Piala Dunia 2026: Andai Yugoslavia Masih Ada, Lihat Betapa Mewahnya Skuad Mereka

Piala Dunia 2026: Andai Yugoslavia Masih Ada, Lihat Betapa Mewahnya Skuad Mereka
Gelandang AC Milan, Luka Modric. (c) dok.ACMilan

Bola.net - Piala Dunia 2026 diperkirakan akan menghadirkan banyak tim kuat dari berbagai benua. Namun, ada satu skenario menarik yang kerap memicu perdebatan, yakni bagaimana jika Yugoslavia masih eksis hingga saat ini.

Negara yang pernah menjadi kekuatan sepak bola Eropa tersebut melahirkan banyak pemain berbakat dari wilayah yang kini terpecah menjadi beberapa negara independen. Kroasia, Serbia, Slovenia, Bosnia dan Herzegovina, Montenegro, Makedonia Utara, hingga Kosovo terus menghasilkan talenta kelas dunia.

Pada era 1990-an, Yugoslavia masih mampu bersaing di level tertinggi sepak bola dunia. Mereka bahkan mencapai perempat final Piala Dunia 1990 sebelum tersingkir lewat adu penalti dari Argentina.

Jika seluruh pemain terbaik dari negara-negara bekas Yugoslavia dikumpulkan dalam satu tim untuk Piala Dunia 2026, hasilnya akan menjadi skuad yang sangat kompetitif. Kombinasi pengalaman, kualitas teknis, dan kedalaman pemain membuat tim ini layak diperhitungkan.

Dari lini belakang hingga lini depan, sejumlah nama yang tampil di klub-klub elite Eropa akan mengisi setiap posisi. Tidak berlebihan jika tim hipotetis ini punya skuad mewah dan dipandang sebagai kandidat kuat untuk melangkah jauh di turnamen.

1 dari 5 halaman

Jan Oblak Jadi Pilar di Bawah Mistar

Starting XI Atletico Madrid saat melawan Tottenham di leg pertama 16 besar Liga Champions, 11 Maret 2026. (c) AP Photo/Jose Breton

Starting XI Atletico Madrid saat melawan Tottenham di leg pertama 16 besar Liga Champions, 11 Maret 2026. (c) AP Photo/Jose Breton

Posisi penjaga gawang hampir pasti menjadi milik Jan Oblak. Kiper Slovenia tersebut telah membuktikan kualitasnya selama bertahun-tahun bersama Atletico Madrid.

Persaingan tetap ketat karena ada Vanja Milinkovic-Savic yang tampil konsisten bersama Torino. Sementara itu, Stole Dimitrievski dapat menjadi pilihan ketiga yang memberikan kedalaman skuad.

2 dari 5 halaman

Lini Belakang Bertumpu pada Gvardiol

Bek Manchester City, Josko Gvardiol bereaksi setelah gagal memaksimalkan peluang melawan West Ham, 21 Desember 2025 lalu. (c) AP Photo/Dave Thompson

Bek Manchester City, Josko Gvardiol bereaksi setelah gagal memaksimalkan peluang melawan West Ham, 21 Desember 2025 lalu. (c) AP Photo/Dave Thompson

Sektor pertahanan mungkin bukan bagian terkuat dalam tim ini. Meski demikian, beberapa nama tetap memiliki pengalaman bermain di level tertinggi Eropa.

Josko Gvardiol menjadi sosok utama setelah menunjukkan performa impresif bersama Manchester City. Ia dapat didampingi oleh Strahinja Pavlovic dan Nikola Milenkovic dalam formasi tiga bek.

Pilihan lain tersedia melalui Josip Stanisic, Sead Kolasinac, Jaka Bijol, Marin Pongracic, dan Amar Dedic.

3 dari 5 halaman

Modric Masih Memimpin Lapangan Tengah

Mateo Kovacic dan Alex Scott berduel dalam laga Liga Inggris antara Bournemouth vs Manchester City di Vitality Stadium, 20 Mei 2026 (c) AP Photo/Ian Walton

Mateo Kovacic dan Alex Scott berduel dalam laga Liga Inggris antara Bournemouth vs Manchester City di Vitality Stadium, 20 Mei 2026 (c) AP Photo/Ian Walton

Meski telah berusia 40 tahun, Luka Modric masih memiliki kualitas untuk menjadi pemimpin lini tengah. Pengalaman dan visi bermainnya tetap menjadi aset berharga bagi tim mana pun.

Ia dapat berkolaborasi dengan Mateo Kovacic dan Sergej Milinkovic-Savic. Kombinasi tersebut menghadirkan keseimbangan antara kreativitas, kekuatan fisik, dan kemampuan mengatur tempo permainan.

Pilihan lain juga tidak kalah menarik melalui kehadiran Mario Pasalic, Nikola Vlasic, Nemanja Gudelj, Sasa Lukic, dan Eljif Elmas.

4 dari 5 halaman

Lini Depan Penuh Penyerang Tajam

Striker Manchester United, Benjamin Sesko merayakan golnya ke gawang Brentford, Selasa (28/4/2026). (c) AP Photo/Dave Thompson

Striker Manchester United, Benjamin Sesko merayakan golnya ke gawang Brentford, Selasa (28/4/2026). (c) AP Photo/Dave Thompson

Kekuatan terbesar tim hipotetis ini berada di sektor serangan. Beberapa penyerang produktif dari berbagai liga top Eropa siap bersaing memperebutkan tempat utama.

Benjamin Sesko dipandang sebagai bintang utama generasi baru. Penyerang yang kini membela Manchester United tersebut memiliki atribut lengkap untuk menjadi ujung tombak.

Pilihan lain hadir melalui Dusan Vlahovic dan Edin Dzeko. Selain itu, ada pula Vedat Muriqi, Ante Budimir, Andrej Kramaric, serta Ivan Perisic.

5 dari 5 halaman

Formasi Ideal untuk Piala Dunia 2026

Penyerang Juventus, Dusan Vlahovic (c) Fabio Ferrari/LaPresse via AP Photo

Penyerang Juventus, Dusan Vlahovic (c) Fabio Ferrari/LaPresse via AP Photo

Dalam formasi 3-5-2, Oblak menjadi pilihan utama di bawah mistar. Trio Gvardiol, Pavlovic, dan Milenkovic bertugas menjaga lini pertahanan.

Dedic dan Perisic dapat mengisi posisi wing-back untuk memberikan keseimbangan menyerang dan bertahan. Sementara itu, Kovacic, Modric, serta Sergej Milinkovic-Savic menjadi motor permainan di lapangan tengah.

Pada lini depan, Sesko dan Vlahovic berpotensi menjadi duet utama. Dzeko dapat berperan sebagai pemain pelapis yang mampu mengubah jalannya pertandingan dari bangku cadangan.

Starting XI: Oblak; Gvardiol, Pavlovic, Milenkovic; Perisic, Modric, Kovacic, Milinkovic-Savic, Dedic; Vlahovic, Sesko.

Jika Yugoslavia masih bertahan sebagai satu negara, skuad gabungan ini berpeluang menjadi salah satu kekuatan terbesar di Piala Dunia 2026. Kedalaman pemain dan kualitas individu yang dimiliki membuat mereka layak ditempatkan dalam daftar kandidat penantang gelar.

Sumber: Give Me Sport


BERITA TERKAIT

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR

LATEST UPDATE

LATEST EDITORIAL