
Bola.net - Bola.net - Manchester City akan segera melakoni laga sengit melawan . Pertandingan antara dua tim besar Premier League ini akan diselenggarakan di Etihad Stadium, Minggu (22/11) dini hari nanti.
Laga melawan City tentunya akan menjadi ujian sesungguhnya bagi Jurgen Klopp yang diberi tugas menggantikan Brendan Rodgers. Sementara itu Manuel Pellegrini akan berusaha keras meraih poin penuh agar tidak kehilangan tahta di puncak klasemen.
Kedua manajer ini memang mempunyai kepribadian yang sangat kontras. Pellegrini dikenal sebagai manajer yang kalem dan bersahaja. Sementara itu Klopp mempunyai gaya yang meledak-ledak dan berkharisma.
Berikut ini Bola.net mencoba merangkum perbandingan karir kepelatihan antara Manuel Pellegrini dengan Jurgen Klopp.
Rasio Kemenangan

Sementara itu Jurgen Klopp dalam sepanjang karirnya baru menangani Mainz, Borussia Dortmund dan sekarang Liverpool. Klopp mempunyai rasio kemenangan 49,4 persen selama di Bundesliga dan Premier League.
Rasio Kekalahan

Rasio kekalahan Pellegrini selama di Inggris dan Spanyol sebesar 25 persen. Sedangkan Klopp mempunyai rasio kekalahan 27 persen di Jerman dan Inggris.
Gelar

Pellegrini juga menenangkan Copa Chile 1995 dan Copa Interamericana 1993 (Universidad Catolica), Serie A 1999 (LDU Quito, Ecuador), Primera Division 2000/01 dan Copa Mercosur 2001 (San Lorenzo), Primera Division 2002/03 (River Plate), Piala Intertoto 2004 (Villarreal).
Klopp memenangkan dua gelar Bundesliga dan Piala Jerman selama tujuh tahun di Borussia Dortmund.
Pemain Terbaik

Klopp adalah kunci dari perkembangan Robert Lewandowski. Penampilan Lewy di Westfalenstadion membantunya pindah ke Bayern Munchen dan sekarang menjadi salah satu striker mematikan di Eropa.
Klub Terlama

Sedangkan Klopp menghabiskan tujuh tahun di Mainz dan Borussia Dortmund dan menjadi manajer terlama untuk kedua klub.
Head to Head

Pertemuan pertama di Estadio La Rosaleda, kedua tim bermain imbang tanpa gol tapi leg kedua di Westfalenstadion dipenuhi dengan drama. Malaga memimpin 2-1 di waktu normal, sehingga Dortmund membutuhkan dua gol di menit akhir untuk lolos. Ternyata Dortmund mampu melakukannya dan menyegel kemenangan 3-2 yang mempertontonkan comeback spektakuler.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Gerrard: Abramovich dan Syeikh Monsour Rusak Premier League
Liga Inggris 21 November 2015, 22:10
-
Lovren Tak Takut Keganasan Aguero
Liga Inggris 21 November 2015, 19:18
-
Man City vs Liverpool: Perbandingan Karir Pellegrini dan Klopp
Editorial 21 November 2015, 18:01
-
Hart Tak Puas City Cuma Runner-Up
Liga Inggris 21 November 2015, 12:40
-
Mourinho Ternyata Halangi De Bruyne Gabung Klopp
Liga Inggris 21 November 2015, 12:00
LATEST UPDATE
-
Prediksi Roma vs Sassuolo 11 Januari 2026
Liga Italia 10 Januari 2026, 00:00
-
Prediksi Man City vs Exeter City 10 Januari 2026
Liga Inggris 9 Januari 2026, 22:00
-
Transformasi Sisi Kanan Real Madrid: Valverde dan Rodrygo Menggila!
Liga Spanyol 9 Januari 2026, 21:56
LATEST EDITORIAL
-
8 Mantan Anak Buah Ole Gunnar Solskjaer yang Masih Bertahan di Manchester United
Editorial 9 Januari 2026, 11:22
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52




















KOMENTAR