Bola.net - Skor imbang tanpa gol mengakhiri babak pertama Indonesia melawan Korea Utara di turnamen SCTV Cup 2012. Meski menguasai permainan Korut tak mampu menembus ketatnya pertahanan Indonesia.
Indonesia turun dengan formasi 4-4-2. Empat pemain dengan naluri menyerang diturunkan oleh pelatih Indonesia, Nil Maizar.
Duet Irfan Bachdim dan Samsul Arif didukung Oktovianus Maniani di sisi kiri dan pemain senior, Elie Aiboy di sisi kanan. Sementara Endra Prasetya kembali dipercaya mengisi posisi penjaga gawang Indonesia.
Korea Utara mengambil inisiatif serangan sejak babak pertama di mulai. Kombinasi satu dua pemain Korut benar-benar merepotkan pertahanan Indonesia di 10 menit awal.
Sementara Indonesia lebih sering menunggu serangan Korut gagal, kemudian mencoba untuk melakukan serangan balik. Strategi ini hampir saja berbuah hasil pada menit ke 22. Serangan balik yang dibangun Irfan Bachdim dan Elie Aiboy gagal dimaksimalkan dengan baik oleh Oktovianus Maniani.
Dua menit kemudian giliran Korea Utara yang berhasil menciptakan peluang. Sebuah umpan tarik dari sisi kanan pertahanan Indonesia gagal disundul dengan baik oleh Jong Ol Gwan.
Gagal menembus pertahanan rapat yang diperagakan Wahyu Wijiastanto dkk, Korut mencoba memberikan ancaman ke Endra Prasetya melalui tendangan-tendangan jarak jauh dari kotak penalti. Sedangkan Indonesia lebih fokus untuk memperkuat lini pertahanan.
Di menit 43, sebuah serangan Korut berhasil membelah pertahanan Indonesia melalui sisi kiri pertahanan. Beruntung bagi Indonesia, tendangan An Il Bom dari dalam kotak penalti Indonesia masih menyamping.
Hingga babak pertama usai, baik Indonesia maupun Korut gagal mencetak satu gol pun. Dan mengakhiri 45 menit pertama dengan imbang tanpa gol.
Susunan pemain
Indonesia: Endra Prasetya, Wahyu Wijiastanto, Handi Ramdhan, Vendri Mofu, Oktovianus Maniani, Hengky Ardiles, Novan Setya Sasongo, Samsul Arif, Irfan Bachdim, Taufiq, Elie Aiboy
Korea Utara: Ri Myong Guk, Pak Nam Chol, Hong Kum Song, Pak Song Chol, Jong Ol Gwan, Jang Song Hyok, Nam Chol Pak, Jon Kwang Ik, Ri Chol Myong, Ri Jin Hyok, Ri Kwang Hyok (bola/dzi)
Indonesia turun dengan formasi 4-4-2. Empat pemain dengan naluri menyerang diturunkan oleh pelatih Indonesia, Nil Maizar.
Duet Irfan Bachdim dan Samsul Arif didukung Oktovianus Maniani di sisi kiri dan pemain senior, Elie Aiboy di sisi kanan. Sementara Endra Prasetya kembali dipercaya mengisi posisi penjaga gawang Indonesia.
Korea Utara mengambil inisiatif serangan sejak babak pertama di mulai. Kombinasi satu dua pemain Korut benar-benar merepotkan pertahanan Indonesia di 10 menit awal.
Sementara Indonesia lebih sering menunggu serangan Korut gagal, kemudian mencoba untuk melakukan serangan balik. Strategi ini hampir saja berbuah hasil pada menit ke 22. Serangan balik yang dibangun Irfan Bachdim dan Elie Aiboy gagal dimaksimalkan dengan baik oleh Oktovianus Maniani.
Dua menit kemudian giliran Korea Utara yang berhasil menciptakan peluang. Sebuah umpan tarik dari sisi kanan pertahanan Indonesia gagal disundul dengan baik oleh Jong Ol Gwan.
Gagal menembus pertahanan rapat yang diperagakan Wahyu Wijiastanto dkk, Korut mencoba memberikan ancaman ke Endra Prasetya melalui tendangan-tendangan jarak jauh dari kotak penalti. Sedangkan Indonesia lebih fokus untuk memperkuat lini pertahanan.
Di menit 43, sebuah serangan Korut berhasil membelah pertahanan Indonesia melalui sisi kiri pertahanan. Beruntung bagi Indonesia, tendangan An Il Bom dari dalam kotak penalti Indonesia masih menyamping.
Hingga babak pertama usai, baik Indonesia maupun Korut gagal mencetak satu gol pun. Dan mengakhiri 45 menit pertama dengan imbang tanpa gol.
Susunan pemain
Indonesia: Endra Prasetya, Wahyu Wijiastanto, Handi Ramdhan, Vendri Mofu, Oktovianus Maniani, Hengky Ardiles, Novan Setya Sasongo, Samsul Arif, Irfan Bachdim, Taufiq, Elie Aiboy
Korea Utara: Ri Myong Guk, Pak Nam Chol, Hong Kum Song, Pak Song Chol, Jong Ol Gwan, Jang Song Hyok, Nam Chol Pak, Jon Kwang Ik, Ri Chol Myong, Ri Jin Hyok, Ri Kwang Hyok (bola/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ferdinand Sinaga Akhirnya Ikut Latihan Timnas Versi KPSI
Tim Nasional 10 September 2012, 23:19
-
Review: Indonesia Gagal Bendung Korea Utara
Tim Nasional 10 September 2012, 21:45
-
Riedl: Semua Ini Bukan Karena Uang!
Tim Nasional 10 September 2012, 21:32
-
HT Review: Sukses Imbangi Korut di Babak Pertama
Tim Nasional 10 September 2012, 20:16
-
Korut Terapkan Sepakbola Positif
Tim Nasional 10 September 2012, 17:14
LATEST UPDATE
-
Xabi Alonso Tegaskan Bakal Rayakan Gol Chelsea ke Gawang Liverpool
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 12:36
-
Manchester United Bisa Tiru Langkah Arsenal untuk Bangkit dari Keterpurukan
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 12:06
-
Lamine Yamal Buka Suara Usai Gagal Raih Ballon d'Or 2026: Giliran Saya Akan Tiba
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 11:56
-
Joao Pedro Dipastikan Absen Lawan Liverpool, Chelsea Kehilangan Mesin Gol Andalan
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 11:56
-
Andoni Iraola Optimistis Florian Wirtz Bisa Tampil saat Liverpool Hadapi Chelsea
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 11:16
-
Gara-Gara Julian Alvarez, Barcelona Dijatuhi Denda oleh Federasi Sepak Bola Spanyol
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 10:36
-
Malam Memalukan Arsenal, Kalah dari Fleetwood meski Nilai Skuad Jauh Lebih Tinggi
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 09:56
-
Terinspirasi Grimsby yang Singkirkan Man Utd, Fleetwood Town Kini Permalukan Arsenal
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 09:16
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Serie A 2026/2027
Liga Italia 28 Oktober 2026, 07:56
-
Mikel Arteta Sebut Arsenal Alami Hari Menyedihkan Usai Disingkirkan Tim Divisi Empat
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 06:27
-
Hasil Liga Italia: Lazio Pesta Gol 6-2, AS Roma Menang, Como Comeback
Liga Italia 28 Oktober 2026, 04:51
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

























KOMENTAR