Bola.net - Langkah Indonesia di cabang sepak bola Asian Games 2014 harus terhenti sampai babak 16 besar saja. Bertemu Korea Utara (Korut) di Goyang Stadium, Jumat (26/09), skuat Garuda Muda harus pulang karena kalah 1-4.
Merasa unggul dalam postur, Korut gemar melancarkan serangan udaranya pada menit-menit awal. Tak menunggu lama, gol Korea melalui sundulan akhirnya lahir pada menit ke-19. Memanfaatkan crossing Sim Hyonjin dari sisi kiri, sundulan Pak Kwang Ryong membawa Korut unggul 1-0.
Indonesia mencoba membalas gol tersebut. Skema serangan Timnas U-23 memang berjalan akhirnya. Namun tak sampai menghasilkan peluang atau pun tendangan ke arah gawang.
Korut harus menarik keluar Ri Hyokchol karena cedera pada menit ke-38. Namun, hal ini seolah menjadi berkah mereka. Jo Kwang yang masuk menggantikan Hyokchol malah menggandakan keunggulan Korut menjadi 2-0 dua menit kemudian.
Indonesia yang masih belum bangkit harus terpana. Semenit kemudian, atau tepatnya pada menit ke-41, giliran Jong Ingwan yang membawa Korut unggul 3-0 hingga jeda.
Timnas U-23 baru bangkit di babak kedua. Serangan yang dibangun memang belum membuahkan peluang, namun setidaknya Indonesia mulai mengendalikan permainan.
Gol balasan Indonesia akhirnya lahir pada menit ke-60. Berawal dari tendangan keras Achmad Jufriyanto dari luar kotak penalti, Fandi Eko Utomo yang tak terjaga dengan mudah memperkecil ketertinggalan menjadi 1-3.
Skor tersebut tak bertahan lama. Tujuh menit berselang, Jong Ingwan kembali mencetak gol untuk Korut memanfaatkan kemelut di depan gawang Indonesia. Skor berubah 4-1.
Meski Aji Santoso melakukan beberapa rotasi dengan memasukkan Rasyid Bakri dan Yandi Sofyan, namun skor 4-1 tak berubah hingga laga usai. Garuda Muda pun pulang dan Korut melenggang. Di perdelapan final, Korut akan berhadapan dengan Uni Emirat Arab. (bola/fjr)
Merasa unggul dalam postur, Korut gemar melancarkan serangan udaranya pada menit-menit awal. Tak menunggu lama, gol Korea melalui sundulan akhirnya lahir pada menit ke-19. Memanfaatkan crossing Sim Hyonjin dari sisi kiri, sundulan Pak Kwang Ryong membawa Korut unggul 1-0.
Indonesia mencoba membalas gol tersebut. Skema serangan Timnas U-23 memang berjalan akhirnya. Namun tak sampai menghasilkan peluang atau pun tendangan ke arah gawang.
Korut harus menarik keluar Ri Hyokchol karena cedera pada menit ke-38. Namun, hal ini seolah menjadi berkah mereka. Jo Kwang yang masuk menggantikan Hyokchol malah menggandakan keunggulan Korut menjadi 2-0 dua menit kemudian.
Indonesia yang masih belum bangkit harus terpana. Semenit kemudian, atau tepatnya pada menit ke-41, giliran Jong Ingwan yang membawa Korut unggul 3-0 hingga jeda.
Timnas U-23 baru bangkit di babak kedua. Serangan yang dibangun memang belum membuahkan peluang, namun setidaknya Indonesia mulai mengendalikan permainan.
Gol balasan Indonesia akhirnya lahir pada menit ke-60. Berawal dari tendangan keras Achmad Jufriyanto dari luar kotak penalti, Fandi Eko Utomo yang tak terjaga dengan mudah memperkecil ketertinggalan menjadi 1-3.
Skor tersebut tak bertahan lama. Tujuh menit berselang, Jong Ingwan kembali mencetak gol untuk Korut memanfaatkan kemelut di depan gawang Indonesia. Skor berubah 4-1.
Meski Aji Santoso melakukan beberapa rotasi dengan memasukkan Rasyid Bakri dan Yandi Sofyan, namun skor 4-1 tak berubah hingga laga usai. Garuda Muda pun pulang dan Korut melenggang. Di perdelapan final, Korut akan berhadapan dengan Uni Emirat Arab. (bola/fjr)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Review: Korea Utara Pulangkan Garuda Muda
Tim Nasional 26 September 2014, 19:52
-
Review: Diwarnai Dua Penalti, Timnas U-19 Takluk dari Madrid C
Tim Nasional 25 September 2014, 22:57
-
Review: Malaga Sukses Bikin Barca Frustasi
Liga Spanyol 25 September 2014, 05:01
-
Review: Gol Indah Osvaldo, Inter Raih Poin Sempurna
Liga Italia 25 September 2014, 04:17
-
Review: Rotasi, Chelsea Tetap Melaju
Liga Inggris 25 September 2014, 03:40
LATEST UPDATE
-
Sudah Waktunya Pensiun dari Timnas Portugal, Wahai Cristiano Ronaldo?
Piala Dunia 7 Juli 2026, 07:30
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Amerika Serikat vs Belgia
Piala Dunia 7 Juli 2026, 04:14
-
Man of the Match Portugal vs Spanyol: Rodri
Piala Dunia 7 Juli 2026, 04:13
-
Meksiko Kalah, tapi Masa Depannya Menjanjikan
Piala Dunia 7 Juli 2026, 01:58
-
Alasan Sandro Tonali Pakai Nomor 16 di Tottenham
Liga Inggris 7 Juli 2026, 01:04
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55

























KOMENTAR