
Bola.net - Bek andalan Italia, Leonardo Bonucci mengecam adanya play-off dalam kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Eropa yang membuat timnya tidak mampu lolos ke Qatar.
Jumat (25/3/2022) dini hari WIB lalu, Italia harus mengubur ambisi lolos ke putaran final Piala Dunia 2022 usai kalah 0-1 dari Makedonia Utara dalam partai semifinal play-off zona Eropa.
Hasil ini membuat Italia mengulangi memori pahit mereka ketika gagal lolos ke Piala Dunia 2018 lalu. Kegagalan ini cukup ironis mengingat Gli Azzurri merupakan jawara Euro 2020 kemarin.
Kecaman Leonardo Bonucci
Menariknya, Italia sejatinya tak pernah menelan kekalahan di babak penyisihan grup pada kualifikasi kali ini. Sayang, mereka kalah bersaing dari Swiss di Grup C.
Akibatnya, Italia pun terpaksa harus menjalani laga play-off. Apesnya, Azzurri harus kalah akibat gol menit akhir Alexander Trajkovski. Bonucci pun mengecam aturan play-off ini.
"Akhirnya semua diputuskan hanya dalam satu pertandingan, itu aturan yang tidak masuk akal," ujar Bonucci seperti dikutip The Sun.
“Kami lolos ke sini dengan memainkan pertandingan di kandang dan tandang dan kemudian berakhir seperti ini," imbuhnya.
Penilaian Leonardo Bonucci
Lebih lanjut, Bonucci pun membandingkan kesialan Italia dengan nasin bagus negara di benua lain yang tetap lolos ke Qatar meski sempat menelan beberapa kekalahan.
"Ada tim yang dipilih di konfederasi lain yang kalah empat atau lima pertandingan," tutur bek Juventus tersebut.
"Dan kami tersingkir dengan gol pada menit ke-92 dalam satu-satunya kekalahan kami. Formula baru ini benar-benar gila." kesalnya.
Sumber: The Sun
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bertahan! Roberto Mancini Masih Ingin Latih Italia
Piala Dunia 28 Maret 2022, 23:15
-
Di Akhir Musim 2021-22 Ini, Chiellini Pamit dari Juventus?
Liga Italia 28 Maret 2022, 16:43
LATEST UPDATE
-
Puasa Kemenangan Tottenham, Kepercayaan Diri Arsenal
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:42
-
Nottm Forest Membangun Momentum, Liverpool Menjaga Posisi
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:28
-
Tembok Pertahanan Man City, Tantangan Laga Tandang Newcastle
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:14
-
Menguji Konsistensi Chelsea yang Masih Kerap Kehilangan Poin setelah Unggul
Liga Inggris 21 Februari 2026, 16:35
-
Juventus, Como, dan Persaingan Ketat di Papan Atas
Liga Italia 21 Februari 2026, 16:22
-
Tinggalkan Man United, Casemiro Kini Berpeluang Jadi Rekan Setim Lionel Messi
Liga Inggris 21 Februari 2026, 15:26
-
Prediksi Everton vs Man United 24 Februari 2026
Liga Inggris 21 Februari 2026, 14:53
-
Head to Head Tottenham vs Arsenal: Pemuncak Klasemen Bakal Kembali Tergelincir?
Liga Inggris 21 Februari 2026, 14:16
-
Tanpa Ampun! Gresik Phonska Libas Jakarta Electric PLN dan Puncaki Klasemen Proliga 2026
Voli 21 Februari 2026, 13:10
-
Kans ke Final Four Tertutup, Bandung BJB Tandamata Fokus Akhiri Musim Proliga 2026 dengan Manis
Voli 21 Februari 2026, 13:05
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09























KOMENTAR