
Bola.net - Keputusan Jordi Amat bergabung dengan Johor Darul Takzim (JDT) bisa dibilang sukses besar. Sebab, satu setengah musim bermain bersama JDT, enam gelar juara mampu diraih pemain 31 tahun.
2022 menjadi momen penting dalam hidup dan karier sepak bola Jordi Amat. Sebab, dia membuat dua pilihan penting untuk hengkang dari Eropa.
Pertama, Jordi Amat menanggalkan paspor Spanyol yang dimiliki untuk menjadi Warga Negara Indonesia (WNI). Dia lantas membela Timnas Indonesia. Kedua, Jordi Amat meninggalkan Eropa untuk berkarier di Malaysia.
Jordi Amat memilih bergabung dengan klub penguasa Malaysia, JDT pada Juli 2022 lalu. Sebuah keputusan yang berdampak sangat besar dalam kariernya. Simak ulasan lengkapnya di bawah ini ya Bolaneters.
Dimulai dengan Kritik
Sebelum pindah ke JDT pada 2022 lalu, seluruh karier sepak bola Jordi Amat terjadi di Eropa. Dia memulai karier di Spanyol. Lalu, pindah ke Inggris dan Belgia hingga musim 2021/2022.
Setelah kontraknya dengan AS Eupen habis pada Juli 2022, Jordi Amat lalu pindah ke JDT. Keputusan ini mendapat kritik pedas dari fans Timnas Indonesia. Sebab, Jordi Amat dinilai akan lebih baik jika bermain di Eropa.
Jordi Amat sempat membuat klarifikasi soal situasinya. Pada akhirnya, Jordi Amat jadi bagian penting dari skuad JDT, baik pada ajang domestik maupun level Asia.
Jika ukurannya adalah trofi, maka karier Jordi Amat di JDT sangat sukses. Sebab, hanya dalam satu setengah musim, Jordi Amat sudah mendapatkan enam trofi.
6 Trofi Jordi Amat Bersama JDT

Pada musim 2022, Jordi Amat tidak masuk dalam skuad JDT untuk ajang Malaysia Super League. Dia didatangkan saat bursa transfer ditutup. Namun, dia masih bisa bermain di Malaysia FA Cup dan Malaysia Cup.
Dua turnamen itu mampu dijuarai oleh JDT. Jordi Amat pun mewarnai musim pertamanya di JDT dengan dua gelar.
Musim 2023 berjalan lebih impresif bagi Jordi Amat. Sebagai kapten, Jordi Amat merasakan empat kali mengangkat trofi juara. Dia memimpin JDT meraih gelar pada ajang Malaysia Super League, Malaysia FA Cup, Malaysia Cup, dan Piala Sumbangsih.
Baca ini juga ya Bolaneters:
- Jepang Target Sapu Bersih Kemenangan di Grup D Piala Asia 2023, Timnas Indonesia Wajib Waspada
- Kapan Jadwal Timnas Indonesia Hadapi Libya di Turki?
- Perbandingan Uji Coba Jelang Piala Asia 2023: Timnas Indonesia Hadapi Libya, Thailand Lawan Jepang
- Timnas Indonesia Kumpul di Jakarta pada 19 Desember 2023 untuk TC ke Turki, Berapa Pemain yang Dibaw
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jordi Amat Sudah Raih 6 Gelar Juara di Malaysia
Tim Nasional 9 Desember 2023, 20:12
-
Kapan Jadwal Timnas Indonesia Hadapi Libya di Turki?
Tim Nasional 9 Desember 2023, 09:24
LATEST UPDATE
-
Juventus Tersungkur 5-2 dari Galatasaray, Spalletti Sebut Timnya Mundur Tiga Langkah
Liga Champions 18 Februari 2026, 04:17
-
Kebobolan 13 Gol dari 4 Laga: Ada Apa dengan Lini Belakang Juventus?
Liga Champions 18 Februari 2026, 03:47
-
Man of the Match Galatasaray vs Juventus: Gabriel Sara
Liga Champions 18 Februari 2026, 03:17
-
Hasil Galatasaray vs Juventus: Kartu Merah, Bianconeri Babak Belur di Turki
Liga Champions 18 Februari 2026, 02:55
-
Tempat Menonton Dortmund vs Atalanta: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Champions 18 Februari 2026, 01:22
-
Tempat Menonton Monaco vs PSG: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Champions 18 Februari 2026, 01:13
-
Alessandro Bastoni Minta Maaf soal Selebrasi Kartu Merah Pierre Kalulu di Derby dItalia
Liga Italia 18 Februari 2026, 00:55
LATEST EDITORIAL
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
-
9 Pemain yang Tinggalkan Manchester United Musim Panas Lalu dan Nasib Mereka Sekarang
Editorial 12 Februari 2026, 22:39
-
10 Atlet dengan Bayaran Tertinggi di 2026: Ronaldo Kalahkan LeBron James dan Messi
Editorial 12 Februari 2026, 21:52
-
Jika Berpisah dengan Liverpool, Ini 5 Klub Potensial untuk Arne Slot
Editorial 11 Februari 2026, 23:48
























KOMENTAR