
Bola.net - Laga pertama Antonio Conte sebagai pelatih Tottenham berlangsung seru. Total ada 5 gol tercipta, 1 gol bunuh diri, dan 3 kartu merah.
Jumat (5/11/2021), Conte membimbing Son Heung-Min dkk. untuk pertama kalinya. Tottenham meladeni Vitesse dalam matchday 4 UEFA Conference League 2021/22.
Pertandingan berlangsung sengit. Tottenham unggul tiga gol terlebih dahulu, tapi Vitesse bisa membalas dua gol. Total 5 gol ini tercipta di babak pertama.
Tentu pertandingan panas seperti ini jadi pengalaman berharga untuk ukuran laga pertama Conte sebagai pelatih. Menariknya, ada 5 pelajaran penting yang tersisa dari laga ini.
Apa saja? Scroll ke bawah yuk, Bolaneters!
1. Conte Effect!

30 menit pertama pertandingan ini mungkin membuat Conte bersemangat menyambut kesempatan melatih Tottenha. Betapa tidak, timnya bisa bermain luar biasa dalam membangun serangan.
Conte memang belum benar-benar melatih Spurs, tapi terlihat jelas bagaimana para pemain bekerja keras untuk memberikan permainan terbaik dilapangan.
Artinya, kedatangan Conte telah memberikan dorongan mental untuk para pemain. Sekarang mereka siap bekerja habis-habisan di lapangan.
2. Vitesse tidak bisa diremehkan
𝗖𝗼𝗺𝗲 𝗼𝗻 𝗩𝗶𝘁𝗲𝘀! 🟨⬛ #Vitesse #totVIT #UECL pic.twitter.com/jn7LY37emB
— Vitesse (@MijnVitesse) November 4, 2021
Vitesse memasuki laga ini dengan posisi lebih tinggi dari Spurs di klasemen sementra. Mereka kalah dan merosot, tapi bukan berarti main buruk.
Tim asal Belanda ini bermain baik untuk mengimbangi Spurs. Meski kalam dalam komposisi pemain, Vitesse bermain layaknya tim yang selevel dengan Spurs.
Terbukti mereka bisa mencetak dua gol balasan setelah tertinggal tiga gol. Ini bukti mentalitas tangguh tim tamu.
3. Panggung Sanchez

Masih terlalu dini menebak nama-nama pemain yang bakal berkembang pesat di bawah bimbingan Conte. Namun, di laga ini ada Davinson Sanchez yang terbukti main luar biasa.
Sanchez memulai laga di bangku cadangan. Dia menyaksikan Eric Dier dan Ben Davies kelimpungan mengatasi serangan Vitesse.
Di babakkedua, Sanchez bermain dan membuat perbedaan signifikan. Dia snangat dominan dalam duel-duel udara dan rajin memotong aliran umpan lawan.
4. Pertandingan gila

Tidak ada yang menduga pertandingan pertama Spurs bersama Conte berakhir dengan skor dramatis. 5 gol dalam satu lag, sempat unggul 3-0, plus ada total 3 kartu merah.
Singkatnya, kali ini Spurs menyuguhkan pertunjukan luar biasa. Ada gol-gol fantastis, ada pula momen-momen dramatis.
Jika setiap pertandingan di bawah Conte berjalan sepanas ini, tentu Spurs jadi tim yang perlu diwaspadai.
5. Masih banyak PR

Seperti yang disinggun di atas, Spurs bermain sangat baik di 30 menit pertama, tapi setelah itu level performa mereka terus merosot.
Usai laga, Conte mengaku puas dengan hasil akhir, tapi dia tahu betul masih banyak PR untuk Tottenham yang sekarang.
"Ini pertandingan gila, tapi memetik kemeanngan dengan susah payah aadlah hal bagus untuk tim ini," kata Conte.
"Mereka harus mengembangkan rasa percaya diri. Mereka harus bekerja keras," pungkasnya.
Sumber: Squawka
Jangan lewatkan ini Bolaneters!
- Utak-Atik Skuad Roma, Mourinho: Milan Pernah Kesulitan Lawan Kami
- Komentar Antonio Conte Usai Laga Pertama Bersama Tottenham: Gila!
- Jose Mourinho Terima Hasil Akhir, tapi Harusnya Roma Dapat 2 Penalti!
- Gagal Balas Dendam ke Bodo/Glimt, Warganet: AS Roma Perlu Diruwat, Ada Aura Negatifnya!
- Hasil Pertandingan Tottenham vs Vitesse: Skor 3-2
- Debut Antonio Conte di Tottenham: Menang Sih, tapi...
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kunci Rapat-rapat! Inter Tegaskan Ogah Jual Pemainnya ke Tottenham
Liga Italia 5 November 2021, 21:30
-
Latih Tottenham, Antonio Conte Ingin Boyong Pemain Juventus Ini
Liga Inggris 5 November 2021, 19:00
-
Tiga Poin di Debut Conte Bersama Spurs
Galeri 5 November 2021, 11:44
-
Sebelum Gabung Spurs, Conte Sempat Siapkan Timnya Gabung MU
Liga Inggris 5 November 2021, 11:30
LATEST UPDATE
-
Kualitas Pemain Lokal Timnas Indonesia Bikin Kagum Shayne Pattynama: Sangat Bagus!
Tim Nasional 21 Februari 2026, 05:50
-
Hasil Sassuolo vs Verona 3-0: Jay Idzes Tampil Penuh, Berardi Jadi Pembeda
Liga Italia 21 Februari 2026, 05:18
-
Prediksi Atalanta vs Napoli 22 Februari 2026
Liga Italia 21 Februari 2026, 03:58
-
Prediksi Barcelona vs Levante 22 Februari 2026
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 03:37
-
Michael Carrick Beri Sinyal Siap Bertahan Lebih Lama di Manchester United
Liga Inggris 21 Februari 2026, 03:34
-
Prediksi Roma vs Cremonese 23 Februari 2026
Liga Italia 21 Februari 2026, 03:32
-
Dari Nyaris Hengkang Hingga Tak Tergantikan, Keajaiban Mainoo di Tangan Carrick
Liga Inggris 21 Februari 2026, 03:18
-
Prediksi Tottenham vs Arsenal 22 Februari 2026
Liga Inggris 21 Februari 2026, 03:12
-
Prediksi PSG vs Metz 22 Februari 2026
Liga Eropa Lain 21 Februari 2026, 03:05
-
Prediksi Man City vs Newcastle 22 Februari 2026
Liga Inggris 21 Februari 2026, 03:00
-
Prediksi Osasuna vs Real Madrid 22 Februari 2026
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 00:30
-
Prediksi Lecce vs Inter 22 Februari 2026
Liga Italia 21 Februari 2026, 00:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09

























KOMENTAR