Bola.net - - Kapten timnas Brasil Thiago Silva menyebut tangisan justru bagus karena hal itu membantu melepaskan beban berat darinya.
Neymar bermain tak terlalu bagus saat Brasil berduel lawan Kosta Rika di matchday 2 Grup E Piala Dunia 2018. Akan tetapi ia bisa mencetak satu gol.
Brasil sendiri menang 2-0 di pertandingan itu. Satu gol lainnya disumbangkan oleh Philippe Coutinho.
Usai pertandingan, Neymar terdiam di tengah lapangan. Pemain berusia 26 tahun itu kemudian terlihat menangis.
Positif

Tangisan Neymar ini tak dipermasalahkan oleh Silva. Rekannya di klub PSG ini justru menggangap hal itu justru memiliki efek positif bagi mental eks bintang Barcelona tersebut.
"Saya pikir Anda harus melampiaskannya, Anda telah mengambil beban berat dari punggung Anda," kata Silva kepada Globo Esporte.
"[Menangis] bagus, saya berkata kepadanya: 'Kamu benar-benar menangis hanya ketika kamu tahu apa yang diperlukan untuk berada di sini di ajang ini," tandasnya.
Tanggapan Tite

Tangisan Neymar ini juga ditanyakan kepada pelatih timnas Brasil, Tite. Ia mengapresiasi keberanian anak asuhnya itu untuk mengekspresikan perasaannya.
"Saya tidak berbicara dengan Neymar, saya hanya melakukan kontak dengan Coutinho, saya tidak melihat [dirinya menangis]. Saya tidak bisa mengevaluasinya, tapi satu hal yang dapat saya katakan: kegembiraan dan kebanggaan mewakili Selecao sangat bagus," ujarnya.
"Ia memiliki tanggung jawab, kegembiraan, tekanan dan keberanian untuk mengekspresikan perasaan ini. Saya, misalnya, adalah seorang yang penuh emosi, tetapi masing-masing memiliki karakteristiknya sendiri. Saya menghormati karakteristik setiap pemain."
Duel vs Serbia

Setelah ini Brasil akan berduel lawan Serbia. Pertandingan ini berat karena Nemanja Matic cs jelas lawan yang sangat kuat.
Selain itu pertandingan ini juga sangat penting. Sebab hasil akhirnya bisa mengubah posisi mereka di klasemen. Namun Silva menegaskan timnya akan menjalani duel itu dengan lebih santai dan tak merasakan tekanan yang besar.
"Pertandingan ketiga akan lebih tenang," ucap Silva.
"Ketika Anda memenangkan pertandingan seperti ini, karena sorotan publik berkurang, ini secara otomatis memberi Anda ketenangan pikiran untuk pertandingan berikutnya karena kami memainkan pertandingan yang hebat hari ini," serunya.
"Keutamaan besar tim ini tidak menyerah setiap saat. Kami mengatakan: 'Mari melangkah sampai ke akhir'."
[initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Piala Dunia 22 Juni 2018, 23:34

-
Tite Yakin Brasil Harusnya Dapat Penalti
Piala Dunia 22 Juni 2018, 22:24
-
Piala Dunia 22 Juni 2018, 21:53

-
Bos Kosta Rika Janji Tak Akan Sakiti Neymar
Piala Dunia 22 Juni 2018, 12:42
-
Asisten Pelatih Arema FC Jagokan Brasil Juarai Piala Dunia 2018
Bola Indonesia 21 Juni 2018, 13:09
LATEST UPDATE
-
Swiss vs Kolombia: 1 Tiket, 2 Ambisi Besar
Piala Dunia 7 Juli 2026, 20:09
-
3 Tuan Rumah Piala Dunia 2026 Tersingkir Bersamaan di Babak 16 Besar
Piala Dunia 7 Juli 2026, 19:43
-
Nazriel Alfaro Bidik Kesempatan Emas di Piala Presiden 2026
Bola Indonesia 7 Juli 2026, 19:40
-
Persib Lepas Andrew Jung dengan Nilai Transfer Sangat Tinggi
Bola Indonesia 7 Juli 2026, 19:33
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55




















KOMENTAR