
Bola.net - Pembalap Pata Yamaha WorldSBK, Toprak Razgatlioglu, mengaku dirinya akan menggunakan nomor balap 1 di WorldSBK 2022 usai merebut gelar dunia musim ini di Mandalika, Indonesia, pada November lalu. Hal ini ia sampaikan dalam wawancaranya dengan situs resmi kejuaraan pada Selasa (14/12/2021).
Gelar ini merupakan yang pertama bagi Razgatlioglu, yang juga jadi juara dunia asal Turki pertama di WorldSBK. Tak hanya itu, ini juga gelar dunia pertama bagi Yamaha sejak 2009, ketika mereka juara bareng Ben Spies. El Turco pun sangat senang impiannya terwujud, apalagi usai menjalani musim yang menegangkan.
Seperti yang diketahui, Razgatlioglu bertarung sengit dengan enam kali juara dunia dari Kawasaki Racing Team, Jonathan Rea. Menurut rider 25 tahun ini, duel dengan Rea menyenangkan karena seru, hingga membuat penggemar balap makin intensif menonton WorldSBK yang kerap dinilai sebagai 'Seri B' dari MotoGP.
Sama-Sama Tertekan

"Saya senang kami jadi juara. Sepanjang musim, kami bertarung dengan Jonny. Ini musim menakjubkan. Banyak orang menonton kami. Mungkin karena Jonny dan saya sama-sama juara. Tapi ini bukan musim yang mudah. Saya rasa juga begitu bagi Jonny. Kami dapat tekanan besar. Ia juga kerap mengalami kecelakaan, melakukan kesalahan," ujar Razgatlioglu.
Tak hanya merebut gelar pembalap lewat Razgatlioglu, Yamaha juga merebut Triple Crown, karena juga meraih gelar dunia konstruktor dan tim. Alhasil, 2021 jadi musim yang sangat istimewa bagi mereka. Untuk merayakannya, Razgatlioglu akan memakai nomor balap 1 pada 2022, nomor yang selama lima musim belakangan dipakai Rea.
Keputusan 'Stoprak' pun berkebalikan dengan pilihan pembalap Monster Energy Yamaha, Fabio Quartararo, yang musim ini juga jadi juara dunia di MotoGP. Rider Prancis itu ngotot tetap pakai nomor 20 tahun depan, menolak pakai nomor 1 seperti yang dilakukan beberapa juara lain seperti Barry Sheene, Valentino Rossi, Marc Marquez, dan Joan Mir.
Janji Tahun Depan Lebih Garang

"Tahun depan kami akan datang lebih kuat. Kami akan meningkatkan performa motor. Saya juga akan memperbaiki gaya balap saya, meski entah bagaimana caranya. Saya tak pernah melihat motor Yamaha pakai nomor 1. Jadi, saya rasa ini saatnya untuk nomor 1. Tahun depan, saya akan pakai nomor 1," tutur Razgatlioglu.
Uniknya, meski sukses jadi juara tahun ini dan bakal pakai nomor 1 yang berarti dirinya rider terbaik di WorldSBK, Razgatlioglu yakin dirinya tak spesial. Ia mengakui punya gaya balap agresif, yang kerap menimbulkan opini pro-kontra di antara para rival dan fans balap. Menurutnya, gaya balap ini penting, namun tak istimewa.
"Saya suka pengereman agresif, selalu membuka gas lebih awal. Beberapa orang bilang saya berbahaya. Tapi saya rasa tidak, karena saya tak pernah jatuh dengan rider lain. Saya menyalip dengan bersih. Kadang memang agresif, namun tak seorang pun jatuh. Saya rasa ini penting, namun saya merasa bahwa saya tidak terlalu spesial," tutupnya.
Sumber: WorldSBK
Baca Juga:
- Jadi Legenda MotoGP, Valentino Rossi Akui Punya 3 Idola yang Menginspirasi
- Jack Miller: Debut Jorge Martin Lebih Profesional Ketimbang Saya Dulu
- Razlan Razali Minta Maaf atas Carut Marut Pemberitaan Perpisahan dengan Petronas
- 'Kalahkan Lewis Hamilton, Gelar F1 Max Verstappen Makin Bernilai Tinggi'
- Max Verstappen Juara, Sang Bos: Red Bull Gratis Seumur Hidup untuk Nicholas Latifi
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Toprak Razgatlioglu Pakai Nomor 1 di WorldSBK 2022 Meski Tak Merasa 'Spesial'
Otomotif 15 Desember 2021, 09:05
-
Yamaha WorldSBK Akui Toprak Razgatlioglu Bisa ke MotoGP 2023
Otomotif 9 Desember 2021, 10:10
-
Jonathan Rea: Valentino Rossi, Legenda Balap Motor yang Juga Orang Baik
Otomotif 8 Desember 2021, 15:00
-
WorldSBK Umumkan Jadwal Balap 2022, Mandalika Tuan Rumah pada November
Otomotif 26 November 2021, 08:31
-
Jonathan Rea Tak Senang Harus Pakai #65 Lagi di WorldSBK 2022
Otomotif 23 November 2021, 12:27
LATEST UPDATE
-
Puasa Kemenangan Tottenham, Kepercayaan Diri Arsenal
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:42
-
Nottm Forest Membangun Momentum, Liverpool Menjaga Posisi
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:28
-
Tembok Pertahanan Man City, Tantangan Laga Tandang Newcastle
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:14
-
Menguji Konsistensi Chelsea yang Masih Kerap Kehilangan Poin setelah Unggul
Liga Inggris 21 Februari 2026, 16:35
-
Juventus, Como, dan Persaingan Ketat di Papan Atas
Liga Italia 21 Februari 2026, 16:22
-
Tinggalkan Man United, Casemiro Kini Berpeluang Jadi Rekan Setim Lionel Messi
Liga Inggris 21 Februari 2026, 15:26
-
Prediksi Everton vs Man United 24 Februari 2026
Liga Inggris 21 Februari 2026, 14:53
-
Head to Head Tottenham vs Arsenal: Pemuncak Klasemen Bakal Kembali Tergelincir?
Liga Inggris 21 Februari 2026, 14:16
-
Tanpa Ampun! Gresik Phonska Libas Jakarta Electric PLN dan Puncaki Klasemen Proliga 2026
Voli 21 Februari 2026, 13:10
-
Kans ke Final Four Tertutup, Bandung BJB Tandamata Fokus Akhiri Musim Proliga 2026 dengan Manis
Voli 21 Februari 2026, 13:05
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09























KOMENTAR