Software ECU ini dirancang oleh tiga pabrikan utama MotoGP, yakni Yamaha, Honda dan Ducati, bekerja sama dengan Magneti Marelli. Meski Yamaha dan Ducati merupakan dua pabrikan yang paling unggul dalam adaptasi, Vinales yakin ECU ini belum bekerja mencapai 100 persen.
"ECU baru ini membuat semua pebalap tertekan. Kami masih punya banyak hal yang harus dipelajari sebelum kami benar-benar membuatnya bekerja dengan baik. Tapi hal ini juga membuat kami punya antusiasme baru," ujar Vinales dalam pernyataan resmi tim.
Meski begitu, Vinales tetap menorehkan hasil positif dalam uji coba pramusim MotoGP kedua di Australia. Pada hari pertamanya di Phillip Island, Rabu (17/2), ia sukses menduduki posisi kedua tercepat, hanya tertinggal 0,719 detik dari Danilo Petrucci di atas Ducati.
"Saya menghabiskan waktu sepanjang musim dingin untuk tetap bugar, dan kini waktunya fokus pada mesin. Kami mengalami peningkatan positif di Sepang, tapi kini saya sangat ingin melanjutkan pengembangan dan mendekati posisi terdepan," tutup juara dunia Moto3 2013 ini. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Vinales Menggebrak di Hari Kedua Uji Coba MotoGP Australia
Otomotif 18 Februari 2016, 14:00
-
Vinales Sebut ECU Baru Bikin Rider MotoGP Tertekan
Otomotif 18 Februari 2016, 12:30
-
Petrucci Pimpin Hari Pertama Uji Coba MotoGP Australia
Otomotif 17 Februari 2016, 14:00
-
Espargaro Sebut Seamless Gearbox Bikin Suzuki 'Fantastis'
Otomotif 12 Februari 2016, 13:15
-
Espargaro Sinyalir Ketegangan dengan Vinales di Suzuki
Otomotif 11 Februari 2016, 13:00
LATEST UPDATE
-
Jadwal Siaran Langsung Brighton vs Man United: Tayang di TV Mana?
Liga Inggris 24 Mei 2026, 15:25
-
Prediksi AC Milan vs Cagliari 25 Mei 2026
Liga Italia 24 Mei 2026, 15:23
-
Prediksi Torino vs Juventus 25 Mei 2026
Liga Italia 24 Mei 2026, 15:21
-
Hubungan dengan CEO Juventus Retak, Spalletti Bakal Resign?
Liga Italia 24 Mei 2026, 15:14
-
Prediksi Tottenham vs Everton 24 Mei 2026
Liga Inggris 24 Mei 2026, 15:10
-
Manchester United Tawarkan Joshua Zirkzee ke Juventus dan AS Roma
Liga Inggris 24 Mei 2026, 14:27
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25




















KOMENTAR