Neuer mengatakan bahwa adu penalti itu berjalan sangat dramatis. Namun ia menegaskan bahwa Jerman memang lebih baik dan pantas menang dalam pertandingan tadi.
"Saya tak pernah menjalani adu penalti seperti ini. Saya rasa kebanyakan pemain Italia mengincar di tengah. Hasil 1-1 dalam waktu normal memang sebuah ketidakberuntungan. Tapi saya rasa kami memang lebih baik dan pantas lolos ke semifinal," terang Neuer kepada UEFA.com.
Neuer Neuer menyebut bahwa adu penalti kali ini adalah pertarungan mental kedua tim. Namun ia mengaku sudah mempelajari semua penalti pemain Italia.
"Banyaknya penendang memang istimewa. Lagipula, adu penalti ini cocok untuk laga Jerman lawan Italia. Memang tidak mudah dan banyak pertarungan mental. Saya mempersiapkan diri tapi banyak penendang Italia yang mengubah arah tembakan mereka dibanding biasanya." [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ketika Takdir Tak Berpihak Pada Italia
Commercial 3 Juli 2016, 23:44
-
Conte: Di Italia, Saya Tak Dapat Dukungan
Commercial 3 Juli 2016, 17:51
-
Khedira: Jerman Tak Beri Italia Ruang Gerak
Commercial 3 Juli 2016, 16:38
-
Penyesalan Conte Dari Laga Melawan Jerman
Commercial 3 Juli 2016, 15:40
-
'Tak Akan Ada Yang Ingat Perjuangan Italia'
Commercial 3 Juli 2016, 14:07
LATEST UPDATE
-
Sudah Minta Maaf, Enzo Fernandez Tetap Absen Lawan Man City
Liga Inggris 10 April 2026, 21:02
-
Luciano Spalletti Resmi Perpanjang Kontrak di Juventus hingga 2028
Liga Italia 10 April 2026, 20:39
-
Live Streaming Madrid vs Girona - Link Nonton La Liga/Liga Spanyol di Vidio
Liga Spanyol 10 April 2026, 19:00
-
Live Streaming Roma vs Pisa - Link Nonton Serie A/Liga Italia di Vidio
Liga Italia 10 April 2026, 18:45
-
Prediksi Susunan Pemain Real Madrid vs Girona, Misi Bangkit di Bernabeu
Liga Spanyol 10 April 2026, 18:16
LATEST EDITORIAL
-
5 Pelatih Sepak Bola Terkaya 2026, Pep Guardiola Hanya Posisi Ketiga
Editorial 10 April 2026, 17:51
-
Bangun Era Baru, 5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Masa Depan Liverpool
Editorial 10 April 2026, 17:32
-
5 Kandidat Pelatih Baru Real Madrid Jika Alvaro Arbeloa Pergi
Editorial 9 April 2026, 17:45

























KOMENTAR