
Bola.net - - Timnas Italia meraih hasil gemilang pada laga Kualifikasi Euro 2020 Grup J, Rabu (27/3) dini hari WIB. Menjamu Liechtenstein di Stadion Enio Tardini, Italia mengalahkan lawannya enam gol tanpa balas.
Fabio Quagliarella jadi penyumbang gol paling banyak dengan dua gol. Sementara, Stefano Sensi, Marco Verratti, Moise Kean dan Luca Povoletti masing-masing memberikan donasi satu gol bagi Gli Azzurri.
Dengan kenengan tersebut, Italia kini berada di puncak klasemen Grup J. Leonardo Bonucci dan kawan-kawan meraih poin sempurna dari dua laga. Pada laga sebelumnya, Italia sukses mengalahkan Finlandia dengan skor 2-0.
Seperti apa komentar pelatih Roberto Mancini terkait hasil apik yang diraih pasukannya? Simak di bawah ini ya Bolaneters.
Kunci Kemenangan
Roberto Mancini tidak menampik bahwa kemenangan atas Liechtenstein adalah sebuah keniscayaan. Sudah diprediksi Italia akan menang mudah. Tapi, ada satu hal yang membuat prediksi itu bisa jadi kenyataan.
"Kami memiliki pendekatan yang tepat sejak awal," ucap Mancini dikutip dari Rai Sport.
Mancini senang karena anak asuhnya sama sekali tidak meremehkan Liechtenstein. Italia tetap bermain dengan sepenuh hati dan tidak merasa superior. Hal ini yang kemudian membuat juara Piala Dunia 2006 mampu menang dengan banyak gol.
"Kemenangan mungkin sudah diprediksi, tapi penting bagi kami untuk menjaga level konsentrasi yang tepat dan cetak banyak gol. Penting bagi kami mendapat banyak peluang dan mengumpan bola dengan baik," paparnya.
Ujian Sesungguhnya
Roberto Mancini meminta pemain tim nasional Italia tidak cepat puas dengan hasil bagus pada dua laga awal Kualifikasi Euro 2020 ini. Sebab, ujian sesungguhnya masih belum dijumpai oleh Italia. Ada laga berat menanti.
"Pada bulan Juni, ada Bosnia dan Yunan yang mungkin akan menjadi pertandingan penting di grup ini," ucap mantan pelatih Inter Milan tersebut.
Yunani akan jadi lawat berat bagi Italia. Sebab, laga akan digelar di markas lawan pada 9 Juni mendatang. Sementara, laga melawan Bosnia akan digelar di Allianz Stadium pada 12 Juni 2019.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Piala Eropa 2020, Mancini Berencana Bawa Pencetak Gol Tertua Italia
Piala Eropa 27 Maret 2019, 23:30
-
Pesta Gol Langka Italia dan Rekor Bersejarah Quagliarella
Piala Eropa 27 Maret 2019, 12:24
-
Kualifikasi EURO 2020: Skor, Klasemen, Jadwal, Daftar Pencetak Gol Grup J
Piala Eropa 27 Maret 2019, 11:30
-
Kisah Moise Kean, Fans Inter yang Gabung Juve karena Traktor
Liga Italia 27 Maret 2019, 09:52
-
Mengapa Mancini Andalkan Trio Kean, Quagliarella dan Politano?
Piala Eropa 27 Maret 2019, 09:28
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Sporting CP vs Arsenal: David Raya
Liga Champions 8 April 2026, 06:26
-
Kekalahan Pertama Real Madrid dari Bayern Munchen dalam 14 Tahun
Liga Champions 8 April 2026, 04:31
-
Man of the Match Real Madrid vs Bayern Munchen: Michael Olise
Liga Champions 8 April 2026, 04:06
LATEST EDITORIAL
-
9 Nama Besar yang Pernah Berseragam Real Madrid dan Bayern Munchen
Editorial 7 April 2026, 15:34
-
9 Calon Pengganti Enzo Fernandez Jika Chelsea Melepas Sang Gelandang
Editorial 6 April 2026, 21:25
-
5 Klub Tujuan Bernardo Silva Setelah Tinggalkan Man City
Editorial 6 April 2026, 21:05
-
4 Kandidat Pengganti Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 3 April 2026, 14:32





















KOMENTAR