
Bola.net - Piala Dunia 1998 menjadi ajang pembuktian bagi para pemain bintang top dunia. Prancis menjadi tempat pertarungan skill dan taktik para pemain dalam memenangkan setiap laga.
Hal ini dilakukan juga oleh penyerang bintang Arsenal dan Timnas Belanda, Dennis Bergkamp. Skill dan taktik Bergkamp sudah tidak diragukan lagi kualitasnya.
Timnas Belanda sangat beruntung memiliki pemain sekaliber Bergkamp di Piala Dunia 1998. Pasalnya Bergkamp berkontribusi besar bagi Belanda dengan tiga gol dan tiga assistnya selama di Prancis.
Bukti kehebatan Bergkamp terjadi pada momen kekalahan Argentina atas Belanda. Ia menjadi malaikat kematian Argentina dengan mencetak gol penentu kemenangan Belanda.
Bergkamp Sang Penghancur Tim Unggulan Argentina
Lanjutan Piala Dunia 1998 mempertemukan Argentina melawan Belanda di babak Perempat Final. Saat itu Argentina tampil perkasa sebagai juara Grup H dengan sembilan poin.
Sementara Belanda memiliki jalan yang lebih terjal. Mengoleksi lima poin, Belanda berhasil menjadi juara Grup E hasil satu kemenangan dan dua hasil imbang.
Is this the best FIFA World Cup goal ever?!
— Road to 2022 (@roadto2022en) July 4, 2022
On this day in 1998 Dennis Bergkamp produced this magical moment 🪄#OTD #Qatar2022 #SeeYouInQatar pic.twitter.com/kQ0N5EuChk
Pertandingan antara Belanda vs Argentina berjalan sangat panas dari menit pertama. Bermain imbang di babak pertama, Bergkamp berhasil menjadi penentu kemenangan Belanda lewat golnya di menit 89.
Kontrol Sempurna, Tendangan Presisi
Gol Bergkamp diawali umpan long pass Frank De Boer dari pos bek kiri. Bergkamp yang sedang berlari mengejar arahnya bola berhasil mengontrol bola dengan baik.
Melewati satu pemain Argentina dengan mengangkat bola, Bergkamp langsung menendang bola dengan kaki kanannya. Tendangan melengkung ke pojok kanan gawang berhasil merubah kedudukan menjadi keunggulan untuk Belanda.
#OnThisDay in 1998, Dennis Bergkamp scored one of the best World Cup goals of all time.
— Planet Football (@planetfutebol) July 4, 2020
And the commentary isn't bad either. pic.twitter.com/QuapbTpk1k
Gol tersebut langsung membuyarkan semangat bermain Argentina. Waktu normal yang tinggal satu menit terasa mustahil untuk membobol pertahanan Belanda yang rapat. Skor 2-1 berakhir hingga usai, Bergkamp keluar sebagai pahlawan kemenangan Belanda.
Pemain Paling Bersinar Belanda
Meskipun hanya mencapai babak Semifinal, penampilan Belanda di Piala Dunia 1998 sangat mengesankan. Dennis Bergkamp menjadi pemain paling bersinar Belanda selama Piala Dunia 1998 bergulir.
Bergkamp total mencetak tiga gol dan tiga assist bagi Belanda. Bergkamp mencetak masing-masing satu gol saat melawan Korea Selatan, Yugoslavia dan Argentina.
ON THIS DAY: In 1998, Dennis Bergkamp scored one of the greatest goals in World Cup history against Argentina.
— Squawka (@Squawka) July 4, 2017
Touch. Turn. Finish. ❄️ pic.twitter.com/IQFEQR4dsT
Bergkamp juga menjadi Man of the Match saat Belanda menang dramatis melawan Argentina. Saat itu Bergkamp mencetak satu gol dan satu assist bagi Patrick Kluivert.
(Bola.net/Ahmad Daerobby)
Baca Ini Juga ya Bolaneters:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kecupan Blanc di Kepala Barthez, Jimat Prancis di Piala Dunia 1998
Piala Dunia 12 Agustus 2022, 20:01
-
Mengenang Gol Spektakuler Mantan Pemain Arema di Piala Dunia 1998
Piala Dunia 12 Agustus 2022, 19:58
-
Michael Owen, Si Bocah Ajaib Inggris di Piala Dunia 1998
Piala Dunia 12 Agustus 2022, 13:10
-
Jadwal Resmi Dimajukan Sehari, Qatar vs Ekuador Jadi Laga Pembuka Piala Dunia 2022
Piala Dunia 12 Agustus 2022, 08:08
LATEST UPDATE
-
Hasil Bayern vs Eintracht Frankfurt: Menang walau Ditekan Hebat di Pengujung Laga
Bundesliga 22 Februari 2026, 00:07
-
Hasil Chelsea vs Burnley: Gol Telat Flemming Buyarkan Kemenangan The Blues
Liga Inggris 22 Februari 2026, 00:06
-
Man of the Match Juventus vs Como: Mergim Vojvoda
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:42
-
Prediksi Milan vs Parma 23 Februari 2026
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:29
-
Hasil Juventus vs Como: Kekalahan di Turin Dorong Bianconeri ke Ambang Krisis
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:22
-
Masalah Lain Arsenal Musim Ini: Sudah 6 Kali Lawan Tim EPL dengan Pelatih Baru
Liga Inggris 21 Februari 2026, 22:57
-
Hasil BRI Super League: Persebaya Terkapar, 2 Laga Lain Imbang
Bola Indonesia 21 Februari 2026, 22:57
-
Milan Dituntut Memusatkan Perhatian Penuh pada Parma
Liga Italia 21 Februari 2026, 22:25
-
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 21:49

-
Dani Olmo di Barcelona: Kadang Terlihat Biasa, tapi Tiba-tiba Mengubah Arah Pertandingan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 20:58
-
Pecco Bagnaia Akhirnya Ngaku Sudah Pilih Tim MotoGP 2027, Kode Pindah ke Aprilia?
Otomotif 21 Februari 2026, 20:26
-
Prediksi Starting XI Milan vs Parma: Adu Formasi 3 Pemain Belakang
Liga Italia 21 Februari 2026, 20:05
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09

























KOMENTAR