
Bola.net - Piala Dunia 2026 diperkirakan akan menghadirkan banyak tim kuat dari berbagai benua. Namun, ada satu skenario menarik yang kerap memicu perdebatan, yakni bagaimana jika Yugoslavia masih eksis hingga saat ini.
Negara yang pernah menjadi kekuatan sepak bola Eropa tersebut melahirkan banyak pemain berbakat dari wilayah yang kini terpecah menjadi beberapa negara independen. Kroasia, Serbia, Slovenia, Bosnia dan Herzegovina, Montenegro, Makedonia Utara, hingga Kosovo terus menghasilkan talenta kelas dunia.
Pada era 1990-an, Yugoslavia masih mampu bersaing di level tertinggi sepak bola dunia. Mereka bahkan mencapai perempat final Piala Dunia 1990 sebelum tersingkir lewat adu penalti dari Argentina.
Jika seluruh pemain terbaik dari negara-negara bekas Yugoslavia dikumpulkan dalam satu tim untuk Piala Dunia 2026, hasilnya akan menjadi skuad yang sangat kompetitif. Kombinasi pengalaman, kualitas teknis, dan kedalaman pemain membuat tim ini layak diperhitungkan.
Dari lini belakang hingga lini depan, sejumlah nama yang tampil di klub-klub elite Eropa akan mengisi setiap posisi. Tidak berlebihan jika tim hipotetis ini punya skuad mewah dan dipandang sebagai kandidat kuat untuk melangkah jauh di turnamen.
Jan Oblak Jadi Pilar di Bawah Mistar

Posisi penjaga gawang hampir pasti menjadi milik Jan Oblak. Kiper Slovenia tersebut telah membuktikan kualitasnya selama bertahun-tahun bersama Atletico Madrid.
Persaingan tetap ketat karena ada Vanja Milinkovic-Savic yang tampil konsisten bersama Torino. Sementara itu, Stole Dimitrievski dapat menjadi pilihan ketiga yang memberikan kedalaman skuad.
Lini Belakang Bertumpu pada Gvardiol

Sektor pertahanan mungkin bukan bagian terkuat dalam tim ini. Meski demikian, beberapa nama tetap memiliki pengalaman bermain di level tertinggi Eropa.
Josko Gvardiol menjadi sosok utama setelah menunjukkan performa impresif bersama Manchester City. Ia dapat didampingi oleh Strahinja Pavlovic dan Nikola Milenkovic dalam formasi tiga bek.
Pilihan lain tersedia melalui Josip Stanisic, Sead Kolasinac, Jaka Bijol, Marin Pongracic, dan Amar Dedic.
Modric Masih Memimpin Lapangan Tengah

Meski telah berusia 40 tahun, Luka Modric masih memiliki kualitas untuk menjadi pemimpin lini tengah. Pengalaman dan visi bermainnya tetap menjadi aset berharga bagi tim mana pun.
Ia dapat berkolaborasi dengan Mateo Kovacic dan Sergej Milinkovic-Savic. Kombinasi tersebut menghadirkan keseimbangan antara kreativitas, kekuatan fisik, dan kemampuan mengatur tempo permainan.
Pilihan lain juga tidak kalah menarik melalui kehadiran Mario Pasalic, Nikola Vlasic, Nemanja Gudelj, Sasa Lukic, dan Eljif Elmas.
Lini Depan Penuh Penyerang Tajam

Kekuatan terbesar tim hipotetis ini berada di sektor serangan. Beberapa penyerang produktif dari berbagai liga top Eropa siap bersaing memperebutkan tempat utama.
Benjamin Sesko dipandang sebagai bintang utama generasi baru. Penyerang yang kini membela Manchester United tersebut memiliki atribut lengkap untuk menjadi ujung tombak.
Pilihan lain hadir melalui Dusan Vlahovic dan Edin Dzeko. Selain itu, ada pula Vedat Muriqi, Ante Budimir, Andrej Kramaric, serta Ivan Perisic.
Formasi Ideal untuk Piala Dunia 2026

Dalam formasi 3-5-2, Oblak menjadi pilihan utama di bawah mistar. Trio Gvardiol, Pavlovic, dan Milenkovic bertugas menjaga lini pertahanan.
Dedic dan Perisic dapat mengisi posisi wing-back untuk memberikan keseimbangan menyerang dan bertahan. Sementara itu, Kovacic, Modric, serta Sergej Milinkovic-Savic menjadi motor permainan di lapangan tengah.
Pada lini depan, Sesko dan Vlahovic berpotensi menjadi duet utama. Dzeko dapat berperan sebagai pemain pelapis yang mampu mengubah jalannya pertandingan dari bangku cadangan.
Starting XI: Oblak; Gvardiol, Pavlovic, Milenkovic; Perisic, Modric, Kovacic, Milinkovic-Savic, Dedic; Vlahovic, Sesko.
Jika Yugoslavia masih bertahan sebagai satu negara, skuad gabungan ini berpeluang menjadi salah satu kekuatan terbesar di Piala Dunia 2026. Kedalaman pemain dan kualitas individu yang dimiliki membuat mereka layak ditempatkan dalam daftar kandidat penantang gelar.
Sumber: Give Me Sport
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Hasil Man City vs Brighton: The Citizens Tumbang 0-1 di Etihad
Liga Inggris 1 November 2026, 05:33
-
Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 23:47
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



















KOMENTAR