Meksiko bermain lebih solid di awal babak pertama dengan memainkan tempo untuk mengimbangi kualitas individu para pemain Argentina, dan skuad Argentina pun sempat terbawa irama permainan El Tri.
Bahkan di sepuluh menit pertama, Meksiko sempat membuat peluang membahayakan untuk pertahanan Argentina, pertama lewat tendangan keras Carlos Salcido dari luar kotak penalti yang masih bisa ditepis kiper Sergio Romero, dan kemudian lewat sepakan Andres Guardado yang masih melebar di samping gawang Argentina.
Sementara di kubu Argentina, mereka mengancam lewat upaya Lionel Messi namun tendangannya mengarah tepat ke pelukan kiper Oscar Perez.
Menit 25 Argentina memecah kebuntuan lewat gol kontroversial Carlos Tevez. Umpan terobosan Messi pada Tevez bisa disapu oleh Oscar Perez dan bola yang jatuh di kaki Messi kembali dilambungkan pada Tevez yang dengan mudah menyundul bola ke gawang kosong, meski ia berdiri jauh di belakang bek Meksiko kala menerima bola.

Gol kontroversial Carlos Tevez (c)AFP
Gol tersebut memicu protes para pemain Meksiko dan wasit Roberto Rosetti sempat berdiskusi dengan hakim garis sebelum memutuskan gol tersebut sah.
Kondisi tersebut membuat mental para pemain Meksiko seketika jatuh, bahkan kapten Rafael Marquez harus diganjar kartu kuning setelahnya setelah melakukan pelanggaran keras akibat rasa frustrasinya.
Tak berapa lama kemudian, rasa frustrasi yang sama tampak menghinggapi bek Meksiko Ricardo Osorio yang melakukan blunder di lini belakang sehingga bola dengan mudah dicuri Gonzalo Higuain yang kemudian mengecoh Oscar Perez sebelum melesakkan gol kedua Albiceleste.
Tak ingin jauh terpuruk, Meksiko berusaha bangkit melawan dan mereka sempat membahayakan gawang Romero dengan tendangan keras Salcido yang masih bisa ditepis kiper Argentina tersebut di menit 34. Argentina pun tak kalah semangat untuk mencetak gol ketiga namun hingga turun minum kedudukan 2-0 tetap tak berubah.
Di babak kedua, Meksiko berusaha meraih momentum mereka namun harapan mereka untuk mengejar ketinggalan seakan pupus setelah Tevez mencetak gol keduanya di menit 52 lewat tendangan spektakuler dari depan kotak penalti, menembus sudut jauh gawang Oscar Perez.
Setelah gol Tevez tersebut Argentina bermain lebih santai, dan hal itu memberikan kesempatan bagi Meksiko untuk melancarkan serangan lebih gencar ke jantung pertahanan Argentina.
Usaha mereka membuahkan hasil di menit 71 ketika Javier Hernandez mengecoh Martin Demichelis sebelum melesakkan bola melewati Romero dengan tendangan dari dalam kotak penalti.
Sukses mencetak satu gol, Meksiko kemudian membombardir pertahanan Argentina yang memilih untuk bermain lebih defensif, namun hingga memasuki menit terakhir mereka gagal membobol gawang Romero dan harus merelakan Argentina melaju ke perempat final menantang Jerman. (bola/row)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Efisiensi PSG Bungkam Bayern Munchen, Modal Penting ke Allianz Arena
Liga Champions 29 April 2026, 11:05
-
Kontroversi VAR PSG vs Bayern Munchen, Penalti Gaib Rugikan Die Roten?
Liga Champions 29 April 2026, 10:46
-
Kalah 5-4 Lawan PSG, Bos Bayern Munchen: Kita Balas di Allianz Arena!
Liga Champions 29 April 2026, 10:32
-
Luis Enrique: Bayern Munchen Memang Gila! Kami Bisa Saja Kalah Tadi!
Liga Champions 29 April 2026, 10:11
LATEST EDITORIAL
-
5 Rekor yang Masih Bisa Dipecahkan atau Disamai Bayern Munchen Musim Ini
Editorial 28 April 2026, 14:07
-
9 Pelatih Terbaik Chelsea Sejak 2000-an
Editorial 24 April 2026, 15:46





















KOMENTAR