
Bola.net - Mikel Arteta angkat bicara soal kegagalan Arsenal melaju ke final Liga Champions setelah disingkirkan PSG.
Dalam laga leg kedua semifinal yang berlangsung di Parc des Princes, Kamis (8/5/2025) dini hari WIB, PSG menang 2-1 atas Arsenal dan mengunci agregat 3-1. Namun bagi Arteta, ada satu sosok yang seharusnya tidak tampil di laga tersebut—Achraf Hakimi.
Bek kanan asal Maroko itu mencetak gol kedua bagi PSG dan dinilai Arteta seharusnya tidak bermain karena layak mendapat kartu kuning kedua pada leg pertama.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Penilaian Mikel Arteta

Dalam laga di Emirates sepekan sebelumnya tersebut, Hakimi melakukan pelanggaran keras terhadap Gabriel Martinelli di penghujung pertandingan, tetapi wasit tidak mengeluarkan kartu tambahan.
“Menurut saya, Hakimi seharusnya tidak berada di lapangan. Ia sudah menerima kartu kuning di leg pertama dan melakukan pelanggaran lain yang layak diganjar kartu," ujar Arteta dikutip Mirror.
"Kalau itu terjadi, ia diskors dan tidak bisa mencetak gol melawan kami di leg kedua.” imbuhnya.
Apresiasi Mikel Arteta

Gol-gol PSG dicetak oleh Fabian Ruiz dan Hakimi, menyusul keunggulan awal lewat Ousmane Dembele di leg pertama. Arsenal sempat memperkecil ketertinggalan lewat Bukayo Saka di menit-menit akhir, namun gol tersebut tak cukup untuk menyelamatkan peluang The Gunners.
Meski kecewa, Arteta tetap memberikan apresiasi atas performa timnya di kompetisi Eropa musim ini. Namun ia mengakui bahwa hanya permainan bagus tidak cukup untuk meraih gelar.
“Ini bukan soal peluang menang. Ini soal menjadikannya nyata. Statistik bisa menunjukkan siapa yang lebih unggul, tapi kalau tidak bisa mencetak gol, semuanya percuma,” ucapnya.
Final Emosional

Sementara itu, pelatih PSG Luis Enrique menyoroti momen emosional yang menanti timnya—final Liga Champions dengan dukungan penuh dari suporter.
Enrique berharap keberuntungan berpihak pada Les Parisiens, yang terakhir kali mencapai final pada 2020 dalam suasana tanpa penonton akibat pandemi.
"Ini akan menjadi final pertama kami di hadapan fans, dan itu berarti segalanya. Tanpa mereka, rasanya bukan final sungguhan," kata Enrique.
"Kalau ada tim yang layak menang karena sudah terlalu lama menunggu, itu adalah PSG."
Fokus Arsenal

Arsenal kini mengalihkan fokus ke Premier League. Mereka akan menghadapi tantangan berat di Anfield saat melawan Liverpool, juara bertahan liga.
Kemenangan dalam laga tersebut bisa memastikan tiket ke Liga Champions musim depan, mengingat dua pesaing terdekat—Chelsea dan Nottingham Forest—akan saling jegal di laga terakhir
Menanggapi tekanan jelang akhir musim, Arteta tetap realistis namun tegas.
“Inilah kenyataannya. Saat Anda nyaris memenangkan trofi besar lalu gagal, itu bagian dari proses. Yang penting adalah bisa bangkit cepat dan menatap kompetisi berikutnya dengan semangat dan performa maksimal.”
Sumber: Mirror
Jangan Lewatkan!
- Mikel Arteta Pastikan Arsenal Siap Beri Guard of Honour untuk Liverpool
- Jadwal Lengkap Premier League 2024/2025 di SCTV dan Vidio
- Jadwal Liga Inggris Pekan Ini Live di SCTV dan Vidio, 10-11 Mei 2025
- Mimpi Buruk Belum Berakhir, Arsenal Kini Bisa Terlempar dari 5 Besar Klasemen Premier League
- Arsenal Siap Belanja Besar di Musim Panas, Targetkan 4 Rekrutan Top
- Patrice Evra Sindir Gagalnya Arsenal ke Final Liga Champions dengan Analogi Nyeleneh
- Mikel Arteta Nilai Arsenal Tim Terbaik di Liga Champions, Luis Enrique: Saya Tidak Setuju!
- Sindiran Menohok Luis Enrique Usai PSG Bekuk Arsenal: Ligue 1 Bukan Liga Petani!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Gambaran Kontras Duka dan Euforia di Stade de la Mosson
Liga Eropa Lain 10 Mei 2025, 12:43
-
Kepemimpinan Martin Odegaard Diragukan Usai Kekalahan dari PSG
Liga Inggris 9 Mei 2025, 13:02
LATEST UPDATE
-
Live Streaming Racing Santander vs Madrid: Jadwal dan Link Nonton
Liga Spanyol 1 November 2026, 12:13
-
Hasil Moto3 Malaysia 2026: Maximo Quiles Juara, Veda Ega Pratama Finis Kedua!
Otomotif 1 November 2026, 11:43
-
Live Streaming PSIM vs Borneo FC: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 1 November 2026, 11:18
-
Live Streaming Persib Bandung vs Isenmulang FC: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 1 November 2026, 10:14
-
Batas Waktu untuk Michael Carrick di Manchester United
Liga Inggris 1 November 2026, 09:10
-
Memprediksi Peluang Manchester United Terdegradasi
Liga Inggris 1 November 2026, 09:00
-
Rating Pemain Barcelona vs Alaves: Raphinha dan Yamal 9, Fermin Lopez Tertinggi
Liga Spanyol 1 November 2026, 08:51
-
Rating Pemain Inter Milan usai Kalah 1-3 dari AC Milan: Kebanyakan 6
Liga Italia 1 November 2026, 08:28
-
Rating Pemain AC Milan usai Hajar Inter Milan: Moreira Tertinggi, Maignan Krusial
Liga Italia 1 November 2026, 08:21
-
Man of the Match Milan vs Inter: Diego Moreira
Liga Italia 1 November 2026, 08:03
-
Man of the Match Bayern vs Dortmund: Konrad Laimer
Bundesliga 1 November 2026, 07:54
-
Bryan Cristante, Konduktor Sekaligus Finisher di Balik Pesta Gol AS Roma
Liga Italia 1 November 2026, 07:45
-
Rating Pemain Man City usai Dipermalukan Brighton di Etihad: Doku 8, Haaland 5
Liga Inggris 1 November 2026, 07:36
-
Rating Pemain Man Utd usai Terkapar di Markas Chelsea: Lisandro Martinez Terburuk!
Liga Inggris 1 November 2026, 07:06
-
Rating Pemain Chelsea usai Menang 2-0 vs Man Utd: Colwill, Lavia, Rogers 8, Palmer 9
Liga Inggris 1 November 2026, 06:58
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

























KOMENTAR