
Bola.net - Euro 2020 kini sudah masuk babak semifinal. Empat negara yang akan bersaing untuk mendapat gelar juara yakni Italia, Spanyol, Inggris, dan Denmark.
Dari empat negara tersebut, ada satu catatan yang unik. Chelsea dan Manchester City menjadi tim dengan sumbangan pemain paling banyak di semifinal Euro 2020. Finalis Liga Champions musim 2020/2021 itu punya tujuh pemain di babak semifinal.
Bagi pemain Chelsea, mereka punya peluang untuk mencatat prestasi yang luar biasa. Sebab, setelah sukses menjadi juara Liga Champions, tujuh pemain tersebut punya kans untuk menjadi juara Euro 2020.
Lantas, siapa saja pemain Chelsea yang akan tampil di Liga Champions dan seperti apa performa mereka di Euro 2020? Simak di bawah ini ya Bolaneters.
Ben Chilwell

Nasib Chilwell di Euro 2020 sangat kontras dengan nasibnya di Chelsea. Chilwell adalah pilihan utama Chelsea di posisi bek kiri. Akan tetapi, di timnas Inggris, Chilwell menjadi spesialis pemain cadangan.
Chilwell kalah bersaing dengan Luke Shaw untuk posisi bek kiri. Bahkan, ketika harus menarik keluar atau menggantikan Shaw, Southgate lebih memilih memainkan Kieran Trippier yang posisi naturalnya adalah bek kanan.
Reece James

Reece James bersaing ketat dengan Cesar Azpilicueta untuk posisi bek kanan timnas Inggris. Reece James tampil bagus dan mendapat tempat. James pun mendapatkan panggilan untuk membela timnas Inggris.
Namun, James bukan pilihan utama di posisi bek kanan timnas Inggris. James kalah bersaing dengan Kyle Walker yang sejak lama jadi andalan Southgate. James sejauh ini baru sekali bermain di Euro 2020.
Emerson Palmieri

Emerson bukan pilihan utama di Chelsea musim 2020/2021. Pemain 26 tahun itu hanya memainkan dua laga di Premier League. Namun, Emerson tetap masuk dalam skuad Italia di Euro 2020.
Seperti yang terjadi di Chelsea, juga bukan pilihan utama di timnas Italia. Sejauh ini, pemain 26 tahun baru memainkan dua laga dan hanya sekali tampil inti. Emerson jadi pemain inti saat Italia berjumpa Wales pada laga fase grup.
Emerson punya kesempatan besar untuk jadi pemain inti di babak semifinal Euro 2020. Sebab, Italia kehilangan Leonardo Spinazzola yang cedera dan Emerson memainkan peran yang sama.
Jorginho

Jorginho kembali membuktikan diri sebagai maestro di lini tengah. Dia adalah pemain andalan pelatih Roberto Mancini. Jorginho tidak pernah absen pada lima laga yang dimainkan Italia di Euro 2020.
Jorginho hanya sekali tidak tampil penuh. Jorginho diganti saat Italia bermain melawan Wales, laga ketiga fase grup yang tidak lagi menentukan. Jorginho bermain selama 75 menit pada duel tersebut.
Jorginho diprediksi bakal tetap jadi andalan Italia di semifinal Euro 2020.
Andreas Christensen

Bek berusia 25 tahun menjalani musim yang luar biasa bersama Chelsea. Setelah menjadi andalan Thomas Tuchel di Chelsea, nama Christensen kemudian menjadi pilihan utama Denmark di Euro 2020.
Denmark kalah pada dua laga awal di Euro 2020. Namun, pada laga ketiga fase grup, Denmark meledak. Denmark menang dengan skor 4-1 atas Rusia. Christensen mencetak satu gol yang luar biasa.
Saat ini, Christensen menjadi andalan Denmark untuk menantang Inggris di semifinal Euro 2020.
Cesar Azpilicueta

Azpilicueta adalah kapten Chelsea pada musim 2020/2021. Dia menjadi orang pertama yang mengangkat trofi Liga Champions. Namun, pemain 31 tahun itu memulai Euro 2020 dengan sulit karena hanya jadi pemain cadangan.
Azpilicueta tidak tampil pada dua laga awal Spanyol di Euro 2020. Azpilicueta baru dimainkan pada melawan Slovakia. Sejak saat itu, Azpilicueta selalu menjadi pilihan utama di posisi bek kanan timnas Spanyol.
Azpilicueta sejauh ini tampil pada tiga laga Euro 2020 dengan catatan satu gol.
Mason Mount

Seperti di Chelsea, Mount juga jadi pilihan di timnas Inggris. Namun, Mount harus absen pada beberapa laga Euro 2020 karena kontak erat dengan Billy Gilmour yang dinyatakan positif COVID-19.
Mount telah memainkan tiga laga di timnas Inggris. Pemain 22 tahun ini memang belum mencetak gol. Namun, Mount sudah membuat satu assist. Mount membuat assist saat Inggris menang atas Ukraina di babak perempat final.
Mount diprediksi bakal terus jadi pilihan utama Inggris di Euro 2020.
Sumber: Bola
Baca Ini Juga:
- Data dan Fakta Euro 2020: Italia vs Spanyol
- Timnas Inggris dan Manchester United Kini Punya Luke 'Shawberto Carlos'
- Prediksi Euro: Italia vs Spanyol 7 Juli 2021
- Rahasia Penampilan Cemerlang Gianluigi Donnarumma: 'Kulit Iblis' di Tangannya
- Fleksibilitas Sancho dan Sterling Bisa Jadi Senjata Timnas Inggris di Euro 2020
- Brilian! Satu Kata dari Luke Shaw untuk Jadon Sancho
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
AC Milan Tetapkan Hakim Ziyech Sebagai Prioritas Transfer
Liga Italia 5 Juli 2021, 17:17
-
Chelsea Telikung Arsenal dalam Transfer Ben White?
Liga Inggris 5 Juli 2021, 17:06
-
Demi Rekrut Kingsley Coman, Chelsea Bisa Jual 5 Pemain
Editorial 5 Juli 2021, 16:02
-
Wayne Hennessey, Sang Veteran yang Jadi Calon Kiper Ketiga Chelsea
Liga Inggris 5 Juli 2021, 15:13
-
7 Pemain Chelsea di Semifinal Euro 2020: Siapa Bakal Juara?
Piala Eropa 5 Juli 2021, 12:27
LATEST UPDATE
-
Dipercaya Jadi Caretaker MU, Darren Fletcher: Ini Beneran Kan?
Liga Inggris 7 Januari 2026, 10:27
-
Burnley vs MU: Kobbie Mainoo Bisa Comeback?
Liga Inggris 7 Januari 2026, 10:16
-
Manchester United dan Ole Gunnar Solskjaer Semakin Dekat untuk Balikan
Liga Inggris 7 Januari 2026, 10:02
-
BRI Super League: Ze Valente Mencapai Tonggak Penting 100 Laga
Bola Indonesia 7 Januari 2026, 09:56
-
West Ham vs Nottingham Forest: Keterpurukan West Ham di Premier League 2025/26
Liga Inggris 7 Januari 2026, 08:55
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58
-
3 Kandidat Pengganti Enzo Maresca di Chelsea
Editorial 1 Januari 2026, 13:40




















KOMENTAR