
Bola.net - Gelaran Euro 2020 terus bergulir. Kali ini, turnamen sepak bola antarnegara paling akbar di Benua Eropa tersebut telah menuntaskan satu laga semifinal, antara Italia dan Spanyol.
Italia sukses memastikan satu tiket ke final setelah mengalahkan Spanyol melalui drama adu penalti. Gli Azzurri dan La Furia Roja berbagi angka 1-1 selama 120 menit. Kemudian, pada babak adu penalti, Italia sukses mencatatkan kemenangan 4-2.
Tak hanya memastikan tiket bagi Italia, laga pertama Semifinal Euro 2020 ini juga menghasilkan sejumlah rekor. Ada sejumlah rekor positif. Ada juga beberapa rekor negatif yang tercipta
Siapa saja para pencetak rekor dan rekor apa saja yang dicatatkan pada Semifinal Euro 2020, antara Italia dan Spanyol tersebut? Simak artikel selengkapnya di bawah ini.
Leonardo Bonuci

Bonucci telah memainkan 17 laga di Piala Eropa pada laga Semifinal Euro 2020, kontra Spanyol.
Catatan ini membuat Bonucci menyamai rekor Gianluigi Buffon, sebagai pemain Italia yang paling banyak tampil di Piala Eropa.
Spanyol dan Italia

Spanyol menghentikan catatan kemenangan 13 pertandingan secara berturut-turut yang dicatatkan Italia. La Furia Roja sukses memaksa Italia berbagi angka 1-1 pada Semifinal Euro 2020. Namun, setelah imbang selama 120 menit, Spanyol harus mengakui keunggulan Italia melalui drama adu penalti.
Sementara, pada pertandingan yang sama, Italia sukses memperpanjang catatan tak terkalahkan mereka, sepanjang 33 pertandingan secara berturutan. Saat ini, kurang dua laga lagi yang dibutuhkan Italia untuk menyamai rekor dunia, yang sekarang dipegang Spanyol dan Brasil. Kedua tim tersebut sama-sama mencatatkan rekor tak terkalahkan dalam 35 pertandingan secara berturutan.
Spanyol

Spanyol menjadi tim pertama dalam sejarah Piala Eropa yang harus melakoni babak perpanjangan waktu dalam tiga laga berturut-turut. Pada Euro 2016, Portugal juga sempat tiga kali melakoni babak perpanjangan waktu. Namun, waktu itu, Selecao tak melakukannya secara berturutan.
Sementara, pada ajang Piala Dunia, ada Kroasia yang pernah mencatatkan hal yang sama dengan Portugal. Momen ini terjadi pada Piala Dunia 2018.
Pedri

Pedri menjadi pemain termuda dalam sejarah Piala Eropa, yang bermain pada babak semifinal.
Ia tampil di babak ini kurang dari usia 19 tahun. Bersama Dani Olmo, Pedri merupakan wajah baru sepak bola Spanyol.
Italia

Sukses mengalahkan Spanyol membuat Italia meraih tiket ke partai puncak Euro 2020. Bagi Gli Azzurri, sukses ini menjadi kali kesepuluh mereka lolos ke partai puncak ajang besar, Piala Dunia dan Piala Eropa.
Sejauh ini hanya Jerman yang menjadi tim Eropa dengan catatan tampil di partai final ajang besar lebih banyak ketimbang Italia. Tim Panser mencatatkan rekor 14 kali tampil di partai puncak ajang-ajang besar.
Spanyol

Langkah Spanyol di Euro 2020 harus terhenti pada babak semifinal. Ini merupakan kali pertama bagi La Furia Roja gagal memenangi laga semifinal mereka di dua ajang besar, Piala Dunia dan Piala Eropa.
Dalam lima kesempatan mereka bermain pada babak semifinal di dua turnamen besar, Spanyol selalu bisa lolos ke final.
Spanyol dan Italia

Laga antara Italia dan Spanyol adalah pertemuan antara dua negara yang paling sering dalam sejarah Piala Eropa. Sejauh ini, dua negara tersebut sudah bersua sebanyak tujuh kali.
Selain itu, pertemuan antara kedua negara tersebut juga menjadi perjumpaan yang paling sering pada dua ajang sepak bola paling akbar, Piala Dunia dan Piala Eropa. Sejauh ini, pada dua ajang tersebut, Spanyol dan Italia sudah berjumpa dalam sepuluh pertandingan.
Giorgio Chiellini

Giorgio Chiellini menjadi salah satu andalan lini belakang Italia pada laga kontra Spanyol. Ini kali kelima bagi Chiellini tampil menghadapi La Furia Roja.
Dengan catatan ini, Chiellini menjadi pesepak bola pertama yang bermain lima kali menghadapi lawan yang sama sepanjang sejarah Piala Eropa.
Jordi Alba
Jordi Alba telah bermain sebanyak 16 kali pada putaran final Piala Eropa.
Ia menyamai catatan Andres Iniesta dan Cesc Fabregas sebagai pemain yang paling banyak memperkuat Spanyol pada ajang Piala Eropa.
Alvaro Morata

Alvaro Morata mencetak enam gol pada ajang Piala Eropa. Ini menjadikannya sebagai pemain yang paling banyak mencetak gol bagi Spanyol pada ajang tersebut. Ia melewati raihan lima gol yang dicatatkan Fernando Torres pada turnamen ini.
Dengan gol yang dicetak Morata pada laga kontra Italia, para penggawa Juventus mencetak sebelas gol pada gelaran Euro 2020. Mereka menyamai catatan Barcelona, yang para pemainnya mencetak sebelas gol pada Euro 2000, sebagai tim yang pemainnya paling banyak mencetak gol pada satu edisi Piala Eropa.
(Bola.net/Dendy Gandakusumah, Diolah dari IFFHS)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tak Efektif Manfaatkan Peluang, Biang Kekalahan Spanyol dari Italia
Piala Eropa 7 Juli 2021, 15:49
LATEST UPDATE
-
Nasib Sial AC Milan di San Siro
Liga Italia 23 Februari 2026, 06:12
-
Runtuhnya Rekor Unbeaten AC Milan di Tangan Parma
Liga Italia 23 Februari 2026, 06:09
-
Rapor Pemain Barcelona vs Levante: Cancelo Gemilang, De Jong Memukau
Liga Spanyol 23 Februari 2026, 05:31
-
Marah-Marah Saat Diganti, Lamine Yamal Malah Dapat Pujian dari Hansi Flick
Liga Spanyol 23 Februari 2026, 05:26
-
Liverpool Menang Sih, Tapi Memang Main Buruk Lawan Nottingham Forest
Liga Inggris 23 Februari 2026, 05:18
-
Hasil AS Roma vs Cremonese: Gawang Emil Audero Diberondong Tiga Gol
Liga Italia 23 Februari 2026, 04:59
-
Tottenham vs Arsenal 1-4: Panggung Pembuktian Pemain dan Karakter Juara Meriam London
Liga Inggris 23 Februari 2026, 04:50
-
Man of the Match AC Milan vs Parma: Mariano Troilo
Liga Italia 23 Februari 2026, 02:59
-
Man of the Match Tottenham vs Arsenal: Viktor Gyokeres
Liga Inggris 23 Februari 2026, 02:42
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09






















KOMENTAR