PSSI Mau Rekrut Pelatih Ini? Profil Timur Kapadze: Legenda Uzbekistan, Bikin Sejarah Piala Dunia, Kini Justru 'Menganggur'

Bola.net - Kursi pelatih Timnas Indonesia kembali memanas dengan hadirnya kandidat baru. Nama Timur Kapadze mencuat sebagai calon juru taktik Skuad Garuda.
Dia bukanlah nama sembarangan di kancah sepak bola Asia. Kapadze adalah sosok bergelimang prestasi yang kualitasnya sudah teruji.
Peluang PSSI untuk merekrutnya kini terbuka sangat lebar. Pelatih asal Uzbekistan itu dilaporkan baru saja mengundurkan diri dari jabatannya.
Menariknya, pengunduran diri ini terjadi setelah ia sukses mengukir sejarah besar. Ia pun memberi sinyal siap jika tawaran dari Indonesia datang.
Ironi?Timur Kapadze, Pelatih Pengukir Sejarah

Timur Kapadze baru saja menanggalkan jabatannya di Timnas Uzbekistan. Dia sebelumnya menjabat sebagai asisten pelatih Fabio Cannavaro.
Posisi asisten pelatih ini sejatinya adalah sebuah penurunan pangkat. Kapadze sebelumnya merupakan pelatih kepala tim tersebut.
Sejumlah media Uzbekistan melaporkan niatnya untuk mundur sudah ada sejak lama. Ia diyakini kurang nyaman dengan peran barunya itu.
Kini, sosok berusia 44 tahun itu berstatus tanpa klub. Situasi ini membuka jalan bagi PSSI untuk melakukan negosiasi.
DNA Juara Sejak Menjadi Pemain

Jauh sebelum dikenal sebagai pelatih, Kapadze adalah seorang legenda hidup. Riwayat kariernya sebagai pemain terhitung sangat mentereng.
Dia mengawali kiprah di liga domestik bersama Neftchi Fergana. Satu trofi Uzbekistan Super League (2001) berhasil diraihnya.
Namanya meroket saat pindah ke raksasa Pakhtakor pada 2002. Enam gelar liga domestik diraihnya secara beruntun.
Tak hanya itu, ia juga meraih enam trofi Piala Uzbekistan. Kapadze turut membawa Pakhtakor dua kali menembus semifinal Liga Champions Asia.
Dominasi Timur Kapadze di Level Klub
Dominasinya berlanjut saat memperkuat Bunyodkor. Tiga gelar liga dan dua piala domestik sukses ia persembahkan.
Kapadze juga sempat berani keluar dari zona nyaman. Dia mencoba peruntungan berkarier di luar negeri.
Tercatat ia pernah bermain di Liga Korea Selatan bersama Incheon United. Ia juga menjajal Liga UEA (Al Sharjah) dan Liga Kazakhstan (Aktobe).
Kapadze menutup kariernya di Lokomotiv. Hebatnya, ia masih sanggup meraih dua kali double winner sebelum pensiun pada 2017.
Jejak Wangi Bersama Timnas Uzbekistan
Kiprah emas Kapadze juga terukir di level tim nasional. Dia menjadi andalan Timnas Uzbekistan selama lebih dari satu dekade.
Ia mulai membela negaranya sejak 2002 hingga 2015. Total 119 penampilan dan 10 gol berhasil ia bukukan.
Sebagai kapten tim, ia kenyang pengalaman di Piala Asia. Pada edisi 2004 dan 2007, ia membawa timnya ke perempat final.
Puncaknya terjadi pada Piala Asia 2011. Kapadze sukses mengantar White Wolves mencapai babak semifinal.
Transformasi Mulus Timur Kapadze
Karier kepelatihannya pun tak kalah bersinar. Ia ditunjuk sebagai pelatih interim Uzbekistan setahun setelah gantung sepatu.
Namanya mulai mencuri perhatian saat menangani Timnas Uzbekistan U-23. Ia dua kali membawa timnya menjadi runner-up Piala Asia U-23.
Salah satu pencapaiannya adalah mengalahkan Timnas Indonesia U-23 asuhan Shin Tae-yong. Itu terjadi di semifinal Piala Asia U-23 2024.
Puncaknya, ia membawa tim senior lolos ke Piala Dunia 2026. Ironisnya, ia justru dilengserkan dan diganti Fabio Cannavaro pada Oktober 2025.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Timur Kapadze Masuk Radar Timnas Indonesia, tapi Klub Kazakhstan Juga Ikut Memburu
Tim Nasional 14 November 2025, 16:15
-
Timur Kapadze Siap Latih Indonesia, Tapi PSSI Kini Punya Saingan Berat, Gimana Nih?
Tim Nasional 14 November 2025, 15:45
-
PSSI Mau Coba? Ini Jawaban Timur Kapadze Saat 'Digoda' Fans Timnas Indonesia
Liga Inggris 14 November 2025, 15:21
LATEST UPDATE
-
Batas Waktu untuk Michael Carrick di Manchester United
Liga Inggris 1 November 2026, 09:10
-
Memprediksi Peluang Manchester United Terdegradasi
Liga Inggris 1 November 2026, 09:00
-
Rating Pemain Barcelona vs Alaves: Raphinha dan Yamal 9, Fermin Lopez Tertinggi
Liga Spanyol 1 November 2026, 08:51
-
Rating Pemain Inter Milan usai Kalah 1-3 dari AC Milan: Kebanyakan 6
Liga Italia 1 November 2026, 08:28
-
Rating Pemain AC Milan usai Hajar Inter Milan: Moreira Tertinggi, Maignan Krusial
Liga Italia 1 November 2026, 08:21
-
Man of the Match Milan vs Inter: Diego Moreira
Liga Italia 1 November 2026, 08:03
-
Man of the Match Bayern vs Dortmund: Konrad Laimer
Bundesliga 1 November 2026, 07:54
-
Bryan Cristante, Konduktor Sekaligus Finisher di Balik Pesta Gol AS Roma
Liga Italia 1 November 2026, 07:45
-
Rating Pemain Man City usai Dipermalukan Brighton di Etihad: Doku 8, Haaland 5
Liga Inggris 1 November 2026, 07:36
-
Rating Pemain Man Utd usai Terkapar di Markas Chelsea: Lisandro Martinez Terburuk!
Liga Inggris 1 November 2026, 07:06
-
Rating Pemain Chelsea usai Menang 2-0 vs Man Utd: Colwill, Lavia, Rogers 8, Palmer 9
Liga Inggris 1 November 2026, 06:58
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 1 November 2026, 06:36
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 1 November 2026, 06:35
-
Prediksi BRI Super League: Persib vs Isenmulang FC 1 November 2026
Bola Indonesia 1 November 2026, 06:34
-
Prediksi BRI Super League: PSIM vs Borneo FC 1 November 2026
Bola Indonesia 1 November 2026, 06:21
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18
























KOMENTAR