
Bola.net - Bayern Munchen siap memberikan kejutan kepada PSG pada leg kedua perempat final Liga Champions. Laga antara Munchen kontra PSG akan berlangsung di Stadion Parc des Princes, Rabu (14/4/2021) dini hari WIB.
Die Roten dikenal memiliki mental juara dan semangat pantang menyerah. Sehingga, di laga nanti tim asuhan Hansi Flick setidaknya butuh dual gol untuk bisa lolos ke fase berikutnya.
Kekalahan 3-2 atas PSG di Stadion Allianz Arena pada leg pertama perempat final Liga Champions, membuat Hansi Flick harus memutar otak. Meski berat, momen comeback pada leg kedua pernah dicatatkan oleh Munchen dalam beberapa kesempatan.
Berikut lima momen comeback Bayern Munchen di pentas Eropa.
Babak 16 besar Liga Champions 2015/16
- Juventus 2-2 Bayern / Bayern 4-2 Juventus
Setelah ditahan imbang 2-2 di Italia pada leg pertama, Munchen hanya membutuhkan satu gol di kandang. Namun pada leg kedua kala itu, Munchen sempat tertinggal dua gol di babak pertama.
Striker asal Polandia, Robert Lewandowski berhasil mencetak gol di menit 73 dan disusul gol Thomas Muller pada menit 90.Sehingga skor menjadi imbang dan membuat laga itu masuk ke perpanjangan waktu.
Dua pemain pengganti Munchen berhasil membuahkan hasil bagus. Memasuki menit 108, pemain pengganti Thiago Alcantara berhasil mencetak gol disusul Kingsley Coman di menit 110. Die Roten akhirnya meraih kemenangan 4-2 di Stadion Allianz Arena.
Babak Kedua Liga Champions 1975/75
- Malmo 1-0 Bayern / Bayern 2-0 Malmo
Pada tahun 1975/75, sebuah kejutan terjadi di leg pertama babak kedua. Munchen dipermalukan 1-0 ketika bertandang ke Swedia melawan Malmo di Stadion Swedbank. Kala itu Tommy Andersson berhasil menjebol gawang Sepp Maier di leg pertama.
Namun pada pertemuan leg kedua, Munchen berhasil comeback dengan skor 2-0 di Stadion Allianz Arena. Saat itu, Bernd Durnberger berhasil mencatatkan papan skor dari titik penalti pada menit ke-59 untuk menyamakan kedudukan secara agregat.
Tetapi, pada menit ke-77 Conny Torstensson berhasil mencetak gol dan membuat Munchen meraih kemenangan menjadi 2-1. Kemenangan tersebut memastikan Munchen melaju ke babak berikutnya.
Babak 16 Besar Liga Champions 2006/07
- Real Madrid 3-2 Bayern / Bayern 2-1 Real Madrid
Bertandang ke markas Real Madrid menjadi ujian terberat bagi Munchen. Pasalnya, di leg pertama Los Blancos berhasil memimpin 3-2 lewat dua Raul Gonzalez dan satu gol Ruud Van Nistelrooy. Sedangkan gol Munchen dicetak oleh Lucio dan Mark van Bommel.
Pada pertemuan leg kedua, Roy Makaay berhasil menyamakan kedudukan dengan gol tercepat di Liga Champions hanya 10,12 detik. Lalu, Lucio berhasil mencetak gol pada menit ke-66 dan sempat membuat unggul. Tetapi, Van Nistelrooy berhasil membalas menjadi 4-4 di menit ke-83.
Gol tandang dari Mark van Bommel memberikan penyelamat bagi Munchen dan membuat Die Roten lolos ke fase berikutnya.
Babak Ketiga Liga Champions 1988/89
- Bayern 0-2 Inter Milan / Inter 1-3 Bayern
Kemenangan gol tandang juga terjadi lagi bagi Munchen di putaran ketiga Liga Champions 1988/89. Pada pertemuan leg pertama, Munchen harus mengakui kehebatan Inter Milan yang berakhir dengan skor 2-0 lewat gol Aldo Serena dan Nicola Berti di Stadion Allianz Arena.
Namun, pada leg kedua Die Roten membalas langsung dengan tiga gol yang dicetak oleh Roland Wohlfarth, Klaus Augenthaler, dan Jurgen Wegmann. Sehingga membuat Munchen unggul dengan skor 3-2, namun Aldo Serena berhasil membalasnya menjadi 3-3 hingga akhir pertandingan.
Perempat Final 2014/15
- Porto 3-1 Bayern / Bayern 6-1 Porto
Pada tahun 2014/15, Munchen berhasil ditaklukkan oleh Porto dengan skor 3-1 pada leg pertama di Stadion Dragao. Ricardo Quaresma berhasil mencetak dua gol ke gawang Manuel Neuer dengan satu gol dari Jackson Martinez. Sedangkan gol Munchen dicetak oleh Thiago Alcantara.
Namun, Munchen berhasil bangkit pada leg kedua dengan skor telak 6-1 di Stadion Allianz Arena dan berhak lolos ke babak berikutnya. Robert Lewandowski berhasil mencatat dua gol dan Thiago Alcantara, Jerome Boateng, Thomas Muller, dan Xabi Alonso masing-masing satu gol.
(Bola.net/Muhammad Ibnu Prasetyo)
Baca Ini Juga:
- Begini Cara Dortmund Membuat MU tak Berkutik Saat Menegosiasikan Harga Sancho
- Dortmund Masih Enggan Jual Erling Haaland, Mino Raiola Ogah Serta-Merta Menerima
- Ternyata Manchester United Masih Ngarep Jadon Sancho
- Hansi Flick Gabung Timnas Jerman dan Jurgen Klopp Pindah ke Bayern Munchen?
- 5 alasan Bayern Munchen Kalahkan PSG pada leg Kedua Perempat Final Liga Champions
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Awas MU! PSG Juga Incar Jadon Sancho
Bundesliga 13 April 2021, 18:40
-
5 Momen Comeback Bayern Munchen di Pentas Eropa: Selanjutnya Lawan PSG?
Bundesliga 13 April 2021, 15:03
-
Duel Antarlini PSG vs Bayern Munchen: Siapa Lolos ke Babak Semifinal?
Bundesliga 13 April 2021, 14:58
-
Neymar: Kylian Mbappe Adalah Golden Boy Kami!
Liga Eropa Lain 13 April 2021, 08:30
LATEST UPDATE
-
Nonton Live Streaming Liga Italia: Milan vs Udinese
Liga Italia 11 April 2026, 18:02
-
Live Streaming Milan vs Udinese - Link Nonton Serie A/Liga Italia di Vidio
Liga Italia 11 April 2026, 16:00
-
Enzo Fernandez Sudah Minta Maaf, tapi Hukuman Tetap Berlaku
Liga Inggris 11 April 2026, 15:45
-
Klasemen Pembalap ASB1000 ARRC Asia Road Racing Championship 2026
Otomotif 11 April 2026, 15:43
-
Kapan Barcelona Bisa Juara La Liga? Ini Hitung-hitungan Lengkapnya
Liga Spanyol 11 April 2026, 15:15
-
Nonton Live Streaming BRI Super League: Persija Jakarta vs Persebaya
Bola Indonesia 11 April 2026, 15:14
LATEST EDITORIAL
-
5 Pelatih Sepak Bola Terkaya 2026, Pep Guardiola Hanya Posisi Ketiga
Editorial 10 April 2026, 17:51
-
Bangun Era Baru, 5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Masa Depan Liverpool
Editorial 10 April 2026, 17:32
-
5 Kandidat Pelatih Baru Real Madrid Jika Alvaro Arbeloa Pergi
Editorial 9 April 2026, 17:45






















KOMENTAR