
Bola.net - Musim baru La Liga belum banyak menghadirkan panggung untuk Robert Lewandowski. Striker senior Barcelona itu baru dua kali merumput dan semuanya sebagai pemain pengganti.
Total menit bermainnya pun baru 26 menit sejauh ini. Ia tampil 14 menit ketika Blaugrana menang 3-2 di kandang Levante, lalu 12 menit saat imbang 1-1 melawan Rayo Vallecano.
Cerita tak kalah menarik juga datang dari Timnas Polandia. Kisah ban kapten, konflik dengan Michal Probierz, hingga pengumuman pensiun singkat menjadikan musim panas Lewandowski penuh drama.
Drama Pencopotan Ban Kapten
Hubungan Lewandowski dengan pelatih Michal Probierz sempat meruncing. Probierz mencabut ban kapten darinya, keputusan yang membuat sang striker terkejut dan kecewa.
Tak lama kemudian, Lewandowski membuat keputusan besar dengan menyatakan pensiun dari Timnas Polandia. Namun, langkah itu justru berimbas pada mundurnya Probierz dari kursi pelatih.
Setelah Jan Urban ditunjuk sebagai pelatih baru, Lewandowski kembali. “Ini bukan saatnya menceritakan apa yang terjadi pada Juni, tetapi dari sudut pandang manusia, saya tidak bisa mengatakan itu adalah situasi yang mudah,” kata Lewandowski, dikutip Mundo Deportivo.
Dukungan Publik dan Semangat Baru
Kondisi emosional sempat mengguncang Lewandowski. Ia mengaku masa-masa itu berat, tapi dukungan suporter memberinya tenaga tambahan.
“Awalnya memang cukup sulit dari sisi emosional, tetapi setiap hari saya menerima dukungan dari para penggemar. Itu adalah sesuatu yang istimewa bagi saya. Saya ingin berterima kasih kepada mereka untuk itu,” ujarnya.
Kini, ia menatap ke depan dengan optimisme. “Kita harus meninggalkan beberapa hal di belakang untuk fokus pada masa depan dan apa yang ada di depan,” tegasnya.
Fokus ke Kualifikasi Piala Dunia
Tugas berikutnya bagi Lewandowski adalah memimpin Polandia di Kualifikasi Piala Dunia 2026. Dua lawan berat sudah menunggu, yakni Belanda dan Finlandia.
Sebagai kapten, ia membawa keyakinan bahwa timnya bisa meraih hasil maksimal. “Saya pikir dalam dua pertandingan berikutnya kami tidak hanya akan tampil baik, tetapi juga mendapatkan poin. Itu adalah tujuan kami, ini kualifikasi, dan kami hanya memikirkan lolos ke Piala Dunia,” katanya.
Dengan usia 37 tahun, Lewandowski tetap menjadi figur utama. Polandia berharap ia bisa menjadi motor penggerak dalam upaya lolos ke turnamen terbesar dunia itu.
Sumber: Mundo Deportivo, Barca Universal
Klasemen La Liga/Liga Spanyol
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
- Deretan Pemain Bintang di Skuad Lille: Calvin Verdonk, sang Veteran Giroud, hingga Adik Mbappe
- 3 Momen Menarik dari Pertandingan Rayo vs Barcelona: Fermin Lopez, Inigo Perez, dan VAR
- Pintu Masuk Paling Realistis Jika Mourinho Kembali ke Serie A: Lazio?
- Allegri Menata Ulang Taktik AC Milan: Leao Pusat Serangan, Nkunku Diposisikan Sesuai Kebutuhan
- AC Milan: Perubahan Taktis Allegri dan Bola Mati Kadi Kunci Kemenangan
- Inter Tersandung, padahal Ditunggu Grande Partita di Markas Juventus
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Lamine Yamal dan Fermin Lopez Sikapi Tawaran Chelsea dengan Bercanda
Liga Spanyol 2 September 2025, 23:42
-
Rekap Transfer Barcelona Musim Panas 2025: Skuad Sudah Solid, Tipis-Tipis Saja
Liga Spanyol 2 September 2025, 13:30
-
Alonso Ditanya tentang Kontroversi Penalti Barcelona: Jawab Aman dengan Senyuman
Liga Spanyol 2 September 2025, 11:57
-
Barcelona Dikejar Waktu Siapkan Camp Nou untuk Laga Kandang Perdana Kontra Valencia
Liga Spanyol 2 September 2025, 11:24
LATEST UPDATE
-
Persik vs Persib: Bojan Hodak Pede Bisa Menang, Beckham Putra Tak Gentar
Bola Indonesia 5 Januari 2026, 13:15
-
6 Rekor Valentino Rossi yang Berpotensi Dipatahkan Marc Marquez di MotoGP 2026
Otomotif 5 Januari 2026, 13:10
-
Gonzalo Garcia dan Seni Kesederhanaan
Liga Spanyol 5 Januari 2026, 13:05
LATEST EDITORIAL
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58
-
3 Kandidat Pengganti Enzo Maresca di Chelsea
Editorial 1 Januari 2026, 13:40
-
5 Pemain Terbaik Real Madrid di 2025: Mbappe Memimpin
Editorial 31 Desember 2025, 15:58
-
6 Calon Suksesor Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 30 Desember 2025, 13:10



















KOMENTAR