
Bola.net - Ada 31 nama pemain yang dipanggil pelatih Timnas Indonesia U-23, Shin Tae-yong sebagai bagian dari proyeksi tampil di SEA Games 2022. Dari nama-nama itu, tujuh di antaranya adalah pemain sayap.
SEA Games 2022 menjadi satu di antara target utama Shin Tae-yong bersama Timnas Indonesia U-23. Target tersebut sangat wajar karena Indonesia sudah lama tidak meraih medali emas dari cabang olahraga sepak bola di SEA Games.
Merah Putih terakhir kali berkibar di cabang olahraga sepak bola terjadi pada edisi 1991. Artinya sudah 31 tahun Indonesia belum lagi mampu meraih medali emas.
Pada edisi terakhir 2019, Timnas Indonesia hampir meraih medali emas. Namun, mimpi itu harus terkubur setelah kalah 0-3 dari Vietnam di partai final.
Untuk mewujudkan target tersebut, pelatih Shin Tae-yong memanggil pemain-pemain berkualitas yang sudah dikenalnya. Tujuannya adalah mampu mendukung skema permainan yang diinginkannya.
Shin Tae-yong dikenal sebagai pelatih yang gemar memainkan sepak bola menyerang dengan skema 4-3-3, 4-4-2, atau 4-2-3-1. Untuk mendukung serangan yang diinginkan tentu Shin Tae-yong membutuhkan kehadiran gelandang-gelandang lincah.
Melansir dari Bola.com berikut empat pemain sayap Timnas Indonesia U-23 yang siap menjadi andalan di SEA Games 2022. Siapa saja?
Ronaldo Kwateh
Ronaldo Kwateh memiliki posisi asli sebagai gelandang sayap kanan. Pemain 17 tahun itu juga dibekali kelincahan berlari dan kemampuan individu yang baik.
Penampilan apiknya membuat Kwateh mendapatkan kepercayaan dari pelatih Shin Tae-yong. Pemain Madura United itu juga pernah dipromosikan ke Timnas Indonesia senior.
Ronaldo Kwateh sejauh ini sudah tampil dua kali di Timnas Indonesia senior. Kwateh juga bisa diandalkan sebagai penyerang tengah untuk memaksimalkan perannya dalam mencetak gol.
Irfan Jaya
Irfan Jaya berpeluang memperkuat Timnas Indonesia U-23 di SEA Games 2021. Irfan Jaya akan menggunakan kesempatan bermain dari kuota pemain senior.
Irfan Jaya merupakan andalan Shin Tae-yong di Piala AFF 2020. Pemain berusia 25 tahun itu punya peran penting di lini depan Timnas Indonesia.
Irfan Jaya memiliki kemampuan berlari yang merepotkan lawan. Selain itu, pemain Bali United tersebut juga punya akurasi tembakan yang baik.
Egy Maulana Vikri
Kemampuan Egy Maulana Vikri di lini sayap Timnas Indonesia sudah tak perlu diragukan lagi. Kolaborasi kemampuan individu plus akurasi tembakan membuatnya sering diandalkan dalam membangun serangan.
Selain sebagai sayap kanan, Egy Maulana Vikri juga bisa diandalkan sebagai gelandang sayap kiri. Peran penting itulah yang membuat kehadiran Egy akan sangat berguna d SEA Games 2021.
Namun, sulit bagi Shin Tae-yong untuk mendatangkannya ke SEA Games 2021. Apalagi turnamen tersebut bukan di bawah agenda FIFA.
Witan Sulaeman
Serupa dengan Egy Maulana Vikri, Witan Sulaeman juga adalah seorang gelandang serang. Witan dibekali kemampuan lari dan kepercayaan diri dalam menusuk lini pertahanan lawan.
Witan juga bisa diandalkan untuk mencetak gol hingga menyumbang assist. Kehadiran Witan di lini depan tentu bisa menjadikan kualitas serangan Timnas Indonesia U-23 menakutkan.
Namun, Witan belum bisa dipastikan tampil di SEA Games 2021. FK Senica akan berat melepas Witan karena SEA Games bukan merupakan agenda FIFA.
Disadur dari: Bola.com (Zulfirdaus H/Hendry W; 14/4/22)
Jangan Lewatkan Ini Bolaneters!
- Perihal Saddil Ramdani dan Timnas Indonesia U-23, Begini Klarifikasi Sabah FC
- Memori SEA Games 2019: Cedera Evan Dimas dan Pupusnya Harapan Raih Emas dari Sepak Bola
- Mangkir dari Panggilan Timnas Indonesia U-23, Ramai Rumakiek Akhirnya Dijatuhi Sanksi
- 3 Bek Kiri yang Pernah Tampil Hebat Bersama Timnas Indonesia di Pentas SEA Games
- Shin Tae-yong Coret Ramai Rumakiek dari Skuad Timnas Indonesia U-23 SEA Games 2021
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kontrak di FC Utrecht Segera Habis, Bagus Kahfi Bakal Pindah ke Belgia?
Bola Indonesia 18 April 2022, 14:09
-
SEA Games 2022: 4 Sayap Timnas Indonesia yang Siap Meneror Pertahanan Lawan
Tim Nasional 18 April 2022, 12:03
-
Pratama Arhan Masih Belum Main, Tokyo Verdy Telan Kekalahan Lagi
Tim Nasional 17 April 2022, 20:47
LATEST UPDATE
-
Hasil Juventus vs Como: Kekalahan di Turin Dorong Bianconeri ke Ambang Krisis
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:22
-
Masalah Lain Arsenal Musim Ini: Sudah 6 Kali Lawan Tim EPL dengan Pelatih Baru
Liga Inggris 21 Februari 2026, 22:57
-
Hasil BRI Super League: Persebaya Terkapar, 2 Laga Lain Imbang
Bola Indonesia 21 Februari 2026, 22:57
-
Milan Dituntut Memusatkan Perhatian Penuh pada Parma
Liga Italia 21 Februari 2026, 22:25
-
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 21:49

-
Dani Olmo di Barcelona: Kadang Terlihat Biasa, tapi Tiba-tiba Mengubah Arah Pertandingan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 20:58
-
Pecco Bagnaia Akhirnya Ngaku Sudah Pilih Tim MotoGP 2027, Kode Pindah ke Aprilia?
Otomotif 21 Februari 2026, 20:26
-
Prediksi Starting XI Milan vs Parma: Adu Formasi 3 Pemain Belakang
Liga Italia 21 Februari 2026, 20:05
-
Prediksi Starting XI Tottenham vs Arsenal: Kesiapan Saka dan Trossard
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:50
-
Prediksi Starting XI Barcelona vs Levante: Perubahan di Belakang dan Depan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 19:36
-
Prediksi Starting XI Nottm Forest vs Liverpool: Opsi Rotasi The Reds Cukup Terbatas
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:14
-
Everton Incar Kemenangan Ganda, Man Utd Usung Rekor Tandang yang Kuat
Liga Inggris 21 Februari 2026, 18:54
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09

























KOMENTAR