Gabriele Gravina Mundur dari Presiden FIGC Usai Italia Gagal ke Piala Dunia 2026

Gabriele Gravina Mundur dari Presiden FIGC Usai Italia Gagal ke Piala Dunia 2026
Ketua FIGC, Gabriele Gravina. (c) dok.FIGC

Bola.net - Gabriele Gravina resmi mengundurkan diri sebagai presiden Federasi Sepak Bola Italia atau FIGC. Keputusan ini diambil setelah kegagalan terbaru Italia lolos ke Piala Dunia 2026.

Italia kembali harus menyaksikan turnamen besar dari rumah untuk ketiga kalinya secara beruntun. Kekalahan dramatis dari Bosnia Herzegovina di babak play-off menjadi penyebab utama.

Pertandingan di Zenica berlangsung sengit dengan Italia sempat unggul lebih dulu. Namun, situasi berubah setelah kartu merah Alessandro Bastoni di babak pertama.

Hasil ini memperpanjang penantian Italia tampil di Piala Dunia menjadi setidaknya 16 tahun. Kondisi tersebut memicu tekanan besar terhadap kepemimpinan federasi.

1 dari 3 halaman

Kekalahan Menyakitkan di Zenica

Reaksi pemain Italia setelah kalah dalam laga final play-off kualifikasi Piala Dunia 2026 antara Bosnia vs Italia di Zenica, 1 April 2026 (c) Fabio Ferrari/LaPresse via AP

Reaksi pemain Italia setelah kalah dalam laga final play-off kualifikasi Piala Dunia 2026 antara Bosnia vs Italia di Zenica, 1 April 2026 (c) Fabio Ferrari/LaPresse via AP

Italia sempat membuka keunggulan melalui gol cepat Moise Kean. Gol tersebut memberi harapan bagi Azzurri untuk mengamankan tiket ke Piala Dunia.

Namun, kartu merah Bastoni mengubah jalannya pertandingan secara drastis. Bosnia Herzegovina memanfaatkan situasi tersebut untuk bangkit.

Haris Tabakovic kemudian mencetak gol penyama kedudukan. Skor 1-1 bertahan hingga waktu normal berakhir dan laga dilanjutkan ke babak tambahan serta adu penalti.

2 dari 3 halaman

Adu Penalti Jadi Penentu

Perebutan bola antara winger Italia, Matteo Politano (kanan) dengan bek Bosnia, Sead Kolasinac di laga playoff Piala Dunia 2026, 1 April 2026 di Zenica. (c) AP Photo/Armin Durgut

Perebutan bola antara winger Italia, Matteo Politano (kanan) dengan bek Bosnia, Sead Kolasinac di laga playoff Piala Dunia 2026, 1 April 2026 di Zenica. (c) AP Photo/Armin Durgut

Italia gagal memanfaatkan peluang di babak adu penalti. Francesco Pio Esposito dan Bryan Cristante tidak mampu menjalankan tugasnya dengan baik.

Sebaliknya, Bosnia tampil sempurna dari titik putih. Mereka memastikan kemenangan dan lolos ke Piala Dunia 2026.

Hasil ini mencatatkan rekor buruk bagi Italia sebagai juara dunia yang gagal lolos tiga edisi beruntun. Bosnia akan bergabung dengan Kanada, Qatar, dan Swiss di Grup B.

3 dari 3 halaman

Dampak Besar bagi FIGC

Starting XI Timnas Italia saat melawan Timnas Bosnia-Herzegovina di final playoff Piala Dunia 2026, 1 April 2026 di Zenica. (c) AP Photo/Armin Durgut

Starting XI Timnas Italia saat melawan Timnas Bosnia-Herzegovina di final playoff Piala Dunia 2026, 1 April 2026 di Zenica. (c) AP Photo/Armin Durgut

Kegagalan ini langsung berdampak pada posisi Gabriele Gravina. Meski sempat menolak mundur, ia akhirnya menyerahkan jabatan dalam rapat darurat FIGC.

Dalam pernyataan resmi, federasi menyebut pemilihan presiden baru akan digelar pada 22 Juni. Situasi ini juga membuat masa depan sejumlah figur penting menjadi tidak pasti.

Posisi pelatih Gennaro Gattuso hingga asisten teknis Leonardo Bonucci kini berada dalam tanda tanya. Perubahan besar diperkirakan akan terjadi di tubuh sepak bola Italia.

Sumber: FotMob


BERITA TERKAIT

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR

LATEST UPDATE

LATEST EDITORIAL