Trent Alexander-Arnold Siap Jadi Musuh di Anfield Saat Liverpool Jamu Madrid: Semua Gara-Gara Jude Bellingham!

Bola.net - Trent Alexander-Arnold akan kembali ke Anfield, namun kali ini bukan sebagai pahlawan Liverpool. Bek kanan asal Inggris itu akan datang sebagai lawan, mengenakan seragam putih Real Madrid dalam laga matchday 4 League Phase Liga Champions 2025/2026, Rabu (4/11/2025).
Momen ini diprediksi bakal penuh emosi. Selama bertahun-tahun, nama Trent identik dengan Liverpool dan Anfield—ia tumbuh, berkembang, dan mencapai puncak karier di sana. Namun kini, ia akan berjalan keluar dari terowongan yang sama dengan lambang klub lain di dadanya.
Pertemuan ini juga sarat makna simbolis. Bagi sebagian fans, ini bukan sekadar pertandingan Eropa, melainkan reuni yang menyakitkan. Mereka akan melihat pemain yang pernah jadi kebanggaan kota, kini berada di pihak musuh yang dulu sering jadi lawan paling dibenci.
Di balik semua tensi itu, ada cerita besar yang belum lama ini diungkap Trent. Bukan soal uang, bukan pula soal pelatih—tapi pengaruh besar dari rekan setimnya di timnas Inggris, Jude Bellingham.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Pengaruh Jude Bellingham di Balik Keputusan Trent

Sebelum laga panas ini, Trent buka-bukaan tentang alasan sebenarnya ia meninggalkan Liverpool dan bergabung dengan Real Madrid. Dalam sebuah wawancara dengan Prime Video, pemain berusia 27 tahun itu mengakui bahwa sosok Jude Bellingham memainkan peran besar dalam keputusannya.
“Ada banyak spekulasi—soal ‘agen Jude’,” ujar Trent sambil tersenyum. “Terlebih lagi di musim pertamanya (di Real Madrid). Kami bertemu di kamp pelatihan Inggris dan semua orang ingin tahu seperti apa di balik layar (di Real Madrid), ia bilang itu luar biasa dan ia belum pernah melihat yang seperti itu.”
Trent menambahkan bahwa percakapan dengan Bellingham membuatnya semakin yakin untuk mencoba petualangan baru. “Dorongan dari seluruh klub untuk menang dan ekspektasi untuk menang. Ia sangat memuji klub, dan saya sudah memutuskan pada akhirnya, saya butuh perubahan. Saya menginginkan tantangan baru di dalam dan luar lapangan. Ini mimpi yang menjadi kenyataan bagi saya,” lanjutnya.
Keputusan itu pun kini membawanya ke titik ini—berhadapan dengan tim yang membesarkannya, di stadion yang dulu ia sebut rumah. Dan semua berawal dari percakapan santai dengan sahabatnya di tim nasional.
Anfield Tak Akan Menyambut dengan Hangat

Namun, pengakuan Trent soal pengaruh Bellingham kini berpotensi besar memperkeruh situasi. Publik Anfield yang dulu sempat melepasnya dengan tepuk tangan kini bisa jadi tidak akan menyambutnya dengan tangan terbuka saat ia kembali ke Merseyside.
Sebagian fans menilai bahwa pernyataannya itu menjadi bukti ia memang sudah lama ingin meninggalkan klub. Banyak yang merasa dikhianati, apalagi Trent terus menolak perpanjangan kontrak dari manajemen Liverpool tapi ia tak kunjung mengutarakan niatannya yang sebenarnya sampai masa kerjanya di Anfield berakhir.
Kisah kembalinya pun diprediksi tidak akan manis. Dari tribun The Kop, mungkin bukan tepuk tangan yang akan terdengar, melainkan ejekan dan siulan. Trent kini dianggap simbol dari rasa kecewa yang tertinggal setelah era kejayaan Liverpool bersama Jurgen Klopp berakhir.
Namun, Trent tahu risiko yang akan ia hadapi. Ia paham betul arti emosional laga ini bagi para pendukung Liverpool, dan ia siap menerima apa pun bentuk sambutannya.
Masih Cinta Liverpool, Apa pun yang Terjadi

Meski kini membela Real Madrid, Trent Alexander-Arnold menegaskan bahwa cintanya pada Liverpool tak akan pernah padam. Ia tahu hubungan itu sudah berubah, tapi hatinya masih tertambat di klub masa kecilnya.
“Bagaimanapun saya diterima nanti, itu hak para fans. Saya akan selalu mencintai klub ini, selalu menjadi penggemar mereka,” ujar Trent dengan nada tulus.
Ia juga berterima kasih atas segala hal yang ia alami selama mengenakan seragam merah. “Saya berterima kasih atas semua kesempatan dan hal-hal luar biasa yang kami raih bersama, itu akan selalu hidup di hati saya. Tak peduli apa pun, perasaan saya terhadap Liverpool tidak akan berubah,” katanya.
Laga di Anfield nanti bisa jadi malam yang berat bagi Trent. Tapi di balik segala ejekan atau tepuk tangan yang mungkin ia terima, satu hal pasti—ia tetap bagian dari sejarah Liverpool, meski kini berdiri di sisi yang berbeda.
Klasemen Liga Champions
(Amazon Prime)
Baca Juga:
- Cedera, Rotasi, dan Adaptasi: Mengapa Peran Trent Alexander-Arnold di Real Madrid Masih Menggantung
- Ketika Ego Bertemu Strategi: Tantangan Xabi Alonso Mengelola Tekanan Ruang Ganti Real Madrid
- Superkomputer Prediksi Liverpool Sedikit Lebih Diunggulkan Lawan Real Madrid
- Liverpool Siap Tiru Rekor Juventus Hadapi Real Madrid di Liga Champions
- Carlo Ancelotti Tegur Vinicius Junior Usai Ngamuk ke Xabi Alonso di El Clasico
- Hadiah dari Bintang Chelsea Bikin Heboh, Sepatu Baru Vinicius Jr Cantumkan Nama Pemain Barca
- Tribute Emosional dari Skuad Real Madrid di Markas Liverpool untuk Diogo Jota: Trent Alexander-Arnold Berikan Stik PS
- Florian Wirtz Sebenarnya Ingin ke Real Madrid, Bukan Liverpool!
- Arne Slot Minta Fans Liverpool Sambut Baik Trent Alexander-Arnold di Anfield
- Sejarah Panjang Rivalitas Real Madrid vs Liverpool di Panggung Eropa:Final Liga Champions 2018 dan 2022 jadi Luka Abadi The Reds
- Kisah Steven Gerrard yang pernah Nyaris Pindah Dari Liverpool ke Real Madrid: Libatkan Dana Rp876 Miliar dan Tiga Pemain Sekaligus
- Liverpool vs Real Madrid: Arne Slot Pilih Puji Vinicius Jr, Bukan Bahas Kelakuannya di El Clasico
- Prediksi Liverpool vs Real Madrid 5 November 2025
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi Starting XI Liverpool vs Real Madrid: Dilema Mencari Komposisi Ideal
Liga Champions 4 November 2025, 19:56
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Galatasaray vs Juventus: Live Streaming Liga Champions di Vidio
Liga Champions 17 Februari 2026, 21:34
-
Live Streaming Dortmund vs Atalanta - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 17 Februari 2026, 20:00
-
Live Streaming Monaco vs PSG - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 17 Februari 2026, 20:00
-
Live Streaming Benfica vs Real Madrid - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 17 Februari 2026, 20:00
-
Jadwal Persib vs Ratchaburi Rabu 18 Februari 2026, Siaran Langsung RCTI dan GTV
Bola Indonesia 17 Februari 2026, 19:55
-
Jadwal Siaran Langsung Liga Champions di SCTV Malam Ini, 18 Februari 2026
Liga Champions 17 Februari 2026, 17:57
-
Live Streaming Galatasaray vs Juventus - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 17 Februari 2026, 17:45
-
Jadwal Liga Champions Pekan Ini Live di SCTV dan MOJI, 18-19 Februari 2026
Liga Champions 17 Februari 2026, 17:33
-
Olympiacos dan Leverkusen Bukan Lawan yang Asing
Liga Champions 17 Februari 2026, 17:00
-
Club Brugge yang Kuat di Kandang, Atletico Madrid yang Berpengalaman di Fase Gugur
Liga Champions 17 Februari 2026, 16:29
-
Inter Milan Punya Nama Besar, tapi Bodo/Glimt Bukan Sekadar Penggembira
Liga Champions 17 Februari 2026, 16:01
-
Rekor Buruk Qarabag FK, Performa Stabil Newcastle
Liga Champions 17 Februari 2026, 15:34
LATEST EDITORIAL
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
-
9 Pemain yang Tinggalkan Manchester United Musim Panas Lalu dan Nasib Mereka Sekarang
Editorial 12 Februari 2026, 22:39
-
10 Atlet dengan Bayaran Tertinggi di 2026: Ronaldo Kalahkan LeBron James dan Messi
Editorial 12 Februari 2026, 21:52
-
Jika Berpisah dengan Liverpool, Ini 5 Klub Potensial untuk Arne Slot
Editorial 11 Februari 2026, 23:48























KOMENTAR