Bola.net - Bola.net - Bursa transfer pemain selalu dimanfaatkan setiap klub untuk mendatangkan amunisi baru. Meskipun begitu, untuk mendapatkan pemain yang bisa mendongkrak performa tim secara keseluruhan bukan pekerjaan yang mudah.
Salah beli pemain tentunya bisa memberi efek negatif kepada performa klub maupun masa depan pemain yang bersangkutan. Namun kisah kegagalan tidak melulu terjadi setelah klub membeli pemain.
Ada kalanya pula sebuah klub melakukan pembelian cerdas. Mereka mendatangkan seorang pemain yang ternyata mampu mengubah peruntungan klub.
Siapa sajakah pemain-pemain yang dimaksud? Berikut ini rangkumannya.
Gabriel Batistuta

Kedatangan Batistuta mengubah mentalitas klub dan kolaborasinya dengan Francesco Totti dan Vincenzo Montella menciptakan kekacauan di pertahanan lawan. Bomber Argentina itu mencetak 20 gol di musim debutnya bersama Roma dan membantu Giallorossi memenangkan gelar Serie A untuk ketiga kalinya dalam sejarah. Sayangya, sejak itu Roma tidak mampu lagi memenangkan gelar Serie A.
Andrea Pirlo

Pirlo kemudian bergabung dengan Si Nyonya Tua dan di saat yang sama klub merekrut legenda Antonio Conte sebagai pelatih mereka. Conte berhasil membangun tim hebat dengan Pirlo dan memenangkan gelar Serie A di musim keduanya. Juventus selanjutnya berhasil mendominasi kompetisi domestik, sehingga merekrut Pirlo menjadi keputusan yang sangat brilian.
Juninho Pernambucano

Juninho tampil luar biasa bersama Lyon dan terkenal dengan tendangan bebasnya yang akurat, umpan jitu dan kontrol bola yang aduhai di lini tengah. Dia adalah otak di balik kesuksesan Lyon yang memungkinkan klub memenangkan 14 piala dalam kurun tujuh tahun. Lyon memenangkan Ligue 1 selama tujuh tahun berturut-turut pasca kedatangan Juninho dan hal ini secara tidak langsung membuktikan kualitas gelandang asal Brasil tersebut.
Edgar Davids

Pada musim 2003-04, Barcelona tertatih-tatih di papan tengah dan pada bulan Januari 2004, Frank Rijkaard memutuskan mendatangkan gelandang asal Belanda Edgar Davids dengan status pinjaman selama enam bulan. Barcelona kala itu berada di peringkat 12 di klasemen La Liga dan hanya keajaiban yang bisa membantu mereka untuk finis di posisi empat besar dan mukjizat itu ternyata bernama Edgar Davids.
Kegigihan dan kerja keras Davids membawa stabilitas di lini tengah Barcelona yang membantu para pemain hebat seperti Ronaldinho dan Xavi bermain tampil lebih kreatif. Barcelona tampil luar biasa dengan 17 pertandingan tak tersentuh kalahkan sehingga bisa finis di posisi dua pada akhir musim. Karir singkat Davids di Camp Nou ternyata berhasil menginspirasi Barcelona untuk meraih gelar La Liga di musim berikutnya.
Claude Makelele

Pemecatan Ranieri dan kedatangan Jose Mourinho ternyata menjadi anugerah tersendiri bagi karir Makelele di Chelsea. Makelele menjadi pemain penting di era Mourinho dan kontribusi Makelele ternyata membuahkan hasil besar dengan Chelsea memenangkan Premier League setelah 50 tahun. Makelele berhasil membungkam semua kritik yang dialamatkan kepada dengan memenangkan enam trofi selama membela The Blues.
Dennis Bergkamp

Bergkamp sempat kesulitan di musim pertamanya di London. Setelah pemecatan Rioch dan kedatangan Arsene Wenger, pemain asal Belanda itu akhirnya mampu menunjukkan kemampuan yang sebenarnya. Bergkamp menjadi andalan di lini depan Arsenal dan Wenger memberinya kebebasan untuk mengeluarkan kontribusi maksimal selama 10 tahun bersama The Gunners. Bergkamp memenangkan Premier League tiga kali termasuk salah satunya musim 'Invincibles' dan tujuh piala lainnya.
Eric Cantona

Cantona mampu memimpin Setan Merah memenangkan Premier League di musim pertamanya. Selama lima tahun di klub, Cantona setidaknya sudah memberikan sembilan gelar. Cantona bakal selalu dikenang sebagai salah satu pemain terbaik yang pernah bermain di Old Trafford.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Pembelian Satu Pemain Yang Sukses Mengubah Nasib Klub
Editorial 9 Februari 2016, 12:18
-
Coutinho, Ozil dan Aguero Gabung Dream Team EPL Pirlo
Editorial 6 Februari 2016, 07:59
-
Pirlo: Ozil Tak Seperti Gelandang Lain di Eropa
Liga Inggris 5 Februari 2016, 21:35
-
Buffon Yakin Italia Bisa Sukses di Euro 2016
Piala Eropa 22 Januari 2016, 21:11
-
Adu Skill Pirlo, Lampard Hingga Gerrard, Siapa Menang?
Open Play 22 Januari 2016, 07:23
LATEST UPDATE
-
Gol Dianulir, Penalti Dibatalkan, Napoli Murka: Ini Memalukan!
Liga Italia 23 Februari 2026, 08:27
-
Drama Mac Allister di Menit 90+7: Liverpool Pecahkan Rekor Gol Larut Premier League
Liga Inggris 23 Februari 2026, 08:15
-
Inspirasi Kemenangan Arsenal itu Bernama Victor Gyokeres
Liga Inggris 23 Februari 2026, 08:01
-
Nasib Sial AC Milan di San Siro
Liga Italia 23 Februari 2026, 06:12
-
Runtuhnya Rekor Unbeaten AC Milan di Tangan Parma
Liga Italia 23 Februari 2026, 06:09
-
Rapor Pemain Barcelona vs Levante: Cancelo Gemilang, De Jong Memukau
Liga Spanyol 23 Februari 2026, 05:31
-
Marah-Marah Saat Diganti, Lamine Yamal Malah Dapat Pujian dari Hansi Flick
Liga Spanyol 23 Februari 2026, 05:26
-
Liverpool Menang Sih, Tapi Memang Main Buruk Lawan Nottingham Forest
Liga Inggris 23 Februari 2026, 05:18
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09























KOMENTAR