
Masih bermain tanpa shooting guard andalan, Merio Ferdiyansyah, Stadium mampu menyulitkan Aspac hingga menit-menit akhir. Namun harus diakui, ketenangan Aspac mampu meredam agresivitas Stadium.
Xaverius Prawiro yang turun sebagai starter menjadi senjata andalan Aspac. Xaverius menghasilkan enam poin bagi timnya. Produktivitas yang lebih baik ditunjukan oleh Okiwira. Oki yang bermain bergantian dengan Xaverius di kuarter pertama efektif 100 persen. Sayang, Oki hanya melepaskan satu kali tembakan masuk. Dua poin lagi dihasilkan Oki melalui tembakan bebas. Aspac unggul 16-13 di akhir kuarter pertama.
Pertandingan mulai berjalan keras di kuarter kedua. Dua bigman Aspac, Isman Thoyib dan Wahyu Widayat Jati mendapatkan penjagaan ketat dan bergantian dari Randolph Ariestedes dan Daniel Iskandar. Kedua tim bermain dalam tempo cukup tinggi, namun dalam akurasi yang rendah. Aspac hanya mampu menambah 13 poin, sementara Stadium hanya dapat tambahan 10 angka.
Mendapat lawan yang seimbang di bawah ring, Aspac tetap ngotot menerobos masuk. Kinerja Pringgo adalah yang paling merepotkan Stadium. Pringgo yang mencetak lima poin dari dalam mendapatkan sokongan lima poin tambahan dari tembakan-tembakan Xaverius. Aspac mulai menjauh di akhir kuarter ketiga 45-3.
Tri Wicaksono dan Chandra Yusran bermain sangat baik di kuarter terakhir. Kedua pemain ini berhasil membawa Stadium mendekat hingga terpaut tiga angka saja, 46-43. Aspac yang lama tidak mampu menambah angka menemukan kunci melalui rookie Andakara Prastawa. Lima tembakan bebas berturut-turut dari Prastawa kembali membawa skor Aspac berjalan naik.
Prastawa akhirnya mencetak 11 angka secara keseluruhan. Poin terbanyak Aspac dikumpulkan oleh Xaverius dengan 21 poin. Sementara performa gemilang ditunjukan oleh Pringgo yang mencetak delapan poin dan 10 rebound. Pada kubu Stadium, poin terbanyak dikumpulkan oleh Dino Leonardo dengan 10 poin.
”Walau menang, banyak kelemahan yang menjadi bahan evaluasi kami. Mulai dari akurasi shooting yang jelek hingga turnover yang terlampau banyak,” ungkap Antonius Joko Endratmo, asisten pelatih Aspac.
Menyusul kemenangan atas Stadium itu, Aspac bersaing ketat dengan CLS Knights di papan atas yang sama-sama menyapu bersih tiga laga pada seri perdana ini dengan kemenangan. Keduanya bakal saling bentrok Jumat lusa (30/11). Setelah itu, Aspac bakal menutup seri pertama ini dengan menantang tuan rumah Garuda Kukar Bandung pada hari Minggu (2/12). (fjr/gia)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ketenangan Aspac Redam Agresivitas Stadium
Basket 27 November 2012, 23:26
-
CLS Knights Tundukkan Hangtuah Lewat Overtime
Basket 27 November 2012, 21:10
-
Gelar 49 Game, WNBL Indonesia Dimulai di Bandung
Basket 27 November 2012, 18:45
-
Mesin Poin Pelita Jaya Bombardir Pacific Caesar
Basket 26 November 2012, 21:55
-
CLS Knights Susah Payah Tundukkan Satya Wacana
Basket 26 November 2012, 20:00
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Everton vs Man Utd: Benjamin Sesko
Liga Inggris 24 Februari 2026, 05:08
-
Hasil Everton vs Man Utd: Benjamin Sesko Bawa MU Kembali ke Empat Besar!
Liga Inggris 24 Februari 2026, 04:57
-
Mandul Sejak Pergantian Tahun, Apa yang Terjadi dengan Christian Pulisic?
Liga Italia 24 Februari 2026, 03:04
-
Link Nonton Live Streaming Everton vs Man United di Vidio, 24 Februari 2026
Liga Inggris 24 Februari 2026, 01:15
-
Tempat Menonton Everton vs Man Utd: Live Streaming Premier League di Vidio
Liga Inggris 23 Februari 2026, 22:15
-
Permainan Mental Guardiola Bisa Jadi Petaka untuk Arsenal!
Liga Inggris 23 Februari 2026, 21:58
-
Shayne Pattynama Siap Hadapi Laga Emosional Persija vs Malut United
Bola Indonesia 23 Februari 2026, 21:19
-
Prediksi BRI Super League: Bhayangkara FC vs Semen Padang 24 Februari 2026
Bola Indonesia 23 Februari 2026, 20:47
-
Prediksi BRI Super League: Malut United vs Persija 24 Februari 2026
Bola Indonesia 23 Februari 2026, 20:42
-
Dua Sisi Koin di Balik Performa Gemilang Virgil van Dijk
Liga Inggris 23 Februari 2026, 20:26
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09

























KOMENTAR