
Bola.net - Kai Havertz mencetak sejarah Liga Champions setelah mencetak gol pada menit keenam untuk Arsenal melawan PSG di final hari Sabtu, 30 Mei 2026. Gol cepat ini langsung membuat jalannya pertandingan menjadi sangat sengit.
Pemain asal Jerman itu dengan cermat melepaskan tendangan kaki kiri ke sudut atas gawang setelah mendapat umpan beruntung dari Leandro Trossard. Arsenal pun langsung memimpin berkat gol tersebut.
Keberhasilan ini membuat nama Havertz masuk dalam buku sejarah kompetisi tertinggi Eropa. Menurut statistik yang dihimpun Statman Dave, gol tersebut mengamankan sejarah unik bagi bintang Arsenal.
Havertz kini menjadi salah satu pencetak gol paling produktif dalam sejarah final Liga Champions sejak kompetisi tersebut berganti nama pada tahun 1992.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Mengejar Rekor Penguasa Final Liga Champions

Prestasi terbaru Havertz membuatnya kini sejajar dengan para penyerang legendaris dunia. Hanya mantan penyerang legendaris Real Madrid, Cristiano Ronaldo dan Gareth Bale, yang mencetak lebih banyak gol di final.
Ronaldo mencetak empat gol di final Liga Champions, satu untuk Setan Merah pada tahun 2008 dan tiga untuk Real Madrid saat melawan Atletico Madrid pada tahun 2014 dan di final tahun 2017 melawan Juventus.
Sementara itu, Gareth Bale juga memiliki rekor yang tidak kalah mentereng di kompetisi ini. Bale mencetak tiga gol di final Liga Champions, satu gol melawan Atletico dan dua gol lagi di final 2018 melawan Liverpool.
Kini, Havertz menguntit di posisi berikutnya dan siap memecahkan rekor baru pada masa depan. Ketenangannya di depan gawang lawan menjadi modal utama untuk terus mencetak gol.
Sejajar para Legenda dan Jadi Pemain Andalan Arteta

Ini bukan pertama kalinya pemain asal Jerman tersebut menjadi pahlawan di laga puncak Eropa. Pemain berusia 26 tahun itu sebelumnya mencetak satu-satunya gol kemenangan untuk Chelsea melawan Manchester City di final 2021.
Gol itu membuat dirinya sejajar dengan nama-nama besar yang pernah menguasai panggung Eropa. Setelah mencetak gol di dua final Eropa yang berbeda, sang penyerang bergabung dengan jajaran ikon bersejarah termasuk Lionel Messi dan Samuel Eto'o.
Kedua mantan bintang Barcelona itu juga tercatat pernah mencetak gol pada dua laga final yang berbeda. Eto'o mencetak gol di final 2006 dan 2009 untuk Barcelona, sementara Messi melakukan hal yang sama di final 2009 dan 2011, kedua gol tersebut dicetak melawan Manchester United.
Baca Ini Juga
- Analisis Babak Pertama Final Liga Champions: Pertahanan Arsenal Bikin PSG Lumpuh
- Kontroversi Handball Warnai Babak Pertama Final Liga Champions PSG vs Arsenal, Dua Keputusan Wasit Jadi Sorotan
- Kenapa Ada Water Break di Final Liga Champions PSG vs Arsenal?
- Hasil Babak Pertama PSG vs Arsenal Final Liga Champions: Kai Havertz Bawa The Gunners Unggul
- Sedang Berlangsung, Live Streaming Final Liga Champions Arsenal vs PSG
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Analisis Taktik: Kendali Permainan PSG, Pertahanan Sayap Arsenal
Liga Champions 31 Mei 2026, 19:00
-
Mengulas 3 Keputusan VAR di Final Liga Champions PSG vs Arsenal
Liga Champions 31 Mei 2026, 18:30
-
Odegaard Puji Sikap Marquinhos kepada Gabriel
Liga Champions 31 Mei 2026, 18:08
-
Mentalitas Dinasti PSG dan Target Hat-trick Juara Liga Champions
Liga Champions 31 Mei 2026, 17:54
LATEST UPDATE
-
Hasil BRI Super League: Madura United Raih Poin Penuh dari Markas PSM Makassar
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 17:44
-
Legenda Thailand Dukung Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 16:36
-
Live Streaming Barcelona vs Alaves: Jadwal dan Link Nonton
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 15:21
-
Live Streaming AC Milan vs Inter Milan: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:16
-
Live Streaming Udinese vs Roma: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:11
-
Live Streaming Man City vs Brighton: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:06
-
Live Streaming Chelsea vs Man Utd: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:01
-
Klasemen MotoGP 2026 Usai Sprint Race Malaysia: Marc Marquez Makin Kokoh di Puncak
Otomotif 31 Oktober 2026, 14:43
-
Hasil Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pedro Acosta Menang, Marc Marquez Posisi ke-2
Otomotif 31 Oktober 2026, 14:34
-
Prediksi Juventus vs Napoli 2 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 14:16
-
Prediksi Liverpool vs Arsenal 1 November 2026
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 13:08
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

























KOMENTAR