
Bola.net - Piala Dunia selalu menghadirkan drama besar, tetapi beberapa pertandingan justru dikenang karena banyaknya kartu merah yang keluar. Sejarah turnamen sepak bola terbesar dunia mencatat sejumlah duel penuh emosi hingga wasit harus mengeluarkan pemain.
Laga pembuka Piala Dunia 2026 antara Meksiko vs Afrika Selatan menjadi salah satu pertandingan terbaru yang masuk daftar tersebut. Pertandingan itu menghasilkan tiga kartu merah, tetapi belum menjadi laga paling keras sepanjang sejarah turnamen.
Berikut tujuh pertandingan Piala Dunia dengan jumlah kartu merah terbanyak yang pernah terjadi sejak kompetisi ini dimulai pada 1930.
Meksiko vs Afrika Selatan 2026

Laga pembuka Piala Dunia 2026 berakhir dengan catatan unik setelah tiga pemain menerima kartu merah. Yaya Sithole, Themba Zwane, dan Cesar Montes harus meninggalkan lapangan dalam duel yang berakhir 2-0 untuk Meksiko.
Pelatih Meksiko, Javier Aguirre, menilai timnya mampu menjaga ketenangan sepanjang pertandingan. Situasi berbeda terjadi di kubu Afrika Selatan yang melakukan beberapa kesalahan hingga kehilangan dua pemain.
Kroasia vs Australia 2006
Pertandingan Kroasia vs Australia pada Piala Dunia 2006 juga menghasilkan tiga kartu merah. Dario Simic, Brett Emerton, dan Josip Simunic menjadi pemain yang mendapat hukuman.
Laga ini semakin terkenal karena kesalahan wasit Graham Poll. Simunic sempat menerima tiga kartu kuning sebelum akhirnya benar-benar diusir dari lapangan.
Italia vs Amerika Serikat 2006
Duel Italia vs Amerika Serikat pada fase grup Piala Dunia 2006 berakhir dengan tiga kartu merah. Italia kehilangan Daniele De Rossi, sedangkan Amerika Serikat harus bermain dengan sembilan pemain setelah Pablo Mastroeni dan Eddie Pope keluar.
Tindakan De Rossi menjadi perhatian besar karena sikutan kerasnya kepada Brian McBride. Ia kemudian meminta maaf kepada FIFA dan tetap bisa tampil di final setelah menjalani hukuman.
Afrika Selatan vs Denmark 1998
Piala Dunia 1998 mencatat laga Afrika Selatan vs Denmark sebagai salah satu pertandingan dengan tiga kartu merah. Alfred Phiri, Miklos Molnar, dan Morten Wieghorst menjadi pemain yang mendapat kartu merah.
Keputusan wasit John Jairo Toro memicu perdebatan karena beberapa hukuman dianggap terlalu berat. Benni McCarthy juga mempertanyakan kartu merah Wieghorst dalam laga tersebut.
Hungaria vs Brasil 1954
Pertemuan Hungaria dan Brasil pada Piala Dunia 1954 dikenal sebagai “Battle of Berne”. Pertandingan perempat final itu berakhir dengan tiga kartu merah setelah terjadi keributan besar.
Jozsef Bozsik, Nilton Santos, dan Humberto menjadi pemain yang meninggalkan lapangan. Duel tersebut memperlihatkan rivalitas panas antara dua tim besar saat itu.
Brasil vs Cekoslowakia 1938
#TDIH: 12 June 1938 - Battle of Bordeaux. First time that 3 players were sent off in a #WorldCup match #More2Football pic.twitter.com/oAy4CIopKY
— Sky HISTORY2 (@HISTORY2UK) June 12, 2014
Piala Dunia 1938 juga memiliki pertandingan dengan tiga kartu merah. Brasil menghadapi Cekoslowakia dalam laga yang penuh benturan fisik.
Zeze Procopio, Martim, dan Jan Riha mendapat kartu merah. Beberapa pemain bahkan mengalami cedera serius dalam pertandingan tersebut.
Portugal vs Belanda 2006
4️⃣ red cards. 🟥
— FIFA World Cup (@FIFAWorldCup) June 25, 2024
1️⃣6️⃣ yellow cards. 🟨#OTD in 2006, 'The Battle of Nuremberg' gave us one of the most dramatic #FIFAWorldCup matches of all time. 🇵🇹🇳🇱 pic.twitter.com/5dTNaDnEPA
Rekor kartu merah terbanyak dalam satu laga Piala Dunia tercipta pada Portugal vs Belanda di edisi 2006. Pertandingan tersebut menghasilkan empat kartu merah dan 16 kartu kuning.
Costinha, Khalid Boulahrouz, Deco, serta Giovanni van Bronckhorst harus meninggalkan lapangan. Duel yang dikenal sebagai “Battle of Nuremberg” itu menjadi salah satu laga paling kontroversial dalam sejarah Piala Dunia.
Sumber: Sports Illustrated
Klasemen Piala Dunia 2026
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Estadio Azteca Memang Rumahnya Piala Dunia
Piala Dunia 12 Juni 2026, 18:45
-
5 Hal yang Mungkin Anda Lewatkan dari Hari Pertama Piala Dunia 2026
Piala Dunia 12 Juni 2026, 16:45
-
4 Catatan Utama dari Kemenangan Meksiko di Laga Pembuka Piala Dunia 2026
Piala Dunia 12 Juni 2026, 12:32
LATEST UPDATE
-
Roma Kena Comeback Inter, Gasperini: Hasil yang Adil!
Liga Italia 20 September 2026, 07:30
-
Comeback Lawan Roma, Chivu Puji Mental Baja Inter Milan
Liga Italia 20 September 2026, 07:00
-
Futsal Super Cup 2026: Bintang Timur Surabaya ke Final Usai Tekuk Cosmo JNE 3-1
Bola Indonesia 20 September 2026, 06:53
-
Unggul FC Malang ke Final Futsal Super Cup 2026, Singkirkan Pangsuma FC Lewat Adu Penalti
Bola Indonesia 20 September 2026, 06:42
-
Kalah 3-0 di Kandang Brighton, Arsenal Memang Bermain di Bawah Standard!
Liga Inggris 20 September 2026, 06:30
-
Dipermalukan Brighton, Mikel Arteta: Ini Pelajaran Berharga Bagi Arsenal!
Liga Inggris 20 September 2026, 06:00
-
Rapor Pemain Barcelona saat Comeback Lawan Sevilla: Raphina Maut, Yamal Ngeri!
Liga Spanyol 20 September 2026, 05:45
-
Ada Baleba, Michael Carrick Bawa 23 Pemain MU ke Kandang Fulham
Liga Inggris 20 September 2026, 05:30
-
BRI Region 13 Malang Serahkan Ambulans untuk Dukung Akses Kesehatan Warga Lumbang
News 20 September 2026, 05:21
-
Man of the Match Sevilla vs Barcelona: Raphinha
Liga Spanyol 20 September 2026, 04:10
-
Hasil Sevilla vs Barcelona: Hattrick Raphinha Jaga Start Sempurna Blaugrana!
Liga Spanyol 20 September 2026, 04:00
-
Man of the Match Roma vs Inter: Lautaro Martinez
Liga Italia 20 September 2026, 01:19
-
Hasil Roma vs Inter: Comeback Nerazzurri Paksa Giallorossi Berbagi Angka
Liga Italia 20 September 2026, 00:57
-
Baru Saja Debut, Kiper Juventus Kamil Grabara Malah Alami Cedera ACL
Liga Italia 20 September 2026, 00:26
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33






















KOMENTAR