Canizarez bahkan mengatakan bahwa waktu yang dimiliki Mourinho di Spanyol sudah berakhir. Canizarez mengatakan bahwa tingkah Mourinho yang kontroversial membuatnya tak pantas menangani Madrid.
"Saya rasa Mouringho bukanlah alternatif yang bagus untuk Madrid. Waktu yang didapat Mourinho di Spanyol sudah habis. Madrid, sebagai institusi, harus bisa menjadi teladan bagi semua orang. Karakter Mourinho yang sering kontroversial tidak cocok untuk kota Madrid. Mourinho bukanlah sosok ideal bagi Real Madrid," terang Canizarez kepada Radio Marca.
Madrid dikabarkan kembali mempertimbangkan jasa Mourinho setelah Rafael Benitez sulit mengendalikan timnya. Meski penampilan dan hasil Madrid tidak buruk, namun tim Madrid banyak mendapatkan masalah non teknis.
Beberapa waktu lalu Presiden Madrid, Florentino Perez mengatakan bahwa ia belum memikirkan untuk membawa kembali Mourinho. Perez masih percaya kepada Benitez. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi Real Madrid vs Raya Vallecano 20 Desember 2015
Liga Spanyol 19 Desember 2015, 11:06
-
Mourinho & Mereka Yang Terdepak Dua Kali di Klub Yang Sama
Editorial 19 Desember 2015, 07:45
-
Canizares Tolak Mourinho Kembali ke Madrid
Liga Spanyol 19 Desember 2015, 04:33
-
Inilah Daftar Klub Paling Berharga Eropa
Bolatainment 19 Desember 2015, 03:29
-
Carles Puyol Nasehati Gerard Pique
Liga Spanyol 18 Desember 2015, 22:46
LATEST UPDATE
-
Profil Timnas Qatar di Piala Dunia 2026: Ambisi Baru The Maroons
Piala Dunia 10 April 2026, 08:00
-
Liverpool Hancur di Tangan PSG, 2 Sosok Ini Kena Damprat Carragher
Liga Inggris 10 April 2026, 07:45
-
Patah Hati Manchester United, Elliot Anderson Lebih Memilih Manchester City?
Liga Inggris 10 April 2026, 07:27
LATEST EDITORIAL
-
5 Kandidat Pelatih Baru Real Madrid Jika Alvaro Arbeloa Pergi
Editorial 9 April 2026, 17:45
-
9 Nama Besar yang Pernah Berseragam Real Madrid dan Bayern Munchen
Editorial 7 April 2026, 15:34
-
9 Calon Pengganti Enzo Fernandez Jika Chelsea Melepas Sang Gelandang
Editorial 6 April 2026, 21:25


























KOMENTAR