
Bola.net - AC Milan kembali tersandung masalah non-teknis pada musim 2025/2026. Bukan soal taktik atau performa pemain, melainkan persoalan disiplin waktu yang terus berulang.
Rossoneri harus membayar denda besar karena terlambat masuk lapangan pada laga-laga Serie A. Hingga pekan ke-22, total denda yang dijatuhkan Lega Serie A sudah menembus angka €70.000 (Rp1,2 miliar).
Masalah ini tak bisa lagi dianggap sepele. Sembilan kali keterlambatan dalam satu musim menunjukkan adanya pola yang berulang, bukan insiden sesaat.
Bagi klub sebesar AC Milan, isu ketepatan waktu justru menjadi ironi. Di tengah tuntutan profesionalisme tinggi, pelanggaran administratif ini mencoreng citra klub.
Denda Terus Bertambah, Akuntan Milan Ikut Sibuk

Akuntan AC Milan cukup sibuk musim ini, setidaknya dalam hal mengirimkan uang denda ke Lega Serie A. Hingga Pekan ke-22, Rossoneri kembali menerima sanksi finansial.
Dalam keputusan terbaru Hakim Olahraga Serie A, Milan didenda €15.000 karena terlambat sekitar dua menit saat kick-off tanpa alasan yang sah. Ini menjadi denda terbesar yang diterima musim ini.
Bagian akhir pernyataan Hakim menegaskan masalah tersebut bersifat berulang: “Denda sebesar €15.000,00: kepada AC MILAN atas tanggung jawab mutlak, karena telah menyebabkan penundaan sekitar dua menit pada awal pertandingan tanpa alasan yang sah; pengulangan dan pelanggaran yang berkelanjutan.”
Jika dikalkulasikan secara total, Milan telah membayar €73.000 sepanjang musim ini. Dengan asumsi kurs sekitar Rp17.000 per euro, angka tersebut setara kurang lebih Rp1,24 miliar.
Rincian Denda dan Alarm Serius bagi Rossoneri

Dari total €73.000, sebanyak €65.000 berasal dari Serie A dan €8.000 dari Coppa Italia. Artinya, hampir setiap fase musim diwarnai pelanggaran serupa.
Berikut rincian denda Serie A yang diterima Milan:
- Pekan 2: Lecce vs Milan - €4.000
- Pekan 3: Milan vs Bologna - €5.000
- Pekan 4: Udinese vs Milan - €3.000
- Pekan 10: Milan vs Roma - €8.000
- Pekan 17: Milan vs Verona - €10.000
- Pekan 20: Fiorentina vs Milan - €10.000
- Pekan 21: Milan vs Lecce - €10.000
- Pekan 22: Roma vs Milan - €15.000
Akumulasi ini menjadi alarm keras bagi manajemen Milan. Ketepatan waktu bukan sekadar formalitas, melainkan bagian dari profesionalisme yang kini justru menjadi masalah kronis Rossoneri di Serie A 2025/2026.
Sumber: SempreMilan
Klasemen Serie A 2025/2026
Baca Ini Juga:
- Depan Loyo Tapi Belakang Kuat, Ini 5 Pelajaran Duel Roma vs Milan
- Spalletti Masih Butuh Striker Baru, Juventus Kini Seriusi Target Lamanya yang Gagal Bersinar di Man United
- Reuni Mengejutkan: Andre Onana Bisa Gantikan Gantikan Yann Sommer di Inter Milan
- Bek Muda Kroasia Resmi Gabung Inter Milan
- Jonathan David Udah Mulai Gacor, Mengapa Juventus Tetap Mencari Penyerang Baru?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Depan Loyo Tapi Belakang Kuat, Ini 5 Pelajaran Duel Roma vs Milan
Liga Italia 27 Januari 2026, 17:00
-
Roma Gagal Menang di Olimpico, Gasperini Akui AC Milan Sangat Berbahaya
Liga Italia 26 Januari 2026, 10:53
-
Roma vs Milan: Meski Seri, Ada Alasan Bagi Allegri untuk Tersenyum
Liga Italia 26 Januari 2026, 10:08
LATEST UPDATE
-
Bedah Taktik Michael Carrick Saat Man United Permalukan Arsenal: Masterclass!
Liga Inggris 28 Januari 2026, 05:15
-
Casemiro Bidik Piala Dunia 2026, Performa di Man United Jadi Kunci
Liga Inggris 27 Januari 2026, 22:50
-
Barcelona Dicampakkan Dro Fernandez, Presiden Klub Bahkan Dibuat Terkejut
Liga Spanyol 27 Januari 2026, 22:17
-
John Herdman Blak-blakan Alasannya Mengunjungi Latihan Persija, Pantau Pemain Muda
Tim Nasional 27 Januari 2026, 22:11
-
Prediksi Athletic Bilbao vs Sporting Lisbon, 29 Januari 2026
Liga Champions 27 Januari 2026, 21:52
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain yang Pernah Berseragam Borussia Dortmund dan Inter Milan
Editorial 27 Januari 2026, 16:30
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United
Editorial 27 Januari 2026, 10:41
-
5 Bintang Manchester United yang Bisa Bersinar di Bawah Michael Carrick
Editorial 23 Januari 2026, 06:04
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05





















KOMENTAR