
Bola.net - Manajer Liverpool, Jurgen Klopp angkat bicara terkait konsep baru Liga Champions. Ia mengaku tidak suka dan menolak keras konsep tersebut.
Per musim 2024/25 nanti, Liga Champions akan mengalami perubahan format. Perubahan pertama adalah penambahan peserta dari yang sebelumnya 32 tim menjadi total 36 tim.
Efek penambahan tim ini, format fase grup akan berubah. Nantinya setiap grup akan terdiri dari enam tim sehingga jumlah pertandingan fase grup akan bertambah.
Klopp mengaku tidak suka dengan konsep baru tersebut. "Saya rasa ini [konsep baru UCL] adalah lelucon," buka Klopp yang dikutip Goal International.
Baca komentar lengkap sang manajer di bawah ini.
Jadwal Semakin Padat
Ada satu alasan mengapa Klopp menolak dengan tegas konsep baru UCL ini. Ia menyebut bahwa dengan konsep ini, jadwal Liverpool dan kontestan-kontestan UCL lainnya bakal semakin padat.
"UEFA menelpon saya dan saya rapat dengan mereka selama satu jam, di mana mereka menjabarkan konsep baru tersebut dan saya bilang saya tidak menyukainya,"
"Nantinya akan ada 10 pertandingan [di fase grup] dan bukannya enam, dan saya tidak tahu di mana mereka akan menaruh jadwal tambahan itu nanti,"
Situasi Sulit
Klopp menyebut konsep itu sangat merugikan terutama bagi tim-tim EPL yang punya banyak kompetisi domestik. Ia berharap UEFA bisa menemukan solusi agar jadwal kompetisi nanti tidak memberatkan para kontestan.
"Kita lihat nanti apa yang akan dilakukan oleh mereka. UEFA mungkin akan meminta salah satu kompetisi domestik untuk dibatalkan,"
"Mereka juga mungkin bisa meminta hanya ada 18 tim saja di liga. Namun saya yakin permintaan itu akan ditolak oleh Premier League dan juga EFL," ujarnya.
Laga Berikutnya
Liverpool akan beraksi nanti malam.
The Reds akan berhadapan dengan Newcastle di pertandingan pekan ke-33 EPL.
(Goal International)
Baca Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Soal Konsep Baru Liga Champions, Jurgen Klopp: Ini Konyol Sekali!
Liga Inggris 24 April 2021, 16:00
-
Mateo Kovacic Batal Bereuni dengan Real Madrid?
Liga Champions 24 April 2021, 10:40
-
Protes Guardiola Terhadap UEFA: Buat Setahun Jadi 400 Hari Saja
Liga Inggris 24 April 2021, 06:00
-
Real Madrid Kebal dari Hukuman UEFA, Kok Bisa?
Liga Champions 23 April 2021, 12:42
-
Protes Gundogan: Format Baru UCL Sama Buruknya dengan ESL!
Liga Champions 23 April 2021, 08:00
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Swiss vs Kolombia: Gregor Kobel
Piala Dunia 8 Juli 2026, 05:59
-
Tempat Menonton Piala Dunia 2026: Swiss vs Kolombia
Piala Dunia 8 Juli 2026, 01:56
-
Dari Tangis Sedih Cristiano Ronaldo ke Tangis Bahagia Lionel Messi
Piala Dunia 8 Juli 2026, 01:35
-
Man of the Match Argentina vs Mesir: Lionel Messi
Piala Dunia 8 Juli 2026, 01:21
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Swiss vs Kolombia
Piala Dunia 7 Juli 2026, 23:34
-
Luis Diaz, Pilar Mimpi Besar Kolombia
Piala Dunia 7 Juli 2026, 23:00
-
Charles De Ketelaere Menikmati Momen Terbaik dalam Kariernya
Piala Dunia 7 Juli 2026, 22:00
-
Tempat Menonton Siaran Piala Dunia 2026: Argentina vs Mesir
Piala Dunia 7 Juli 2026, 21:31
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55






















KOMENTAR