Bola.net - - Italia untuk pertama kalinya gagal ke Piala Dunia sejak 1958 usai mereka disingkirkan Swedia di play-off Piala Dunia 2018. Banyak yang melimpahkan kesalahan kepada pelatih Giampiero Ventura.
Pelatih gaek Giampiero Ventura itu disalahkan sebagai biang keladi atas kegagalan yang menjadi aib bagi sejarah sepakbola Italia itu. Mantan pelatih Torino itu pun pada akhirnya dipecat dari jabatannya beberapa hari usai pertandingan.
Federasi sepakbola Italia, FIGC pun tak ketinggalan mendapatkan kritik. Presiden FIGC, Carlo Tavecchio mendapatkan banyak kecaman karena dianggap bertanggung jawab atas penunjukan Ventura yang dinilai kurang mumpuni melatih Azzurri.
Namun ternyata tak banyak yang tahu bahwa penunjukan Ventura itu ada campur tangan dari pelatih legendaris Italia yang sukses membawa Azzurri juara dunia tahun 2006 silam, Marcello Lippi. Hal itu diungkapkan oleh Presiden CONI, Giovanni Malago baru-baru ini.
"Ketika Antonio Conte memutuskan untuk meninggalkan Nazionale, kami berhadapan dengan kesulitan mencari penggantinya. Tavecchio memikirkan Donadoni, tapi dia terikat kontrak dengan Bologna," ungkapnya seperti dilansir Football Italia.
"Ada kemungkinan Marcello Lippi, yang bersedia kembali dari China. Tavecchio dan saya bertemu Lippi di rumah saya. Lippi mengatakan kepada kami bahwa dia siap untuk kembali, tapi hanya sebagai koordinator untuk semua level sepakbola Italia," tambahnya.
"Kami mencapai kesepakatan, kami berjabat tangan. Lippi adalah seorang gentleman dan tuntutan finansialnya lebih rendah dari yang kami siapkan. Nama yang ada di atas meja saat itu adalah Ventura, Gianni De Biasi, Montella dan Spalletti. Lippi meminta untuk berbicara dengan mereka, dan kemudian mengatakan bahwa Ventura adalah pilihan tepat," sambungnya.
"Namun kemudian ketika kesepakatan dengan Lippi gagal, karena ada peraturan yang membuatnya tak bisa menandatangani kontrak, tapi Ventura sudah dikontrak, dan tak lagi memiliki referensi yang dimaksud untuk bertukar ide dengan Lippi," tandasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tavecchio Mundur dari Kursi Presiden FIGC
Liga Italia 20 November 2017, 19:46
-
Ranieri Sudah Deteksi Penyakit Sepakbola Italia
Liga Italia 20 November 2017, 19:36
-
Ranieri: Melatih Timnas Adalah Hal yang Indah
Piala Dunia 20 November 2017, 17:04
-
Lippi Ternyata Yang Rekomendasikan Ventura Latih Italia
Piala Dunia 20 November 2017, 12:45
-
Italia Tak ke Piala Dunia, Presiden FIGC Segera Mundur
Piala Dunia 20 November 2017, 01:03
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Man City vs Brighton: Jadwal Live Streaming dan Tayang di Mana?
Liga Inggris 8 Januari 2026, 01:09
-
Prediksi PSG vs Marseille 9 Januari 2026
Liga Eropa Lain 8 Januari 2026, 01:00
-
Tempat Menonton Fulham vs Chelsea: Jadwal Live Streaming dan Tayang di Mana?
Liga Inggris 8 Januari 2026, 00:35
-
BRI Super League: Persebaya Menggebrak dengan Pelatih dan 2 Pemain Asing Baru
Bola Indonesia 7 Januari 2026, 21:57
-
Rodrygo Naik Level: Dari Cadangan Jadi Andalan Baru Real Madrid
Liga Spanyol 7 Januari 2026, 21:34
-
AC Milan Pilih Jadi Penonton Persaingan Scudetto Serie A 2025/2026
Liga Italia 7 Januari 2026, 20:48
-
Tiket Early Bird KLBB 2026 Ludes Secepat Kilat, Habis Tak Sampai Satu Jam
Lain Lain 7 Januari 2026, 20:38
-
Live Streaming Parma vs Inter - Link Nonton Serie A/Liga Italia di Vidio
Liga Italia 7 Januari 2026, 19:45
-
Ole Gunnar Solskjaer Muncul di Cheshire, Segera Kembali ke Manchester United?
Liga Inggris 7 Januari 2026, 19:42
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58
























KOMENTAR