Bola.net - Piala Dunia 2006 menjadi momentum besar bagi karier kepelatihan Joachim Loew. Ditangan Loew Jerman selalu diperhitungkan dalam setiap edisi Piala Dunia.
Bukan sebagai pelatih kepala, Loew berperan sebagai asisten pelatih Jurgen Klinsmann di Piala Dunia 2006. Saat itu Loew sudah bekerja selama dua musim sejak 2004 bersama Klinsmann.
Bertindak sebagai tuan rumah, Jerman sudah pasti mendapatkan target untuk menjadi juara. Namun semuanya sirna saat bertemu Italia di Semifinal.
Jerman kala itu dipaksa menyerah di dua menit akhir sebelum waktu perpanjangan usai. Gol Fabio Grosso dan Alessandro Del Piero menghancurkan mimpi Loew menembus partai puncak Piala Dunia 2006.
Jerman Gagal Juara
Jurgen Klinsmann dan Joachim Loew memiliki misi berat untuk membawa trofi emas Piala Dunia ke Jerman. Namun misi tersebut tentu bukan hal yang mudah untuk diwujudkan timnas Jerman.
Di Fase Grup, Jerman memang sangat menjanjikan dengan koleksi sembilan poinnya. Namun memasuki Fase Knock-Out, Jerman mulai kehabisan bensin.
Di Perempat Final, Jerman harus susah payah menempuh babak adu penalti untuk menggulingkan Argentina. Jerman yang berhasil lolos nyatanya harus kalah di Semifinal oleh Italia.
Kegagalan ini akhirnya membuat Jurgen Klinsmann digantikan oleh Joachim Loew sebagai pelatih kepala Jerman. Loew yang mengawali karier dengan kegagalan sebagai asisten pelatih tidak ingin mengulangi hal yang sama di Piala Dunia berikutnya.
Mengulang Kisah Sama
Ironi terjadi saat Loew sudah menjadi pelatih kepala Jerman di Piala Dunia 2010. Alih-alih mengincar gelar juara, Loew justru mengulangi jalan yang sama.
Bersama Loew Jerman kembali harus puas finish di posisi tiga Piala Dunia 2010. Jerman harus mengakui keunggulan Spanyol yang berhasil menang tipis 1-0.
Namun ditangan Loew, Jerman terus menerus mengalami perkembangan. Loew butuh waktu hingga delapan tahun untuk bisa menjuarai Piala Dunia bersama Jerman.
Brasil menjadi saksi ketika Jerman terlalu tangguh untuk kompetitornya. Loew sukses membawa Jerman menjuarai Piala Dunia 2014.
Mengundurkan Diri
Timnas Jerman sekali lagi mengulang siklus yang sama. Joachim Loew memutuskan untuk mengundurkan diri sebagai pelatih timnas Jerman pada (31/7/2021).
Posisinya digantikan asisten pelatih Loew, Hansi Flick. Penunjukan Flick juga merupakan pengulangan siklus yang sama mengingat Loew juga dulu merupakan asisten pelatih Jurgen Klinsmann.
15 tahun menangani timnas Jerman, Loew menjadi salah satu pelatih tersukses. Loew tercatat memainkan 198 laga bersama timnas Jerman dengan persentase poin per laga sebesar 2,09. Loew juga sukses mempersembahkan satu trofi Piala Dunia dan satu trofi Piala Konfederasi bagi Jerman.
(Bola.net/Ahmad Daerobby)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jerman 2006: Awal Kisah Joachim Loew dan Gelaran Piala Dunia
Piala Dunia 12 September 2022, 17:30
-
Piala Dunia 2006: Panggung Striker Muda Jerman, Lukas Podolski
Piala Dunia 8 September 2022, 17:51
-
Koleksi Gelar Impresif, Toni Kroos Gelandang Jerman Terbaik Sepanjang Masa!
Liga Spanyol 1 September 2022, 07:00
-
Manuel Neuer di Piala Dunia 2014: Juara dan Kiper Terbaik
Piala Dunia 30 Agustus 2022, 17:44
-
Ketika Jerman Buyarkan Mimpi Diego Maradona di Piala Dunia 2010
Piala Dunia 29 Agustus 2022, 18:08
LATEST UPDATE
-
Puasa Kemenangan Tottenham, Kepercayaan Diri Arsenal
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:42
-
Nottm Forest Membangun Momentum, Liverpool Menjaga Posisi
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:28
-
Tembok Pertahanan Man City, Tantangan Laga Tandang Newcastle
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:14
-
Menguji Konsistensi Chelsea yang Masih Kerap Kehilangan Poin setelah Unggul
Liga Inggris 21 Februari 2026, 16:35
-
Juventus, Como, dan Persaingan Ketat di Papan Atas
Liga Italia 21 Februari 2026, 16:22
-
Tinggalkan Man United, Casemiro Kini Berpeluang Jadi Rekan Setim Lionel Messi
Liga Inggris 21 Februari 2026, 15:26
-
Prediksi Everton vs Man United 24 Februari 2026
Liga Inggris 21 Februari 2026, 14:53
-
Head to Head Tottenham vs Arsenal: Pemuncak Klasemen Bakal Kembali Tergelincir?
Liga Inggris 21 Februari 2026, 14:16
-
Tanpa Ampun! Gresik Phonska Libas Jakarta Electric PLN dan Puncaki Klasemen Proliga 2026
Voli 21 Februari 2026, 13:10
-
Kans ke Final Four Tertutup, Bandung BJB Tandamata Fokus Akhiri Musim Proliga 2026 dengan Manis
Voli 21 Februari 2026, 13:05
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09

























KOMENTAR