
Bola.net - PSG menegaskan statusnya sebagai penguasa baru Eropa. Klub asal Prancis itu sukses mempertahankan gelar Liga Champions setelah mengalahkan Arsenal pada final musim 2025/2026.
PSG menang dengan skor 4-3 lewat adu penalti setelah bermain imbang 1-1 selama 120 menit di Puskas Arena, Budapest. Gelar tersebut menjadi trofi Liga Champions kedua secara beruntun bagi Les Parisiens.
Keberhasilan PSG tentu memunculkan kembali satu nama yang selama bertahun-tahun menjadi wajah proyek ambisius klub tersebut, yakni Kylian Mbappe. Hubungan antara PSG dan sang penyerang Prancis selalu menjadi bagian penting dari perjalanan klub menuju level elite Eropa.
Menariknya, PSG justru menemukan jalan menuju kejayaan Liga Champions setelah berpisah dengan Mbappe. Fakta itu membuat perbandingan antara pencapaian klub dan karier mantan bintang mereka semakin sulit dihindari.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
PSG Menemukan Kejayaan Setelah Ditinggal Mbappe

Selama bertahun-tahun, Mbappe menjadi pusat proyek besar PSG untuk menaklukkan Eropa. Klub bahkan pernah membangun lini depan bertabur bintang yang dihuni Mbappe, Neymar, dan Lionel Messi.
Namun, kombinasi pemain kelas dunia tersebut tidak pernah mampu membawa PSG mengangkat trofi Liga Champions. Dominasi mereka lebih banyak terjadi di kompetisi domestik Prancis.
Situasi berubah ketika Mbappe memutuskan hengkang ke Real Madrid pada awal musim 2024/2025. Kepergiannya berlangsung tidak mulus karena PSG berharap sang pemain memperpanjang kontrak atau setidaknya menghasilkan biaya transfer.
Dua musim setelah perpisahan itu, PSG justru mencapai puncak kejayaan yang selama ini mereka impikan. Mereka memenangkan Liga Champions pada musim 2024/2025 dan kembali mempertahankannya pada musim 2025/2026.
Mbappe Masih Mencari Trofi Liga Champions Pertama

Di sisi lain, perjalanan Mbappe bersama Real Madrid belum berjalan sesuai harapan. Meski bergabung dengan klub tersukses dalam sejarah Liga Champions, trofi yang paling diincarnya belum juga datang.
Real Madrid gagal memenangkan Liga Champions dalam dua musim pertama Mbappe di Santiago Bernabeu. Padahal sebelum kedatangannya, Los Blancos dikenal sebagai tim yang sangat dominan di kompetisi tersebut.
Tidak hanya di Eropa, Mbappe juga belum mampu mengangkat trofi La Liga bersama Madrid. Kondisi ini membuat perbandingan dengan PSG semakin menarik untuk dibahas.
Sejauh ini, gelar yang berhasil diraih Mbappe bersama Real Madrid adalah FIFA Intercontinental Cup 2024 dan UEFA Super Cup 2024. Prestasi tersebut tetap bergengsi, tetapi belum mampu menandingi pencapaian PSG di Liga Champions.
PSG Belum Puas, Ambisi Masih Terus Bertambah

Kesuksesan meraih dua gelar Liga Champions secara beruntun tidak membuat PSG kehilangan motivasi. Skuad muda yang dibangun klub masih memiliki ambisi besar untuk terus mendominasi sepak bola Eropa.
Penyerang muda PSG, Desire Doue, menegaskan bahwa timnya tidak ingin cepat puas dengan pencapaian saat ini. Menurutnya, keberhasilan tersebut justru menjadi motivasi untuk meraih lebih banyak trofi.
"Kami sangat, sangat bangga, sangat bahagia, dan bersyukur. Itu adalah pertandingan yang sulit melawan tim yang bagus," kata penyerang PSG, Desire Dou, dalam wawancaranya dengan TNT Sports.
"Saya tidak tahu , Anda harus memberi tahu. Kita harus tetap rendah hati dan kita akan bekerja lagi, kita menginginkan lebih, kita adalah tim muda yang haus kemenangan. Kita akan terus maju," tegas Desire Dou.
Baca Ini Juga
- Luis Enrique Ukir Jejak Emas, Kini Hanya Carlo Ancelotti yang Punya Gelar Liga Champions Lebih Banyak Darinya
- Air Mata Gabriel dan Momen Paling Menyakitkan Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026
- Rapor Pemain Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026: Declan Rice Solid, Gabriel jadi Puncak Drama
- Mikel Arteta Salah Pilih Eksekutor Penalti jadi Biang Kekalahan Arsenal di Final Liga Champions?
- Man of the Match PSG vs Arsenal: Vitinha
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Analisis Taktik: Kendali Permainan PSG, Pertahanan Sayap Arsenal
Liga Champions 31 Mei 2026, 19:00
-
Mengulas 3 Keputusan VAR di Final Liga Champions PSG vs Arsenal
Liga Champions 31 Mei 2026, 18:30
-
Odegaard Puji Sikap Marquinhos kepada Gabriel
Liga Champions 31 Mei 2026, 18:08
-
Mentalitas Dinasti PSG dan Target Hat-trick Juara Liga Champions
Liga Champions 31 Mei 2026, 17:54
LATEST UPDATE
-
3 Hal yang Patut Diperhatikan Jelang Barcelona vs Alaves
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:27
-
Kylian Mbappe Kini Memahami Kekecewaan Vinicius Junior di Ballon d'Or
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:23
-
Jadwal Lengkap La Liga 2026/2027
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:05
-
Jadwal Lengkap Serie A 2026/2027
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:03
-
Jadwal Lengkap Premier League 2026/2027
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 07:01
-
Lille vs Lens: Giroud Masuk Menit 72, Cetak Gol Kemenangan Menit 86
Liga Eropa Lain 31 Oktober 2026, 06:40
-
Man of the Match Le Havre vs PSG: Achraf Hakimi
Liga Eropa Lain 31 Oktober 2026, 06:27
-
Hasil Le Havre vs PSG: Hakimi Cetak Hat-Trick, Luis Enrique Cetak Sejarah
Liga Eropa Lain 31 Oktober 2026, 06:20
-
Pemain Juventus Muak, Luciano Spalletti Dianggap Terlalu Banyak Bicara!
Liga Italia 30 Oktober 2026, 22:58
-
Dominic Calvert-Lewin Diincar MU, Leeds: Maaf, Gak Dulu!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:57
-
Hitung Mundur Menuju 1000 Gol Cristiano Ronaldo, Kurang Berapa?
Piala Dunia 30 Oktober 2026, 22:20
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18
























KOMENTAR