
Bola.net - Keberhasilan Prancis mencapai final Piala Dunia dua kali beruntun memang sesuatu yang istimewa. Namun, Prancis bukan yang pertama melakukannya.
Setidaknya Prancis telah memutus absennya negara yang mampu melakukan back-to-back final Piala Dunia sejak 1994-1998 lalu. Ketika itu Brasil yang sanggup melakukannya.
Setelah itu, muncul mitos bernama ‘kutukan juara bertahan’. Kutukan ini berbicara soal tersingkirnya juara bertahan di fase grup pada edisi berikutnya.
Prancis sempat dibayangi kutukan tersebut. Nyatanya, Les Bleus menangkal kutukan itu dan justru kembali ke partai puncak Piala Dunia 2022.
Mampu Back-to-back Juara?
Jika dilihat rekam jejaknya, Prancis adalah negara keempat yang mampu melakukan back-to-back final Piala Dunia. Italia dan Argentina melakukannya sekali, sedangkan Brasil dua kali.
Masalahnya, tidak semua tim yang melakukan back-to-back final Piala Dunia berakhir dengan senyum merekah. Argentina dan Brasil gagal juara lagi saat mencapai final keduanya secara beruntun.
Terakhir kali sebuah negara melakukan back-to-back juara terjadi pada edisi 1958 dan 1962. Negara terakhir yang melakukannya adalah Brasil.
“Kami telah menunjukkan kualitas, pengalaman, dan semangat juang kami. Kami masih harus bekerja keras sekali lagi,” kata pelatih timnas Prancis Didier Deschamps dilansir dari Independent.
Berhadapan dengan Argentina
Di partai puncak nanti, Prancis akan menghadapi salah satu kandidat terkuat yang akan jadi juara, yaitu Argentina.
“Argentina yang sekarang berbeda dengan empat tahun yang lalu. Kedua tim sama-sama punya kualitas,” ucap Deschamps.
Secara permainan, kedua tim sebenarnya berimbang. Statistik menyerang dan bertahannya pun sama kuat. Bicara soal kualitas individu setiap pemain juga sama saja, masing-masing tim punya kartu trufnya sendiri.
Namun, Argentina memiliki Messi yang tampil ganas sepanjang turnamen. Messi yang telah menetapkan final nanti sebagai final terakhirnya pun bertekad untuk mengamankan trofi Piala Dunia pertama dan terakhirnya.
“Pembedanya nanti diserahkan untuk pemain kunci. Tim yang melakukan lebih sedikit kesalahan, saya pikir, akan menjadi pemenang,” lanjut Deschamps.
Negara yang Melakukan Back-to-back Final Piala Dunia
Italia
1934: Juara
1938: Juara
Brasil
1958: Juara
1962: Juara
Argentina
1986: Juara
1990: Runner up
Brasil
1994: Juara
1998: Runner up
Prancis
2018: Juara
2022: …
Hasil Pertandingan Semifinal dan Jadwal Final Piala Dunia 2022
Semifinal Piala Dunia 2022
Rabu, 14 Desember 2022 pukul 02.00 WIB
Argentina 3-0 Kroasia (Lionel Messi 34’ (p), Julian Alvarez 39’, 69’)
Lusail Iconic Stadium
Kamis, 15 Desember 2022 pukul 02.00 WIB
Prancis 2-0 Maroko (Theo Hernandez 5’, Randal Kolo Muani 79’)
Al Bayt Stadium
Final Piala Dunia 2022
Minggu, 18 Desember 2022 pukul 22.00 WIB
Argentina vs Prancis
Lusail Iconic Stadium
Jangan lupa saksikan Piala Dunia 2022 di SCTV, Indosiar, MOJI, Mentari TV, Nex Parabola dan live streaming di Vidio. Dan ikuti terus berita terbaru Piala Dunia 2022 hanya di Bola.net.
Sumber: Independent
Bacaan Menarik Lainnya:
- Dua Pemain AC Milan Beri Dukungan untuk Theo Hernandez
- Nasib Gareth Southgate sebagai Pelatih Inggris Diputuskan setelah Tahun Baru 2023
- Real Madrid Persilakan Karim Benzema ke Qatar untuk Dukung Langsung Prancis di Final Piala Dunia 202
- Juara Copa America 2021 dan Finalissima 2022, Messi dan Argentina kini di Final Piala Dunia 2022
- Maju Bisa, Mundur Bisa: Antoine Griezmann
- Selain Prancis, Inilah 5 Negara yang Beruntun Lolos ke Final Piala Dunia
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prancis Sekadar Back-to-back Final Piala Dunia atau Sekalian Back-to-back Juara?
Piala Dunia 15 Desember 2022, 17:01
-
Legenda Chelsea Tinggalkan Tugasnya di Timnas Italia untuk Fokus Melawan Kanker
Piala Dunia 15 Desember 2022, 01:47
-
Lionel Messi dan Para Pemain yang Paling Sering Berlaga di Piala Dunia
Piala Dunia 14 Desember 2022, 18:22
-
Pedih! Barella Akui Sama Sekali tak Pernah Tonton Laga Piala Dunia 2022
Piala Dunia 9 Desember 2022, 19:25
LATEST UPDATE
-
Prediksi Atalanta vs Napoli 22 Februari 2026
Liga Italia 21 Februari 2026, 03:58
-
Prediksi Barcelona vs Levante 22 Februari 2026
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 03:37
-
Michael Carrick Beri Sinyal Siap Bertahan Lebih Lama di Manchester United
Liga Inggris 21 Februari 2026, 03:34
-
Prediksi Roma vs Cremonese 23 Februari 2026
Liga Italia 21 Februari 2026, 03:32
-
Dari Nyaris Hengkang Hingga Tak Tergantikan, Keajaiban Mainoo di Tangan Carrick
Liga Inggris 21 Februari 2026, 03:18
-
Prediksi Tottenham vs Arsenal 22 Februari 2026
Liga Inggris 21 Februari 2026, 03:12
-
Prediksi PSG vs Metz 22 Februari 2026
Liga Eropa Lain 21 Februari 2026, 03:05
-
Prediksi Man City vs Newcastle 22 Februari 2026
Liga Inggris 21 Februari 2026, 03:00
-
Prediksi Osasuna vs Real Madrid 22 Februari 2026
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 00:30
-
Prediksi Lecce vs Inter 22 Februari 2026
Liga Italia 21 Februari 2026, 00:00
-
Lautaro Martinez Terancam Absen di Derby Milan Usai Cedera Otot
Liga Italia 20 Februari 2026, 23:57
-
Bek Barcelona Ini Tegaskan Tak Akan Pernah Gabung Real Madrid
Liga Spanyol 20 Februari 2026, 23:43
-
Gavi Kian Dekat Kembali, Barcelona Dapat Kabar Baik dari Ruang Medis
Liga Spanyol 20 Februari 2026, 23:29
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09

























KOMENTAR