Keistimewaan inilah yang membuat Swedia benar-benar bertekad untuk menjadi tuan rumah Euro untuk pertama kalinya pada edisi Euro 1992. Pada saat itu mereka harus bersaing dengan Spanyol untuk menjadi tuan rumah Euro 1992. Akan tetapi pada tanggal 17 Desember 1988, Swedia resmi dinyatakan UEFA sebagai tuan rumah Euro 1992 setelah sebelumnya Spanyol sudah ditunjuk menjadi tuan rumah Expo Sevilla tahun 1992 dan tuan rumah Olimpiade Musim Panas 1992. Ditunjuknya Swedia sebagai tuan rumah Euro 1992 membuat timnas mereka untuk pertama kalinya dalam sejarah turut berkompetisi dalam kejuaraan ini.
Usai memenangkan lelang tuan rumah Euro 1992, Swedia terus membenahi baik persiapan pelaksanaan Euro 1992 serta Timnas mereka demi meraih prestasi yang apik di turnamen Eropa perdana mereka. Namun kans Swedia untuk berbicara banyak di Euro 1992 mendapat pertanyaan setelah mereka tergabung di grup Neraka bersama dengan Denmark, Prancis, dan di Grup 1 Euro 1992.
Namun di luar dugaan, Swedia yang sama sekali tidak diunggulkan malah keluar sebagai juara grup mengalahkan Prancis dan Inggris. Mereka sukses menahan imbang Prancis dengan skor 1-1, mengalahkan Denmark di pertandingan kedua dengan skor 1-0, dan secara mengejutkan mengalahkan Inggris di pertandingan terakhir Euro 2016 dengan skor akhir 2-1.
Di babak semifinal, anak asuh Tommy Svensson ini kembali membuat dunia terpukau setelah mereka memberikan perlawanan yang ketat atas tim kuat Eropa saat itu, Jerman. Der Panzer sejatinya sudah unggul 2-0 terlebih dahulu melalui gol Thomas Habler dan Karl-Heinz Riedle, namun Swedia sempat melawan melalui gol Brolin dan Kennet Andersson sebelum Riedle menyegel kemenangan Jerman pada menit 88.
Semenjak Euro 1992, Swedia hampir tidak pernah absen di putaran final Euro hingga Euro 2016 nanti. Mereka hanya tidak lolos di Euro 1996 setelah mereka hanya menempati peringkat ketiga Group 3 Kualifikasi Euro dibelakang Swiss dan Turki.[initial]
Baca Juga:
- Euro 1992: Penyelamatan Terbaik Peter Schmeichel Untuk Denmark
- Euro 1972: Awal yang Manis bagi Jerman Di Ajang Euro
- Kisah Tragis Prancis di Euro 1988
- Euro 1996: Debut Spektakuler Kroasia di Euro
- Flashback Euro 2000: Pembantaian Terbesar Sepanjang Sejarah Euro
- Inilah Tim Nasional CIS, Cikal Bakal Dari Timnas Rusia Modern
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tomas Brolin, Bintang Cerah Swedia Yang Meredup Karena Ketidaksabaran
Piala Eropa 28 April 2016, 12:18
-
Euro 1992: Debut Sensasional Swedia di Kancah Eropa
Piala Eropa 28 April 2016, 11:28
-
Dilempar Mercon, Pemain Ini Balas Lempar Tiang Corner ke Penonton!
Open Play 28 April 2016, 07:55
-
Raiola: Ibrahimovic Bukan Manusia Biasa
Liga Eropa Lain 31 Maret 2016, 12:19
-
Eks MU Ini Tak Suka dengan Wajah Ibrahimovic
Liga Inggris 23 Maret 2016, 18:19
LATEST UPDATE
-
Prediksi Bournemouth vs Tottenham 8 Januari 2026
Liga Inggris 7 Januari 2026, 11:23
-
Visi Darren Fletcher untuk Manchester United: Kembalikan DNA Setan Merah!
Liga Inggris 7 Januari 2026, 10:50
-
Dipercaya Jadi Caretaker MU, Darren Fletcher: Ini Beneran Kan?
Liga Inggris 7 Januari 2026, 10:27
-
Burnley vs MU: Kobbie Mainoo Bisa Comeback?
Liga Inggris 7 Januari 2026, 10:16
-
Manchester United dan Ole Gunnar Solskjaer Semakin Dekat untuk Balikan
Liga Inggris 7 Januari 2026, 10:02
-
BRI Super League: Ze Valente Mencapai Tonggak Penting 100 Laga
Bola Indonesia 7 Januari 2026, 09:56
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58
-
3 Kandidat Pengganti Enzo Maresca di Chelsea
Editorial 1 Januari 2026, 13:40





















KOMENTAR