sudah enam musim berlaga di kelas itu.
"Kami semua tentu memikirkan hal ini (gelar debutan terbaik). Tapi target pertama saya adalah bertarung dengan Remy dan menunjukkan siapa yang lebih baik dalam kondisi yang sama. Pada 2021, ia punya keunggulan karena punya pengalaman enam tahun di Moto2. Saya sendiri tak punya itu," ungkapnya.
Tak Percaya Bakal Jadi Lawan Marc Marquez

Di lain sisi, meski berambisi mengasapi Gardner, Fernandez juga sulit percaya kini dirinya turun di kelas para raja. Saat Dorna Sports merilis daftar nama pembalap MotoGP 2022 pada November lalu, pembalap berusia 21 tahun ini merasa tak percaya akan berbagi lintasan dengan delapan kali juara dunia, Marc Marquez.
"Saat daftar pembalap dipublikasikan, saya lihat nama saya bersanding dengan nama-nama seperti Marc Marquez, Maverick Vinales, Aleix dan Pol Espargaro. Saya tak bisa memercayainya. Ini sangat hebat. Saya butuh waktu untuk benar-benar menyadarinya. Kini, saya harus mempersiapkan diri sebaik mungkin," tutupnya.
Fernandez dan Gardner akan kembali turun lintasan dalam uji coba shakedown khusus para debutan dan test rider di Sirkuit Sepang, Malaysia, pada 31 Januari-2 Februari 2022. Setelahnya, mereka akan bergabung dengan para pembalap MotoGP lainnya di trek yang sama pada 5-6 Februari 2022.
Sumber: Motorsport Total
Baca Juga:
- Raul Fernandez: Saya dan Fabio Quartararo Dianggap Gila ke MotoGP Tanpa Gelar
- Punya Motor Terbaik, Ducati Makin Pede Turunkan 8 Rider di MotoGP 2022
- Ducati Tentukan Rider Skuad Pabrikan 2023 Usai Seri-Seri Pertama MotoGP 2022
- Mick Doohan Ingin Jack Miller Jadikan Pecco Bagnaia Motivasi demi Juarai MotoGP 2022
- Sempat Diduga Positif Covid-19, Danilo Petrucci Tetap Ikut Reli Dakar 2022
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tantang Remy Gardner di MotoGP, Raul Fernandez: Kita Lihat Siapa yang Terbaik
Otomotif 31 Desember 2021, 15:50
-
Raul Fernandez: Saya dan Fabio Quartararo Dianggap Gila ke MotoGP Tanpa Gelar
Otomotif 31 Desember 2021, 15:05
-
Punya Motor Terbaik, Ducati Makin Pede Turunkan 8 Rider di MotoGP 2022
Otomotif 31 Desember 2021, 13:43
-
Ducati Tentukan Rider Skuad Pabrikan 2023 Usai Seri-Seri Pertama MotoGP 2022
Otomotif 31 Desember 2021, 12:52
-
Mick Doohan Ingin Jack Miller Jadikan Pecco Bagnaia Motivasi demi Juarai MotoGP 2022
Otomotif 31 Desember 2021, 11:35
LATEST UPDATE
-
Ricuh Bos Kartel Meksiko Tewas, Empat Laga Sepak Bola Ditunda
Bola Dunia Lainnya 23 Februari 2026, 16:15
-
Inter Milan Menang di Kandang Lecce, Federico Dimarco Dekati Rekor Serie A
Liga Italia 23 Februari 2026, 16:15
-
Real Madrid Sanggup Naik ke Puncak, tapi Tak Mampu Bertahan di Sana
Liga Spanyol 23 Februari 2026, 16:10
-
Pesan untuk Mikel Arteta: Eberechi Eze Terlalu Bagus untuk jadi Cadangan!
Liga Inggris 23 Februari 2026, 16:05
-
Dijagokan Marc Marquez di MotoGP 2026, Marco Bezzecchi Merendah: Dia Lebih Diunggulkan
Otomotif 23 Februari 2026, 16:03
-
Keruntuhan Psikologis Juventus
Liga Italia 23 Februari 2026, 15:55
-
Juventus vs Galatasaray: Potensi Absennya Osimhen dan Icardi di Allianz Stadium
Liga Champions 23 Februari 2026, 15:45
-
Link Live Streaming PSIM vs Bali United di BRI Super League Hari Ini, 23 Februari 2026
Bola Indonesia 23 Februari 2026, 15:45
-
Gol Kontroversial Parma Bungkam Milan, Eks Wasit Italia Ikut Buka Suara: Tidak Sah
Liga Italia 23 Februari 2026, 15:43
-
Gol Kontroversial Troilo Bikin Milan Tumbang dari Parma, Matteo Gabbia Pilih Tahan Emosi
Liga Italia 23 Februari 2026, 15:35
-
Milan vs Parma, Laga yang Menyakitkan Bagi Matteo Gabbia
Liga Italia 23 Februari 2026, 15:26
-
Viktor Gyokeres Yang Terlalu Kuat untuk Bek Tottenham
Liga Inggris 23 Februari 2026, 14:52
-
Marco Bezzecchi Bodo Amat Soal Kans Setim dengan Pecco Bagnaia di Aprilia: Bukan Urusan Saya
Otomotif 23 Februari 2026, 14:12
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09

























KOMENTAR