
Bola.net - Gelandang Manchester City Ilkay Gundogan mengungkapkan ia pernah membuat manajer Liverpool yakni Jurgen Klopp sangat marah saat masih berada di Borussia Dortmund.
Sebelum di Liverpool, Klopp menjadi arsitek Dortmund. Ia menangani klub Bundesliga tersebut dari tahun 2008 hingga 2015.
Pada tahun 2011, Klopp memboyong Gundogan dari Nurnberg. Pemain Jerman keturunan Turki itu kemudian menjadi salah satu gelandang andalan Dortmund.
Keduanya sempat bahu-membahu membantu Dortmund meraih beberapa prestasi. Di antaranya gelar juara Bundesliga, DFB Pokal, DFL Supercup, dan runner-up Liga Champions.
Berawal dari Cedera
Jurgen Klopp dikenal sebagai sosok pelatih yang suka menebar senyum. Ia juga suka memeluk para pemainnya dan dekat dengan anak-anak asuhnya.
Namun Klopp juga tak ragu untuk memarahi anak-anak asuhnya jika mereka tak mematuhi perintahnya. Hal tersebut pernah dialami oleh Ilkay Gundogan saat masih berada di Borussia Dortmund.
"Saya pernah berhasil membuat Jurgen Klopp marah. Benar-benar marah," buka Gundogan kepada Players 'Tribune.
“Itu di musim kedua saya di Dortmund. Kami tertinggal di Bundesliga, tetapi kami memiliki kesempatan di Liga Champions. Staf memiliki aturan ini bahwa jika Anda merasa tidak enak sebelum sesi latihan, Anda harus melaporkannya ke dokter tim. Dengan cara itu kami akan menghindari cedera, dan Jurgen akan tahu bahwa Anda mungkin tidak bisa berlatih."
"Jadi suatu pagi saya bangun dan merasakan hamstring saya sedikit [bermasalah]. Apakah saya memiliki masalah otot, atau apakah saya hanya lelah? Saya tidak tahu. Saya mungkin seharusnya mengirim sms ke dokter. Tapi saya pikir, 'Mungkin ini akan baik-baik saja'. Seperti biasa, saya datang ke tempat latihan satu jam sebelum sesi dimulai. Dan untuk memastikannya, saya meminta dokter untuk memeriksa hamstring saya."
Klopp Marah Besar Pada Gundogan
Saat itu Ilkay Gundogan ngotot mengatakan dirinya baik-baik saja dan bisa berlatih. Namun tim dokter klub mengatakan ia tak boleh mengambil resiko dan kemudian menginformasikan hal tersebut pada Jurgen Klopp.
Setelah itu, sempat terjadi sedikit perdebatan di antara keduanya. Namun yang terjadi kemudian adalah Klopp kemudian marah besar.
"Jurgen masuk dan ia tidak senang. Saya mencoba mencari jalan keluar, meskipun saya tahu saya salah. Jurgen terus mengatakan bahwa kami tidak bisa mengambil risiko. Saya terus mengatakan bahwa saya bisa berlatih," kenangnya.
"Dan kemudian ia marah besar. Anda tahu ketika ia mulai memberikan tatapan tajam ini dan mengertakkan giginya?"
"Ia menatap saya dan berteriak, 'LAKUKAN APA PUN YANG INGIN KAU LAKUKAN!' Lalu ia membanting pintu di belakangnya," seru Gundogan.
Ilkay Gundogan dan Jurgen Klopp berpisah pada tahun 2015. Saat itu Klopp lebih dulu meninggalkan Borussia Dortmund untuk pindah ke Liverpool dan disusul kemudian oleh Gundogan ke Manchester City pada tahun 2016.
(Players Tribune)
Jangan Lewatkan:
- Jurgen Klopp: Liverpool Tidak Pantas Bermain di Liga Champions
- Jurgen Klopp Kecam Keras Pemain Liverpool: Terlalu Lembek!
- Soal Konsep Baru Liga Champions, Jurgen Klopp: Ini Konyol Sekali!
- 'Big Six' EPL Terancam Hukuman Akibat ESL, Jurgen Klopp: Jangan Dong!
- Soal 'You'll Never Walk Alone' Liverpool, Gary Neville Mengaku Minta Maaf
- Protes Gundogan: Format Baru UCL Sama Buruknya dengan ESL!
- Perasaan Skuad Man City Usai Lolos ke Semifinal UCL: Lega Banget!
- Dortmund vs City, Pujian Setinggi Langit Gundogan buat Haaland
- Starting XI Pemain Muslim di Premier League, Penuh Nama-Nama Bintang!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bagaimana Rasanya Dimarahi Klopp? Ini Testimoni Gundogan
Bundesliga 27 April 2021, 19:29
-
Tantang Manchester City, Kylian Mbappe Dipastikan Bisa Tampil
Liga Champions 27 April 2021, 18:20
-
Data dan Fakta Liga Champions: PSG vs Manchester City
Liga Champions 27 April 2021, 15:02
-
Prediksi PSG vs Manchester City 29 April 2021
Liga Champions 27 April 2021, 15:01
LATEST UPDATE
-
5 Pertanyaan Besar untuk Real Madrid
Liga Spanyol 21 Agustus 2026, 13:18
-
Michael Carrick Bantah Klaim Manchester United Dapat Start Mudah di Premier League
Liga Inggris 21 Agustus 2026, 13:14
-
Jadwal Serie A Pekan Ini, 22-25 Agustus 2026
Liga Italia 21 Agustus 2026, 12:32
-
Siapa Kapten Ideal Real Madrid di Era Mourinho?
Liga Spanyol 21 Agustus 2026, 12:11
-
Pemain-pemain Berkaki Cepat di Premier League Musim Ini
Liga Inggris 21 Agustus 2026, 11:13
-
Arda Guler, Perkembangan Kecilnya Bisa Beri Dampak Besar pada Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 21 Agustus 2026, 09:47
-
Diego Moreira: Ambisi, Target, dan Karakter Sang Pemain Baru AC Milan
Liga Italia 21 Agustus 2026, 07:39
-
AS Roma Cetak Sejarah Unik Usai Rodrigo Mora Kenakan Nomor 86
Liga Italia 21 Agustus 2026, 07:31
-
Juventus Tetapkan Bek Sayap sebagai Prioritas Transfer Terakhir
Liga Italia 21 Agustus 2026, 07:20
-
Atletico Madrid Nego Nicolas Jackson, Chelsea Ingin Jual Permanen
Liga Spanyol 21 Agustus 2026, 06:56
-
Carlos Baleba Belum Deal, Manchester United Harus Naikkan Tawaran
Liga Inggris 21 Agustus 2026, 06:51
-
Arsenal Dapat Lampu Hijau dari Atletico, tapi Julian Alvarez Prioritaskan Barcelona
Liga Inggris 21 Agustus 2026, 06:45
-
Liverpool Dapat Angin Segar dalam Perburuan Bradley Barcola
Liga Inggris 21 Agustus 2026, 06:40
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59
























KOMENTAR