Bola.net - - Managing Director Yamaha Motor Racing, Lin Jarvis akhirnya mengaku bahwa pihaknya tak pernah mempertimbangkan rider Monster Yamaha Tech 3, Johann Zarco sebagai pengganti Valentino Rossi di Movistar Yamaha MotoGP suatu saat nanti. Hal ini disampaikan Jarvis kepada GPOne.
Zarco bergabung dengan Tech 3 pada awal 2017 dan langsung tampil menggebrak. Hasilnya yang gemilang pun membuat banyak pihak yakin ia akan dijadikan pengganti Rossi bila rider Italia tersebut pensiun. Nyatanya, Rossi tetap melanjutkan karir sampai akhir 2020, dan masa depan Zarco pun tak segera menemukan titik terang.
"Johann sangat cepat, kita lihat sendiri tahun lalu dan selama musim dingin. Tapi kami tak pernah serius mempertimbangkannya. Vale adalah Vale, ia adalah rider terhebat dalam sejarah Yamaha dan tak mudah digantikan. Jika Vale ingin melanjutkan karir, itu karena ia tahu ia masih kompetitif, dan kami tak ragu mempertahankannya," ujar Jarvis.
Dengan hengkangnya Tech 3 ke KTM pada akhir musim nanti, nasib Zarco semakin tak jelas. Yamaha punya keinginan untuk mempertahankannya, bahkan berencana menurunkan motor pabrikan untuknya. Meski begitu, Jarvis mengaku bahwa hal ini sangat bergantung pada hasil negosiasi dengan tim satelit baru mereka nanti.
"Motor pabrikan ketiga akan jadi hal yang akan kami diskusikan saat bernegosiasi dengan tim baru. Masih memungkinkan bahwa Johann akan dapat motor pabrikan tahun depan. Untuk musim ini memang sangat sulit, tapi saya rasa Johann tak kekurangan dukungan dari Yamaha. Ia memang punya motor berbeda, tapi tetap sangat kompetitif," pungkas Jarvis.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Yamaha Berpeluang Turunkan Enam Rider di MotoGP
Otomotif 22 Maret 2018, 11:15
-
Yamaha Tak Pernah Proyeksikan Zarco Jadi Pengganti Rossi
Otomotif 22 Maret 2018, 10:30
-
Yamaha Ragu Beri Valentino Rossi Kontrak Lima Tahun
Otomotif 22 Maret 2018, 10:00
-
Yamaha: Podium Qatar 60% Berkat Usaha Keras Rossi
Otomotif 21 Maret 2018, 14:15
-
Sebut Dovi Paling Ditakuti, Petrucci Sempat Remehkan Rossi
Otomotif 21 Maret 2018, 11:15
LATEST UPDATE
-
Juventus vs Galatasaray: Hanya Kenan Yildiz yang Bisa Diandalkan
Liga Champions 25 Februari 2026, 20:15
-
Live Streaming Juventus vs Galatasaray - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 25 Februari 2026, 20:00
-
Live Streaming PSG vs Monaco - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 25 Februari 2026, 20:00
-
Live Streaming Real Madrid vs Benfica - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 25 Februari 2026, 20:00
-
PPV Byon Combat Dibajak, Yoshua Marcellos Tegaskan Perang Lawan Pembajakan
Olahraga Lain-Lain 25 Februari 2026, 19:39
-
Pujian Senne Lammens untuk Michael Carrick: Pertahanan MU Jadi Solid!
Liga Inggris 25 Februari 2026, 19:19
-
Dulu Dibuang Milan, Sekarang Jadi Jagoan UCL: Kisah Jens Petter Hauge
Liga Champions 25 Februari 2026, 18:43
-
Masa Depan Bruno Fernandes Ditentukan Tiket Liga Champions
Liga Inggris 25 Februari 2026, 18:13
-
Dua Singa di Lini Serang Timnas Norwegia: Sorloth dan Haaland!
Piala Dunia 25 Februari 2026, 17:47
-
Live Streaming Atalanta vs Dortmund - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 25 Februari 2026, 17:45
-
Ricuh Kartel, Presiden FIFA Jamin Meksiko Aman Jadi Tuan Rumah Piala Dunia
Piala Dunia 25 Februari 2026, 17:17
-
Jadwal Liga Champions Pekan Ini Live di MOJI, 25-26 Februari 2026
Liga Champions 25 Februari 2026, 17:17
LATEST EDITORIAL
-
10 Kiper Terhebat dalam Sejarah Premier League Menurut Jamie Carragher
Editorial 25 Februari 2026, 16:24
-
5 Klub MLS yang Paling Mungkin Mendatangkan Casemiro
Editorial 25 Februari 2026, 14:47
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21
-
4 Rekrutan Gratis Manchester United, Adakah yang Benar-Benar Sukses?
Editorial 24 Februari 2026, 13:58

























KOMENTAR