
Bola.net - Gelandang Manuel Locatelli merasakan pengalaman seperti drama saat Timnas Italia menang 5-4 atas Israel. Ia menjadi saksi sekaligus aktor dalam laga yang disebutnya berjalan sangat gila.
Bagaimana tidak, Locatelli sempat mencetak gol bunuh diri yang membuat Italia tertinggal. Namun, ia juga melakukan penyelamatan krusial di garis gawang untuk menjaga asa timnya.
Di tengah drama sembilan gol yang tercipta, Locatelli menyoroti satu hal yang paling penting. Menurutnya, karakter dan mentalitas pantang menyerah adalah pelajaran terbesar dari laga ini.
Meskipun demikian, ia juga memberikan analisis jujur mengenai banyaknya kesalahan yang dibuat. Ia sadar betul bahwa ada banyak pekerjaan rumah yang harus segera dibenahi oleh tim.
Karakter Tim Ini Luar Biasa
Manuel Locatelli tanpa ragu melabeli laga kontra Israel sebagai sebuah pertandingan yang gila. Drama saling berbalas gol hingga menit akhir membuatnya merasakan sensasi yang luar biasa.
Menurutnya, meski tim tampil kurang sempurna, ada satu hal yang patut digarisbawahi. Karakter dan kekuatan mental para pemain untuk terus berjuang adalah hal yang paling menonjol.
"Ini adalah pertandingan yang gila, karena kami kebobolan, mencetak gol, kebobolan lagi hingga 4-4, lalu menang 5-4," ujar Locatelli kepada Sky Sport Italia.
"Saya pikir hal yang patut kita catat adalah karakter dari tim ini," lanjutnya.
Banyak Kesalahan yang Harus Dianalisis
Di balik pujiannya terhadap mentalitas tim, Locatelli tetap memberikan kritik yang tajam. Ia mengakui bahwa Italia membuat terlalu banyak kesalahan yang seharusnya tidak perlu terjadi.
Ia menilai pendekatan tim sejak awal laga kurang tepat dan lini pertahanan tidak cukup solid. Hal ini membuat Israel mampu mengembangkan permainan dan berbahaya lewat serangan balik.
"Kami juga membuat banyak kesalahan yang perlu dianalisis, kami tidak memiliki pendekatan yang tepat sejak awal, dan itu tidak boleh terjadi," tegas Locatelli.
"Kami tidak cukup solid, karena Israel berbahaya dalam serangan balik," sambungnya.
Tiga Poin Emas
Locatelli mencoba mencari tahu penyebab timnya bermain terlalu ceroboh. Ia menduga bahwa keinginan untuk mencetak gol sebanyak mungkin demi selisih gol menjadi bumerang.
Meski begitu, ia menegaskan bahwa kemenangan adalah hal yang paling utama. Tiga poin yang diraih dari laga penuh drama ini terasa sangat berharga, layaknya emas.
"Mungkin keinginan berlebihan untuk mencetak lebih banyak gol demi selisih gol yang membuat kami melakukan kesalahan," katanya.
"Tiga poin ini adalah emas, terutama setelah pertandingan seperti itu," tambah Locatelli.
Pujian untuk Duet Striker Baru
Di sisi lain, Locatelli melihat ada secercah harapan dari lini depan Italia. Ia secara khusus memuji penampilan duet striker baru, Moise Kean dan Mateo Retegui.
Menurutnya, kedua penyerang tersebut tidak hanya memiliki talenta yang hebat di atas lapangan. Kepribadian mereka yang baik juga menjadi aset penting bagi masa depan Gli Azzurri.
"Mereka adalah striker yang sangat bertalenta," puji Locatelli.
"Dan juga pribadi yang sangat baik, yang mana itu sangat krusial bagi kami saat ini dan di masa depan," tutupnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Israel vs Italia: Matteo Politano Sampai Lupa Kapan Terakhir Cetak Gol untuk Azzurri
Piala Dunia 9 September 2025, 09:54
-
Gattuso Ngamuk Meski Italia Menang 5-4: Ini Gila, Pertahanan Kita Konyol!
Piala Dunia 9 September 2025, 05:10
LATEST UPDATE
-
Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 23:47
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
-
Hasil BRI Super League: Madura United Raih Poin Penuh dari Markas PSM Makassar
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 17:44
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18























KOMENTAR