
Bola.net - Project Leader sekaligus Direktur Tim Suzuki Ecstar, Shinichi Sahara, akhirnya angkat bicara soal spekulasi siapa yang akan menggantikan Davide Brivio sebagai manajer tim di MotoGP 2021. Dalam wawancaranya dengan situs resmi tim, Sahara secara halus menolak Livio Suppo.
Seperti diketahui, pada Kamis (7/1/2021) lalu, Suzuki mengonfirmasi hengkangnya Brivio dari skuad mereka. Kabarnya, pria yang juga eks manajer tim Yamaha Factory Racing itu akan hijrah ke Formula 1 dan menjadi salah satu petinggi Alpine F1 Team, yang akan menaungi Fernando Alonso dan Esteban Ocon.
Saat kabar ini mencuat, beberapa nama pun muncul dalam spekulasi soal siapa yang akan jadi kandidat pengganti Brivio. Salah satu yang paling santer disebut adalah Suppo, yang merupakan eks Team Principal Repsol Honda. Suppo bahkan secara publik mengaku tertarik pada jabatan itu, mengingat ia vakum dari MotoGP pada akhir 2017.
Lebih Baik Gaet Orang yang Sudah Paham Suzuki

Meski begitu, Sahara menegaskan tugas yang ditinggalkan Brivio, setidaknya untuk sementara, akan dibagi-bagi ke beberapa staf di dalam tim. Ia menyatakan akan lebih baik bagi skuadnya untuk menangani masalah dengan anggota tim yang sudah ada dan telah paham betul seluk beluk Suzuki sejak kembali berkompetisi di MotoGP pada 2015.
"Memang selalu penting menemukan struktur tim yang baik demi mendapatkan performa maksimal setiap anggota tim kami sebagai prosedur standar, bahkan andaipun Davide tak pergi. Tapi saya rasa semua orang cukup profesional dan tahu cara bekerja sebaik mungkin," ungkap pria asal Jepang ini.
"Saya rasa kami bisa mengendalikan situasi dengan orang-orang yang ada di dalam Suzuki, dan ini cara terbaik bagi kami. Kami tahu siapa kami, tahu cara kerja kami, tahu cara kami berinteraksi, dan tahu apa yang kami butuhkan. Saat ini kami tak mencari manajer dari pihak luar, kami akan coba mengendalikannya sendiri," lanjutnya.
Takkan Pengaruhi Joan Mir dan Alex Rins

Sahara pun tak memungkiri bahwa Brivio sangat berjasa dalam membentuk harmoni tim dan mendorong mereka untuk menjadi tim papan atas hingga bisa menjadi juara dunia lewat Joan Mir tahun lalu. Namun, dalam wawancara yang sama, Sahara mengaku sangat yakin hengkangnya Brivio takkan memengaruhi Mir dan Alex Rins.
"Ini takkan memengaruhi kemampuan para rider dalam memperebutkan gelar. Kami sudah jadi juara dan kami punya dua rider muda yang bertalenta dan hebat. Mereka tahu cara menghadapi masalah dan situasi sulit, serta bisa mengendalikan tekanan. Saya tak cemas soal hal ini. Mereka sangat profesional dan siap menyambut musim 2021," tutupnya.
Tadinya, Brivio dikabarkan akan menjabat sebagai CEO Alpine F1 Team, namun gosip ini dipatahkan oleh pernyataan Renault pada Rabu (13/1/2021), bahwa Laurent Rossi lah yang akan memegang jabatan tersebut. Hingga kini, tim asal Prancis tersebut belum memberikan keterangan soal tugas apa yang akan ditangani Brivio.
Sumber: Suzuki MotoGP
Video: Alex Rins Menangi MotoGP Aragon 2020
Baca Juga:
- Gara-Gara Valentino Rossi, Andrea Dovizioso Kecewa Gagal Bela Tim Pabrikan Yamaha
- Marc Marquez Jalani Cek Medis Pertama Kali Sejak Operasi Ketiga
- MotoGP Resmi Hanya Uji Coba di Qatar, Dapat Tambahan 2 Hari
- Charles Leclerc Positif Covid-19, Pembalap F1 Kelima yang Terinfeksi
- Terpuruk di MotoGP 2020, Honda Ogah Cuma 'Ramah' pada Marc Marquez
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Suzuki: Versi Terbaik dari Joan Mir Masih akan Datang
Otomotif 15 Januari 2021, 16:05
-
Ditinggal Davide Brivio, Suzuki Janji Bakal Makin Kompak
Otomotif 15 Januari 2021, 13:56
-
Tolak Halus Livio Suppo, Suzuki Pilih 'Orang Dalam' Jadi Pengganti Davide Brivio
Otomotif 15 Januari 2021, 09:43
-
Davide Brivio Hengkang, Alex Rins: Saya Pikir Dia Bercanda
Otomotif 14 Januari 2021, 09:45
-
'Suzuki Butuh 2 Orang untuk Jadi Pengganti Davide Brivio'
Otomotif 8 Januari 2021, 11:24
LATEST UPDATE
-
Arsenal Tersandung dan Dituding Kena Mental, Arteta Membantah!
Liga Inggris 22 Februari 2026, 05:30
-
Jalan Pulang Lionel Messi ke Barcelona
Liga Spanyol 22 Februari 2026, 05:00
-
Hasil Al Nassr vs Al Hazm: Dua Gol Ronaldo Genapkan Kemenangan 4-0
Asia 22 Februari 2026, 04:27
-
Nonton Live Streaming Pertandingan Proliga 2026 di MOJI Hari Ini, 22 Februari 2026
Voli 22 Februari 2026, 04:00
-
Man of the Match Lecce vs Inter: Federico Dimarco
Liga Italia 22 Februari 2026, 03:18
-
Pertandingan 'Gila' di Championship: Wrexham Jungkalkan Ipswich Town 5-3
Liga Inggris 22 Februari 2026, 03:02
-
Man of the Match Osasuna vs Madrid: Ante Budimir
Liga Spanyol 22 Februari 2026, 02:47
-
Man of the Match Chelsea vs Burnley: Joao Pedro
Liga Inggris 22 Februari 2026, 02:41
-
Hasil Osasuna vs Madrid: Bobol Menit Akhir, Los Blancos Tersungkur di El Sadar
Liga Spanyol 22 Februari 2026, 02:38
-
Hasil Lecce vs Inter: Jungkalkan I Giallorossi, Nerrazurri Menjauh Dari Kejaran AC Milan
Liga Italia 22 Februari 2026, 02:15
-
5 Pelajaran Penting untuk AC Milan Usai Duel Lawan Como: Scudetto Kian Menjauh?
Liga Italia 22 Februari 2026, 00:28
-
Hasil Bayern vs Eintracht Frankfurt: Menang walau Ditekan Hebat di Pengujung Laga
Bundesliga 22 Februari 2026, 00:07
-
Hasil Chelsea vs Burnley: Gol Telat Flemming Buyarkan Kemenangan The Blues
Liga Inggris 22 Februari 2026, 00:06
-
Man of the Match Juventus vs Como: Mergim Vojvoda
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:42
-
Prediksi Milan vs Parma 23 Februari 2026
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:29
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09























KOMENTAR