Bola.net - - Managing Director Yamaha Motor Racing, Lin Jarvis mengaku cukup prihatin melihat situasi Jorge Lorenzo saat ini, di mana ia begitu kesulitan tampil baik di Ducati Corse dan terancam terdepak di MotoGP tahun depan. Hal ini ia sampaikan kepada Sky Sport.
Jarvis merupakan orang yang berjasa membawa Lorenzo ke Yamaha pada 2008 lalu, sukses mendapatkan tanda tangannya pada 2006, bahkan saat rider Spanyol itu belum merebut gelar GP250. Jarvis pun mengaku sulit memahami situasi rider berusia 31 tahun tersebut.
Lorenzo sendiri telah membela Yamaha sembilan musim, sebelum bergabung dengan Ducati sejak awal 2017. Hingga kini ia mengalami paceklik kemenangan dan hanya mampu meraih tiga podium. Masa depannya pun di ujung tanduk.
"Sulit memahami apa yang akan terjadi pada masa depan Jorge. Ini bukan situasi mudah. Ia belum keluar dari Ducati, setidaknya secara resmi, meski banyak orang bilang perpisahan di antara keduanya sudah pasti," ungkap pria asal Inggris ini.
Peluang ke Suzuki

"Jika Anda tanya saya empat pekan lalu, saya bakal bilang mungkin Jorge bakal ke Suzuki. Tapi tampaknya ini hipotesis yang nyaris tak mungkin. Ini situasi sulit, juga karena Jorge terbiasa sebagai rider pabrikan, terhitung fundamental bagi sebuah tim," ungkapnya.
Pensiun atau Kembali ke Yamaha

Meski begitu, belakangan ini Lorenzo juga dikabarkan berpeluang kembali ke Yamaha; tidak bersama Movistar Yamaha, melainkan Marc VDS Racing yang diperkirakan akan menjadi tim satelit baru Yamaha. Menanggapi isu ini, Jarvis hanya menjawab singkat sembari tersenyum. "Mungkin saja," tutupnya. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Yamaha: Jorge Lorenzo Bisa Kembali atau Pensiun Dini
Otomotif 30 Mei 2018, 12:45
-
Dovizioso: Lorenzo Harus Berpikir Terbuka di Ducati
Otomotif 30 Mei 2018, 12:00
-
Kegagalan Lorenzo, Satu-satunya Rasa Pahit di Ducati
Otomotif 25 Mei 2018, 15:30
-
Dovizioso: Lorenzo, 'Elemen' yang Telah Lama Kunantikan
Otomotif 24 Mei 2018, 13:00
-
Bos Honda: MotoGP 'Kehilangan' Jorge Lorenzo
Otomotif 23 Mei 2018, 14:45
LATEST UPDATE
-
Link Streaming Java United vs Bhayangkara FC di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 15:17
-
Prediksi Barcelona vs Alaves 1 November 2026
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 14:26
-
Prediksi Milan vs Inter 1 November 2026
Liga Italia 30 Oktober 2026, 13:29
-
Prediksi Bayern vs Dortmund 1 November 2026
Bundesliga 30 Oktober 2026, 12:31
-
Prediksi Udinese vs Roma 1 November 2026
Liga Italia 30 Oktober 2026, 11:25
-
Prediksi Man City vs Brighton 31 Oktober 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 10:38
-
Prediksi Chelsea vs Man Utd 31 Oktober 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 09:38
-
Prediksi Le Havre vs PSG 31 Oktober 2026
Liga Eropa Lain 30 Oktober 2026, 08:15
-
Sesko Cedera, Ini 5 Striker yang Bisa Direkrut Manchester United pada Januari
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 07:02
-
Cristiano Ronaldo Raih B.O.A.T Award, Mengapa Penghargaan Ini Kontroversial?
Liga Champions 30 Oktober 2026, 06:55
-
Mendalami Kebangkitan Ronald Araujo di Liverpool usia Tinggalkan Barcelona
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 06:48
-
Manchester United Catat Kerugian Transfer Terbesar di Eropa
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 06:41
-
Raphinha Dipanggil Timnas Brasil, Barcelona Kembali Khawatir
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 06:33
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18


























KOMENTAR