Bola.net - Saga transfer Neymar tidak berakhir baik untuk Barcelona. Negosiasi berjalan terlalu lama, terlalu banyak usaha, dan pada akhirnya tidak berbuah apa pun.
Neymar ingin pulang ke Camp Nou, Barca sudah mencoba segala cara, tapi PSG juga mengambil peran mereka dalam menghalangi transfer ini. Bagi PSG, saga transfer Neymar ini lebih tentang harga diri.
Menurut Sport, hubungan Barca dengan PSG memang tidak terlalu baik. Barca pernah mencoba mendatangkan Marquinhos, penah merayu Verratti tanpa sepengetahuan PSG, dan yang teranyar Adrien Rabiot.
Sebab itu, sebenarnya tidak ada alasan Barca untuk terus mengharapkan Neymar. Baca selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Tidak Masuk Akal
Usai gagal mendapatkan Neymar musim ini, presiden Barca, Josep Maria Bartomeu, justru masih mempertimbangkan usaha mendapatkan Neymar musim depan.
Dia membiarkan pintu itu tetap terbuka untuk usaha lainnya pada 2020 nanti. Keputusan ini tidak masuk akal dan hanya akan memperpanas rumor sampai 12 bulan ke depan.
Sejauh ini, Bartomeu hanya membantah kemungkinan pembelian Neymar pada bulan Januari 2020 nanti. Artinya, mulai Februari dan seterusnya, Barca mungkin bakal kembali mendekati PSG untuk Neymar.
Keputusan Keliru
Keputusan Barca ini tampaknya tidak cukup bijak. Neymar adalah masa lalu dan tahun-tahun terbaiknya di Camp Nou sudah jadi cerita lama. Sekarang Neymar justru doyan cedera.
Masih menurut Sport, ada dua alasan kuat mengapa Barca seharusnya tidak mencoba lagi mendatangkan Neymar pada 2020. Pertama, dia bakal berusia lebih dari 28 tahun kala itu dan ambisi utamanya bisa jadi menjuarai Piala Dunia 2022 di Qatar.
Kedua, harga Neymar kabarnya mencapai angka 170 juta euro. Ketika jumlah ini ditambahkan dengan permintaan gaji Neymar, biaya transfer ini bisa melonjak jadi 350 juta euro.
Menghabiskan 350 juta euro untuk pemain 28 tahun jelas merupakan keputusan buruk dan bakal mengancam proyek pembangunan Barca.
Pemain Muda
Barca membutuhkan ketenangan, kerja keras, dan semangat skuad. Valverde harus diberi kesempatan memaksimalkan pemain-pemain mudanya.
Sudah ada Antoine Griezmann, Valverde punya modal berharga. Juga, mempersiapkan tim menjelang kepergian Lionel Messi seharusnya jauh lebih penting.
Sebab itu, Barca harus melupakan Neymar pada 2020 nanti.
Sumber: Sport
Baca ini juga ya!
- Serius Kejar Bernardeschi, Barcelona Siap Lepas Ivan Rakitic
- Ernesto Valverde di Barcelona: Pelatih Sungguhan atau Hanya Boneka?
- Kiper Barcelona: Semoga Coutinho Bersenang-senang di Bayern!
- Keluar dari Zona Nyaman! Inilah Alasan Musim Barcelona Tidak Akan Normal
- Takut Ditinggal Pergi, Barcelona Rayu Lionel Messi dengan Kontrak Seumur Hidup
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Filipe Luis Klaim Neymar Jelas Ingin Pulang ke Barcelona
Liga Spanyol 9 September 2019, 22:14
-
Thiago Silva: PSG Masih Percaya Pada Neymar!
Liga Eropa Lain 9 September 2019, 22:00
-
Saingi MU, Juventus Kejar Thomas Meunier
Liga Italia 9 September 2019, 15:40
-
2 Alasan Kuat Barcelona Tak Perlu Ngotot Mengejar Neymar Tahun Depan
Liga Spanyol 9 September 2019, 10:20
-
Dianggap Lebih Hebat dari Neymar, Raheem Sterling Layak Raih Ballon d'Or
Liga Inggris 9 September 2019, 00:55
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Bologna vs Inter Milan: Federico Bernardeschi
Liga Italia 24 Mei 2026, 01:44
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen Formula 1 2026
Otomotif 23 Mei 2026, 23:41
-
Klasemen Pembalap Formula 1 2026
Otomotif 23 Mei 2026, 23:41
-
Bruno Fernandes jadi Pemain Terbaik Premier League 2025/2026
Liga Inggris 23 Mei 2026, 22:43
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25


















KOMENTAR